
Seno menaikkan kedua alisnya, wajahnya pias, berusaha menyembunyikan kegelisahan hatinya, sambil bergumam dalam hati, "Sial, tahu dari mana anak ini? Apakah Mama Liberti mengatakan sesuatu padanya ...?"
Sementara Raline tertawa terbahak-bahak, melihat raut wajah Seno yang memerah ketika ia mengatakan hal itu pada sahabat Arlan tersebut.
"Tenang saja, aku akan selalu menutupi semua aib mu, asal kau memberitahu bagaimana cara merebut hati Arlan. Karena sudah sering sekali dia menolak ku!" gerutunya sepanjang perjalanan menuju hotel, setelah menghadiri rapat dengan salah satu orang terpandang atas perintah Arlan.
Seno terkesima mendengar ucapan Raline, otaknya kembali berfikir dengan sangat baik.
"Oke, aku akan memberitahu bagaimana caranya untuk menarik perhatian Arlan. Dia sangat menyukai wanita yang lebih agresif di ranjang, sama seperti hmm eee ..."
"Yasmin?" Raline langsung menyela ucapan Seno, kemudian menoleh kearah pria itu.
Dengan cepat Seno menganggukkan kepalanya, "Hmm aku sangat menyukai cara Yasmin ketika berada diatas ku, karena menurut cerita dia, Arlan sangat suka jika wanitanya sangat liar ketika berada diatas. Kalau kau mau, aku bisa membantu mu!"
Kedua alis Raline menyatu seketika, bagaimana mungkin Yasmin yang pendiam akan sangat agresif ketika bersama Arlan. "Hmm sepertinya menarik, dan tidak lucu saja di usia segini aku masih perawan," tawanya dalam hati.
Ada perasaan percaya dalam hati Raline, ketika mendengar semua cerita Seno tentang Arlan. Tapi ada satu hal yang tidak ia percayai, karena menurutnya Arlan merupakan pria setia dan sangat sulit untuk di rayu.
Benar saja, berbagai cara Seno mengambil keuntungan dalam kelemahan Raline kala itu. Dengan semua janji-janji manis seorang pria terhadap wanita, sehingga berhasil meloloskan satu persatu penghalang diantara mereka, membuat Raline benar-benar seperti kecanduan karena ulah Seno.
__ADS_1
Tentu kepulangan mereka dari perjalanan dinas, membuat Arlan sedikit curiga dengan gerak-gerik sahabatnya, setelah menerima curhatan Lily.
"Seno memiliki hubungan spesial dengan salah satu karyawan rumah sakit, Lan!"
Arlan menggeleng, ia tidak percaya dengan semua tuduhan Lily terhadap Seno yang ia kenal sangat setia.
"Apa kamu yakin, kalau Seno memiliki hubungan sepesial dengan wanita lain?" tanya Arlan ketika menikmati secangkir kopi di restoran rumah sakit.
Lily menghela nafas berat, "Aku yakin, dua wanita sekaligus. Karena aku pernah melihat layar handphone miliknya. Dan aku yakin wanita itu orang terdekat kita, Arlan."
Arlan tertawa terbahak-bahak mendengar celotehan Lily, "Jangan pernah berpikir bahwa Seno berani nakal di luar sana, Li! Karena jika dia melakukan itu, aku akan menghancurkan seluruh hidupnya, percayalah. Apalagi jika dia berselingkuh dari mu! Sabar saja, mungkin yang kamu dengar dan lihat itu hanya bayangan saja, atau karena terlalu lelah dalam bekerja. Dia tidak mungkin akan mengkhianati mu, karena Seno sangat mencintai mu, Lily. Kamu wanita hebat dan pintar. Dia sama seperti ku, setia pada satu wanita!"
Lily menganggukkan kepalanya, mencoba untuk berpikir positif, sesuai perintah Arlan.
Yasmin menghampiri Arlan, langsung berhamburan memeluk tubuh suaminya, kemudian menangis tersedu-sedu, membuat Arlan tampak kebingungan ...
"Ada apa sayang, apa yang terjadi?" Arlan menoleh kearah Seno yang langsung mengecup bibir Lily, dan menoleh kearah Raline yang berlalu menuju ruangannya.
"What happened? Apakah ada yang menggangu pikiran mu, sayang? Ceritakan padaku, jika ada sesuatu hal. Kamu jangan menangis Yasmin, karena kondisi mu masih kurang sehat. Pikirkan Leon. Besok kita akan ke Singapura, aku berharap kita akan berlibur di sana."
__ADS_1
Yasmin meremas kuat baju yang di kenakan Arlan, hanya berkata lirih, "Bawa aku pulang. Aku tidak ingin melihat Raline ..."
Arlan yang sangat mengetahui bagaimana dua kakak adik ini, hanya mengangguk patuh.
"Sen, aku permisi. Lily, aku pulang dulu ya. See you more, mungkin besok aku akan berlibur bersama anak dan istriku! Aku harap, lakukan yang terbaik, Sen!" teriak Arlan tegas.
Seno hanya mengacungkan jempolnya, merangkul bahu Lily, dan merutuki kebodohannya sendiri.
"Agh, bagaimana caranya untuk meyakinkan hati Yasmin lagi. Jika dia benar-benar marah padaku, maka habislah pemasukan ku. Aku harus menemui Raline, meminta padanya agar bersabar. Karena merebut hati Arlan tidaklah mudah ..."
____
Hai hai hai ...
Sambil menunggu update terbaru, mulai 1 Desember 2022, jangan lupa mampir di cerita author terbaru,
#Terpenjara Pernikahan Berbeda, dengan berbagai macam drama, action, cinta yang sangat berbeda.
#Terpenjara Suami Pisikopat, dengan kekejaman suami yang sangat mengiris hati dan kepiluan seorang istri.
__ADS_1
Tentunya, akan memulai dengan give yang sangat berbeda untuk menyambut awal tahun, 😍😘🌹
Terimakasih kasih banyak atas dukungannya reader tersayang, jangan lupa like dan komentar ... 🔥🔥