Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 108


__ADS_3

Dua bulan berlalu setelah resepsi pernikahan yang di gelar oleh Nanda dan keluarganya. Bima dan keluarganya sudah dua bulan juga tinggal di Bandung dan belum berkunjung kembali ke Jakarta


Bisma dan keluarga kecilnya juga akhirnya menetap di Bandung dan tinggal bersama Bima karena Bima dan Sita merasa akan kesepian bila harus tinggal berdua dirumah yang sangat besar itu hanya dengan pembantu saja.


Awalnya Bisma dan Anggi menolak karena merasa tidak enak pada keduanya namun Bima dan Sita tetap memaksa mereka karena Bima tahu Bisma kini tidak punya tempat tinggal dan uang sepesrpun, dan Bima tidak mau kalau sampai keluarga adiknya itu harus terlunta - lunta dijalanan.


Bisma juga sudah kembali di Wijaya Corp namun bukan sebagai CEO melainkan sebagai Direktur pemasaran.


Hidup keluarga mereka kini lebih baik dari sebelumnya. Mereka semakin kompak dalam segalanya termasuk memajukan Wijaya Corp sehingga bisa berkembang dengan sangat pesat


Hari ini Bima dan keluarga besarnya akan datang berkunjung ke mansion keluarga Balendra untuk sekedar menjenguk Fika yang sudah sebulan ini tidak mereka temui. Fika juga mengundang Adzriel, Yuki, Jay, Nami dan juga Erika untuk berkumpul bersama di sana


" Kamu sudah siap sayang?" Nanda menghampiri Fika yang masih terlihat berbaring diatas tempat tidur mereka


" Siap, tapi aku agak pusing ka" Fika tampak memijit pelan kepalanya


" Kamu sakit sayang?" Wajah Nanda berubah cemas mendekati istrinya itu


" Aku juga tidak tahu ka, semalam aku baik - baik saja tapi kenapa sekarang aku agak pusing ya" Fika merasa bingung dengan kondisi tubuhnya itu


"Apa kita perlu kerumah sakit hem?" Nanda terlihat sangat khawatir

__ADS_1


" Tidak usah ka! Lagi pula semua sudah menunggu dibawah dan aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mereka semua apalagi ayah dan ibu" Fika bangun dan duduk seraya merapikan kembali rambutnya yang agak acak - acakan karena berbaring tadi


" Hem.. Baiklah, tapi kalau kamu merasa pusing lagi kamu bilang sama aku oke!" Walaupun Nanda sangat khawatir dengan keadaan istrinya itu tapi dia juga tidak bisa mencegah keinginan istrinya itu


" Siap bos" Fika meletakkan tangannya didahinya seperti orang yang hormat pada saat upacara bendera


" Kamu gemesin banget sih sayang" Nanda mengusap kepala Fika dengan lembut " apa kita tidak perlu turun saja ya, rasanya aku ingin mengurungmu saja dikamar ini sekarang" Nanda menggoda Fika


" No no no no" Fika menggelengkan kepalanya " kakak jangan macam - macam deh! Ayo!"


Fika pun merangkul tangan Nanda dan mereka pun keluar dari kamar mereka untuk turun menuju semua orang yang sedang berkumpul saat ini


Ditaman belakang manson keluarga Balendra yang kini sudah didekor menjadi seperti party garden kini tengah berkumpul semua kerabat dekat mereka


Dimeja yang lainnya tampak Anika, Sita, Anita dan Anggi juga sedang melakukan hal yang sama namun dengan pembicaraan yang agak berbeda karena mana mungkin kan ibu - ibu bicara soal bisnis. Yang ada mereka berbicara tentang kehidupan sosialita mereka


Tak jauh dari sana terlihat Yuki , Adzriel , Andra , Nami , Erika dan Aldi sedang mengobrol saling bersenda gurau bersama sambil menggoda Dimas yang terlihat menempel pada Yuki sedari tadi .Sungguh pemandangan yang sangat indah untuk Fika, melihat semuanya tampak akur dan bersenda gurau bersama tidak ada lagi permusuhan dan rasa saling benci satu sama lain


Dan didekat mereka juga terlihat ada Jay yang sedang mengobrol bersama dengan seorang gadis "apa aku tidak salah lihat ka?" Fika memincingkan matanya menunjuk gadis yang kini tengah berbicara dengan asisten sekaligus sahabat dari suaminya itu


" Tidak, apa kamu tidak tahu belakangan ini Jay semakin dekat dengan Alice" Nanda berkata santai

__ADS_1


" Benarkah? Wah syukurlah, berarti tidak akan ada lagi gadis yang masih mengharapkan cinta dari suamiku ini" Fika berbicara dengan nada yang mengejek


" Ish, apa istriku ini merasa cemburu hem?"


" Untuk apa aku cemburu bukankah kita sudah saling terjebak antara satu dengan yang lainnya" Fika mengubah posisinya menjadi berhadapan dengan Nanda


" Ya , kamu benar sayang! Kamu sudah terjebak cinta CEO tampan ini sejak lama, dan kamu tidak bisa melarikan diri lagi hem" Nanda menarik pinggang istrinya itu agar lebih dekat dengannya


" Ya , sepertinya begitu!" Fika tersenyum manis


Perlahan Nanda mendekatkan wajahnya pada wajah Fika, dimatanya kini hanya ada bibir mungil berwarna merah muda yang selalu menjadi candu baginya itu. Perlahan wajah mereka semakin dekat dan semakin dekat lagi sampai beberapa centi lagi bibir itu akan saling bertaut, sejenak mereka melupakan keadaan sekitarnya yang ramai dengan orang - orang.


" Ka, apa yang kalian lakukan? Cepat kemari!" Suara seseorang yang tak lain adalah Andra menggagalkan apa yang akan mereka lakukan saat ini. Fika buru - buru menjauh dari Nanda dan tersenyum kaku melihat semua orang


" Ah, ya kakak kesana sekarang" Fika pun melangkahkan kakinya mendekati semuanya sedangkan Nanda mendengus kesal karena kegiatannya dengan sang istri telah diganggu oleh adik iparnya itu namun kakinya tetap melangkah menyusul langkah Fika.


🍒 END 🍒


**Terima kasih karena sudah setia membaca Karya aku sampai tamat. Untuk yang penasaran sama Fika yang hamil atau nggak dan kisah Yuki sama Adzriel sampai nikah atau nggak juga kisah Jay sama Alice akan dilanjutkan di novel selanjutnya karena kalau bahas disini akan kepanjangan takutnya yang baca akan bosen karena bab nya yang kebanyakan


Tetap dukung karya autor berikutnya ya! Terima kasih 🙏🙏😘😘😘**

__ADS_1



Ini novel kelanjutannya. Jangan lupa Like, Vote, komen dan tambahkan ke favorote agar kalian bisa tahu bila autor udah update bab terbaru. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2