Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 58


__ADS_3

" Bangunlah sayang" terdengar bisikan pada telinga Fika yang masih setia didunia mimpinya


" mmmh" Fika hanya melengu tanpa bergerak sedikitpun apalagi membuka matanya


Cup


Sebuah kecupan mendarat pada pipi Fika , namun tidak membuat Fika terbangun


Nanda sudah bangun dari tadi, tangannya masih menjadi bantalan untuk tidur istrinya membuat dia tidak bisa kemana - mana. Waktu sudah menunjukan pukul 8 pagi, ponsel Nanda sedari tadi tak hentinya berdering, mungkin itu dari Jay karena seharusnya sekarang Nanda sudah harus ada diperusahaan


" Kasihan istriku ini, pasti sangat kelelahan" Nanda bergumam seraya menarik pelan tangannya dan langsung berjalan ke arah kamar mandi setelah sebelumnya dia mengirimkan pesan pada sahabatnya Jay


Setelah beberapa menit, Nanda menyelesaikan ritual mandinya . Kini dia sudah siap dengan setelan kerjanya, baru saja dia akan melangkahkan kakinya keluar dari kamar terdengar suara lenguhan dari Fika


" Nggggh" Fika membuka matanya dan hal pertama yang dia lihat adalah suaminya yang sudah terlihat tampan dengan stelan kerjanya


Fika mendudukan tubuhnya dengan bersandar pada kepala tempat tidur


" Kenapa tak membangunkanku hem" Fika merenggangkan tubuhnya " huaaaa" Fika menutup mulutnya dengan tangannya


Nanda terkekeh melihat Fika yang terlihat masih mengantuk " aku sudah membangunkan mu dari tadi, tapi sepertinya kamu sangat lelah. Sampai - sampai kamu tidak bangun saat aku membangunkanmu" Nanda mendekati istrinya itu

__ADS_1


" Katakan apa kamu mau kembali menggodaku hem?" Nanda duduk ditepi tempat tidur


" Ya?"


" Kamu tidak sadar hem? Penampilanmu yang seperti ini apa tidak bisa dibilang menggoda hem" Nanda tampak mengulum senyum seraya matanya melirik ke arah bawah


Fika yang menyadari arti dari perkataan Nanda seketika melihat keadaannya dan benar saja dia lupa menutupi tubuhnya yang masih polos karena kegiatan mereka semalam


" Aahk" Fka langsung menarik selimutnya yang tadi melorot untuk menutupi tubuh bagian atasnya yang terpangpang dengan wajah yang sudah merona karena malu


" Tidak usah malu, aku sudah melihat semuanya" Nanda tersenyum nakal " aku tidak keberatan bila kamu ingin mengulanginya"


" Ti tidak , aku mandi dulu" Fika terburu - buru melilitkan selimut untuk menutupi tubuhnya dan hendak melangkah kekamar mandi


"Aw " Fika merngis, Nanda yang melihatnya terlihat panik dan menghampiri Fika


" Apa sangat sakit?" Nanda dengan wajah paniknya


" Sedikit" Fika tersenyum canggung


" Apa perlu aku gendong?"

__ADS_1


"Tidak usah ka" Fika terburu - buru melangkahkan kakinya karena dia tidak mau kalau sampai Nanda menggendongnya, itu pasti sangat memalukan fikirnya


Namun baru beberapa langkah Fika melangkah


Gedebug


Fika tampak tersungkur dilantai karena tersandung oleh selimutnya sendiri


" Sudah kubilang biar aku gendong" Nanda mendekat dan langsung mengangkat tubuh polos Fika yang dililit selimut " dasar keras kepala" gumamnya pelan namun masih bisa didengar oleh Fika membuat Fika mengerucutkan bibirnya


" Aku berangkat dulu ke kantor, karena ada meting dua jam lagi kamu baik - baik disini. Nanti aku jemput setelah pekerjaanku selesai" Nanda meletakan Fika dalam batup setelah sebelumnya dia mengisinya dengan air hangat


" Apa aku tidak perlu bekerja hari ini?"


" Tidak perlu, istirahatlah!"


Fika pun menganggukan kepalanya, jujur saja dia juga tidak ingin melakukan apa - apa hari ini dan hanya ingin bersantai dirumah karena badannya terasa pegal dan sakit karena kegiatan malam yang sudah mereka lakukan


Cup


Satu kecupan mendarat dikening Fika " aku pergi dulu sayang"

__ADS_1


Nanda pun pergi melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi dan langsung pergi menuju perusahaannya untuk bekerja


Jangan lupa Like , Vote dan Komen. Terima kasih🙏🙏


__ADS_2