Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 75


__ADS_3

Sore hari menjelang, semua mulai kembali kerumah mereka masing - masing. Adzriel kini sedang dalam mobilnya bersama dengan Yuki untuk mengantarnya pulang. Setelah Bisma dibawa kekantor polisi , sejenak semua orang menenangkan diri mereka diruangan itu. Fika meminta Nanda agar mengizinkan Fika untuk mengantar langsung bibinya dan Salsa pulang ke Bandung. Karena selain ia merindukan rumah dan kampung halamannya, Fika pun ingin berziarah ke makam orangtuanya yang belum pernah ia datangi sebelumnya. Apalagi kurang dari satu minggu lagi mereka akan mengadakan resepsi pernikahan mereka di Balendra hotel milik Nanda


Setelah melewati berbagai perdebatan dan bujukan akhirnya Nanda mengizinkan Fika dengan syarat dia pun harus ikut serta menemaninya. Tentu saja Fika sangat senang karena itu memang tujuannya untuk mengajak Nanda sama- sama berziarah kesana.


Bukan apa - apa mengingat Danu yang masih berkeliaran bebas sisana membuat Nanda sedikit cemas bila Fika harus pergi ke Bandung untuk sekarang ini.


Adzriel dan Yuki pun memutuskan untuk ikut serta dengan alasan menghawatirkan Fika dan lagi pula Adzriel dan Yuki pun ingin tahu kampung halaman sahabat mereka itu


" Besok lo jemput gue kan?" Yuki bertanya pada Adzriel yang sedang mengemudi


" Tentu saja, memang siapa lagi yang mau jemput lo kalau bukan gue ha" menoleh sebentar dan kembali fokus pada jalanan yang ada didepannya


"Ish.. nyebelin!" Yuki mengerucutkan bibirnya " lo tenang aja, nanti kalau gue udah ketemu sama pangeran gue, lo akan bebas dari tugas yang mulia ini" Yuki menerawang membayangkan jika dia punya kekasih maka kekasihnyalah yang akan mengantar dan menjemputnya


" Emang ada yang mau sama lo? Adzriel berbicara dengan nada mengejek " asal lo tahu, cuma gue yang dengan suka rela jadi sopir pribadi lo"


" Kalau gitu, kenapa gak lo aja yang jadi pangeran gue" Yuki berkata enteng namun sepersekian detik kemudian dia membulatkan matanya dan membungkam mulutnya sendiri saat dia menyadari apa yang telah ia katakan " aduh.. bodoh banget si lo , Yuki Yuki apa yang baru lo katakan" batin Yuki dengan perasaan yang tak menentu . Jantungnya pun kini berdebar sangat kencang

__ADS_1


Sedangkan Adzril kini tengah tersenyum penuh kemenangan " apa barusan dia menginginkan aku menjadi kekasihnya? benarkah?" batin Adzriel


Sisa perjalanan pun mereka lewati dengan keheningan hanya suara kendaraan mereka dan yang berlalu lalang disana yang terdengar. Keduanya bungkam sama - sama sibuk dengan pemikiran mereka masing - masing


Yuki terlihat memalingkan wajahnya pada jendela mobil sambil melihat pemandangan dijalanan sedangkan Adzriel tampak fokus pada jalanan didepannya. Keduanya menjadi canggung setelah perbincangan terakhir mereka


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Di mansion keluarga Balendra tampak seluruh anggota keluarga tengah duduk diruang tengah setelah mereka menyelesaikan makan malam mereka


" Ya dad" Fika menjawab dengan sendu


" Sabar ya sayang, semua yang kamu lalui selama ini pasti sangat sulit " Anika mengelus pundak menantunya dengan sayang. Posisi mereka saat ini adalah Nanda yang bersebelahan dengan Fika dan disebelahnya lagi adalah Anika dan Davian


" Iya mom, tapi aku senang semua sudah berakhir dan yang terpenting paman mau mengakui dan menyesali perbuatan salah yang pernah ia lakukan selama ini dan dia juga berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk Fika dan Andra" Fika tersenyum manis ke arah Anika


" Ya sayang, alhamdulillah " Anika memeluk menantunya dari samping

__ADS_1


" Oh ya, persiapan resepsi kalian sudah 80 persen. Mommy tinggal menyuruh WO untuk mendekor ballrom dan tinggal menunggu hari h nya saja" Anika terlihat antusias membicarakan persiapan resepsi pernikahan yang kurang dari satu minggu ini akan digelar


" Terima kasih mom, maaf Fika tidak banyak membantu dalam hal ini"


" Ish, mommy kan sudah bilang. Tugas kamu dan Nanda cuma satu, buatkan kami cucu sesegera mungkin. Iya kan dad" Anika mengerlingkan matanya kearah Davian. Davian hanya tersenyum seraya menganggukan kepalanya


" Mommy dan daddy tenang saja, kalau itu memang sedang kita usahakan. Iya kan sayang" Nanda tersenyum seraya merangkul mesra tubuh istrinya itu sedangkan Fika memutar bola matanya malas tanpa menolak apa yang dilakukan Nanda padanya .Sedangkan Anika dan Davian tampak terkekeh melihat anak dan menantunya itu


" Oh iya, mom dad, besok kami akan pergi ke Bandung untuk mengantarkan bibi Fika sekalian berziarah ke makam ayah dan ibu" Nanda teringat jika ia belum minta izin orang tuanya


" Oh itu bagus sayang, memang seharusnya kamu kesana. Bukankah kalian belum pernah kesana? Apalagi beberapa hari lagi kalian akan melangsungkan pesta pernikahan kalian" Anika yang menjawab


" Daddy juga setuju dengan mommy mu" Davian menganggukan kepalanya " kalian berhati - hatilah saat disana dan sampaikan salam kami pada Anita dan Yudi disana, kalian akan kerumah mereka bukan?"


Nanda dan Fika pun menganggukan kepalanya seraya tersenyum senang mengingat kembali kenangan masa lalu mereka dirumah mereka dulu apalagi mereka sangat senang karena akan bertemu dengan Anita dan Yudi lagi setelah sekian lama mereka tidak berjumpa


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2