Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 28


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 3 dini hari. Nanda baru tersadar dari pinsannya. " Aku dimana?" Nanda bergumam melihat kesekeliling. Kamar sempit dengan tempat tidur kecil yang dia tempati. Nanda melirik kesampingnya terdapat Fika yang tertidur dengan posisi duduk berdandar pada dinding. Rupanya Fika tertidur sambil membayangkan dirinya dulu bersama dengan Nanda remaja yang dia sebut ka Adi. Nanda pun tersenyum melihat pemandangan itu. Nanda pun bergerak membetulkan posisi tidur Fika , dia membaringkannya disampingnya. perlahan tangan Nanda bergerak mengusap wajah cantik Fika, Qia nya yang dulu sempat menghilang. " Apa kau masih menungguku? Atau kau sama sekali tak mengingatku? Seandainya dulu aku tidak meninggalkanmu!" ucap Nanda lirih " sebenarnya apa yang sudah menimpamu 5 tahun yang lalu? Maaf aku tak ada disampingmu saat itu" tanpa terasa setetes cairan bening lolos begitu saja


" Oh ya, tadi aku pinsan karena ada darah dikeningku" Nanda meraba keningnya ternyata sudah terpasang plester disana " terima kasih" Nanda tersenyum manis pada Fika yang sedang terlelap


Tak lama Nanda pun kembali membaringkan tubuhnya dan perlahan mulai menyusul Fika ke alam mimpi


πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“


Pagi harinya cahaya matahari mulai bersinar menerangi bumi, sinar cahaya matahari yang masuk melalui celah - celah gorden tak mengusik sepasang anak manusia yang tengah terlelap dengan saling berpelukan. Namun suara bising yang berasal dari pintu kontrakan kecil itu seketika membuat keduanya terjaga


Tok


Tok


Tok


" Fika buka pintunya" terdengar suara keras dari luar


Seketika Fika dan Nanda membuka mata mereka secara bersamaan. Perlahan bola mata itu terbuka dan sepersekian detik kemudian keduanya membulatkan mata mereka masing - masing dan


" Aaaahhk.." teriak mereka bersamaan saat melihat wajah mereka masing - masing yang sangat dekat dengan tangan mereka yang saling memeluk erat . Keduanya langsung terduduk dan melihat pakaian mereka masing - masing.

__ADS_1


" Masih lengkap" Fika bernafas lega melihat pakaiannya yang masih lengkap


" Tentu saja lengkap , memangnya kamu fikir kita habis melakukan apa?" Nanda mendengus kesal


" Ya siapa yang tau kalau tuan mengambil kesempatan dariku" Fika berucap ketus


Nanda hendak membalas ucapan Fika namun suara pintu yang terus saja diketok bahkan sekarang terdengar seperti gebrakan


Brak


Brak


" Fika buka pintunya" terdengar teriakan pun semakin kencang dan bersautan


Fika pun beranjak diikuti Nanda dari belakang . Fika mendekati pintu dan membukanya. Terlihat disana warga sedang berkerumun membuat Fika kaget dan cemas


" A ada apa ya?" Fika berusaha bersikap setenang mungkin walaupun dalam hatinya merasa ketakutan


" Tidak usah banyak bicara, mana dia?" Ucap salah satu warga


" Dia ? Siapa? " Fika mengerutkan keningnya belum mengerti

__ADS_1


" Pria yang kamu bawa tadi malam, siapa lagi?" Warga yang lainnya ikut berbicara


" Ya, dua orang yang tengah meronda tadi malam tidak sengaja melihatmu memapah seorang pria , siapa dia? Apa dia kekasihmu? "


" Pria? Kekasih? Fika masih tampak berfikir sampai fikirannya tertuju pada tuan bosnya yang sedang berada didalam


" Oh maksudnya dia" Fika pun menarik Nanda keluar yang sejak tadi berdiri dibelakang pintu


" Ya, itu dia" ucap beberapa warga kompak


" Ayo bawa mereka ke balai desa" ucap warga lainya


Melihat keadaan yang semakin tidak kondusiv Nanda pun angkat suara " tenang - tenang!" Nanda mencoba menenangkan " ada apa ini sebenernya , kita bisa membicarakannya dengan baik"


" Tidak usah banyak bicara! Sudah tertangkap basah melakukan hal mesum dilingkungan kita. Kalian tidak bisa mengelak lagi"


" Betul itu"


Seketika Nanda dan Fika salinΔ£ pandang dengan wajah yang sama - sama terkejut


" Hanya ada satu pilihan untuk kalian , yaitu kalian harus menikah sekarang juga" ucap salah satu warga lagi

__ADS_1


" Apa? menikah?" Teriak Fika dan Nanda bersamaan dengan wajah terkejut mereka


Un**tuk yang sudah membaca dan menyukai karya saya ini saya ucapkan banyak terima kasih. Satu like saja yang telah kalian berikan sudah sangat membuat saya bersyukur dan membuat saya lebih bersemangat lagi untuk menulis. Terima kasih😘😘**


__ADS_2