
Keesokan harinya saat matahari mulai menyinari bumi, Yuki sudah terlihat di kebun teh sambil menghirup udara segar pegunungan yang tidak akan dia temukan di ibu kota sedangkan yang lainnya masih sibuk dengan urusan mereka masing - masing
Fika juga tadi terlihat masih bermanja pada ayah dan ibunya .Yuki bisa memahaminya, bagaimanapun mereka terpisah sudah 5 tahun dan tadinya sempat berfikir tidak akan bisa bertemu lagi, namun ternyata Tuhan masih mempertemukan mereka dan menyatukan mereka kembali .Sungguh skenario dari Tuhan tidak pernah terduga oleh kita. Bahkan tidak ada seorang pun yang bisa tahu apa yang akan terjadi pada diri mereka kedepannya. Itu adalah sebuah misteri bagi umat manusia yang hidup di dunia ini
Yuki ingin sejenak merasakan segarnya udara disana sambil melepaskan segala kepenatan dan kegundahan yang ada dihatinya. Sungguh dia masih memikirkan obrolannya dan Adzriel pada malam itu, dan Yuki masih tidak tahu apa yang diinginkan hatinya saat ini
Jujur Yuki memang sangat mencintai Adzriel, tapi dia juga tidak ingin kalau dia hanya dijadikan pelarian saja oleh sahabatnya itu. Biarlah waktu yang akan menjawabnya, setidaknya Yuki berfikir dia akan menjalani hubungannya dengan Adzriel seperti biasanya saja, karena Yuki juga yakin kalau dia memang jodohnya, pasti Tuhan akan menyatukan mereka bagaimana pun caranya seperti halnya Fika dan tuan Nanda sejauh dan selama apapun mereka berpisah pada akhirnya mereka dipersatukan juga
Yuki juga menyempatkan untuk mengabadikan moment ditempat yang indah ini pada ponsel yang dibawanya
Saat tengah asyik berselfie ria tiba - tiba ada sosok yang tak ingin Yuki temui, saat ini dibelakannya ia tampak ikut berpose mengikuti apa yang dilakukan Yuki
" Ngapain lo disini?" Ucap Yuki ketus
" Ya sama kayak lo" jawab Adzriel ambigu, ya yang menghampiri Yuki saat ini adalah Adriel
" Ish" Yuki memutar bola matanya malas seraya berjalan menjauhi Adzriel
Adzriel yang memang ingin bersama dengan Yuki mengikuti langkah Yuki dari belakangnya seperti anak bebek yang mengikuti induknya.
Setelah berjalan agak jauh Yuki menghentikan langkahnya dan membalikan badannya melihat Adzriel yang sedari tadi mengikutinya
__ADS_1
" Lo ngapain sih ngikutin gue? Gak ada kerjaan lain apa?" Yuki mendengus kesal
" Ini kerjaan gue" jawab Adzriel enteng
" Kerjaan apa? Buntutin gue ha? Yuki melipat tangannya didadanya
" Itu lo tau"
" Gue gak mau lo ikutin, gue lagi mau sendiri Ril" Yuki mengerucutkan bibirnya
" Gak bisa Ki, tugas gue tuh lindungin lo. Jadi gue gak bisa jauh dari lo" Adzriel berkata tegas
" Gue gak butuh" Yuki mendengus kesal sedangkan Adzriel hanya diam
Yuki yang salah tingkah karena dilihat dengan begitu intens oleh Adzriel pun memalingkan wajahnya dan kembali melangkahkan kakinya
Adzriel masih terus mengikuti Yuki walaupun dia sudah berjalan lumayan jauh, Yuki yang sangat kesal langsung berhenti dan membalikkan badannya dengan tiba - tiba membuat Adzriel yang sedari tadi mengikuti Yuki menabrak tubuh Yuki sampai mereka terjatuh bersamaan. Tubuh Adzriel kini berada di atas tubuh Yuki dengan jarak wajah mereka yang begitu dekat. Bisa mereka rasakan detak jantung mereka yang berdetak dengan sangat kencang saat ini. Mata mereka saling pandang dengan masih dalam posisi yang sama, sesaat mereka terhampar kedunia mereka masing masing saling menyelami apa yang ada didalam hati masing - masing. Mata Adzriel tampak menyusuri setiap inci dari wajah cantik dihadapannya. Matanya kini tertuju pada bibir merah muda Yuki yang selalu menggodanya setiap kali bersamanya, sesaat Adzriel lupa akan semuanya sedangkan Yuki juga memikirkan hal yang sama . Entah kenapa disaat seperti ini , otak Yuki traveling kemana - mana menghayalkan yang seharusnya tidak ia fikirkan. Namun sepersekian detik kemudian mereka tersadar dan langsung bangun dari posisi mereka seraya menepuk - nepuk pelan tubuh mereka yang sedikit kotor.
" Adzrieeel" Yuki berteriak saking kesalnya
" Apa sayang" Adzriel menggoda Yuki
__ADS_1
" Sayang sayang pala lo peyang" Yuki mendengus kesal meninggalkan Adzriel yang masih diam dengan senyum mengembang dibibirnya sedangkan Yuki dia berjalan sambil mencoba menetralisir perasaannya
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Yuki dan Adzriel kembali kerumah Bima setelah puas berjalan - jalan dikebun sekitar rumah itu. Disana tampak semuanya yang sudah siap untuk kembali ke rumah besar Wijaya termasuk Bima , Sita dan Danu. Ya mereka akan kembali ke rumah besar untuk kembali mengurus Wijaya Corp karena walaupun Wijaya Corp sudah menjadi milik Nanda namun semua atas nama Fika dan Fika tidak mungkin mengurus perusahaan karena dia harus ikut tinggal di Jakarta bersama keluarga suaminya. Jadi Wijaya Corp akan tetap ditangani oleh Bima dan Danu
" Daddy dan Jay pulang duluan kembali ke Jakarta , ada yang harus kami urus apalagi resepsi pernikahan kalian 3 hari lagi akan dilaksanakan. Masih banyak yang harus dipersiapkan" ucap Davian pada Nanda
" Ya, daddy benar . Maaf aku belum bisa pulang sekarang" Nanda tampak tidak enak
" Tidak apa - apa, anggap saja liburan sebelum resepsi" Davian terkekeh " oh ya, titip mommymu. Tadi daddy sudah pamit padanya melalui ponsel untuk kembali keJakarta duluan" Davian menepuk pundak putra semata wayangnya itu
" Kita juga pamit duluan, soalnya kami harus menyiapkan kue pernikahan untuk kalian juga kan" Yuki pamit pada sahabatnya Fika
" Ya, pokoknya lo harus buat yang spesial buat gue. Nanti gue bantuin promosi deh biar toko kue lo laris" Fika memeluk sahabatnya itu
" Pastinya dong! Dan ya, lo harus promosiin toko kue gue sama kolega - kolega bisnis suami lo yang tajir - tajir itu" Yuki terlekeh saat mengatakannya. Ya Yuki dan Adzriel sudah membuka toko kue mereka 3 hari yang lalu, Fika dan Nanda juga hadir dalam pesta pembukaannya. Yuki juga berjanji pada Fika saat itu akan membuatkan kue pernikahan yang sangat special buatannya sendiri
" Saya pamit pulang duluan ke Jakarta, masih banyak urusan yang harus diselesaikan. Titip anak - anak dan saya tunggu kedatangan kalian di Jakarta nanti!" Davian pamit pada kedua besannya dan juga Danu. Setelah itu dia juga pamit pada Andra begitupun Jay, dia melakukan hal yang sama, berpamitan pada semua orang yang ada disana dan mereka pun pergi meninggalkan tempat itu menuju ke Jakarta
Selang beberapa waktu yang lainnya juga terlihat menyusul meninggalkan rumah itu menuju kerumah besar Wijaya. Mereka berencana akan menginap satu malam disana dan besoknya mereka akan sama - sama pergi ke Jakarta untuk menghadiri pesta pernikahan Nanda dan Fika. Anggi , Salsa dan Andra pun mengundur waktu keberangkatan mereka ke Surabaya menjadi setelah resepsi pernikahan Nanda dan Fika
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏