Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 81


__ADS_3

Beberapa menit berlalu tanpa kata diantara Yuki dan juga Adzriel. Mereka sibuk dengan pemikiran mereka masing - masing.


" A aku masuk duluan" Yuki hendak melangkahkan kakinya untuk menyusul yang lainnya , namun baru akan melangkah Adzriel mencekal tangannya dan menarik Yuki dengan agak kecang sehingga tubuh Yuki menubruk dada bidang Adzriel


Sejenak bola mata mereka saling bertemu dan terpaku satu sama lain dalam beberapa saat. Jantung mereka berdetak sangat kencang dengan tubuh mereka yang saling menempel dan wajah mereka yang berjarak beberapa senti saja


" A ada apa" Yuki memutuskan kontak mata diantara mereka


" Bukankah kamu ingin hal yang romantis?" Adzriel menaikan sebelah alisnya " aku akan menunjukan padamu seromantis apa diriku ini" Adzriel tersenyum menyeringai seraya kedua tangannya ia letakkan melingkar pada pinggang Yuki untuk mengunci gadis itu agar tidak kemana - mana


" Apa maksudmu?" Yuki mendorong dada bidang Adzriel untuk melepaskan dirinya namun tenaganya tidak bisa dibandingkan dengan Adzreil " Ril lepasin gue! Gak lucu tau"


" Aku memang sedang tidak melucu" Adzriel terkekeh


" Ish , menyebalkan. Lo bisa tunjukin keromantisan lo sama cewek lo nanti, jangan sama gue" Yuki mendengus kesal sambil terus memberontak walaupun itu hanya sia - sia

__ADS_1


" Kenapa gak lo aja yang jadi cewek gue?"


Deg


Jantung Yuki semakin berdetak dengan sangat kencang saat mendengar perkataan Adzriel padanya. Seharusnya dia senang saat mendengar hal itu dari mulut sahabat yang telah menempati ruang dalam hatinya itu, namun entah kenapa ada perasaan sakit yang ia rasakan saat ini


"Ha.. ha... Lo jangan bercanda" Yuki tertawa canggung


" Gue serius" Adzriel berucap dengan serius dan Yuki bisa melihat itu dari mata pria dihadapannya itu " lo mau kan?" mata mereka saling pandang lumayan lama


" Gue gak mau" Yuki membuang pandangannya kesembarang arah untuk mengindari kontak mata dengan laki - laki yang selama ini selalu menemani harinya dan menempati ruang hatinya namun Yuki juga tidak mau menjadi kekasih Adzriel saat dia tahu bahwa ada wanita lain yang menempati hati laki - laki dihadapannya itu. Yuki bukannya munafik tapi dia juga tidak mau kalau dirinya hanya dijadikan pelampiasan saja, bukankah akan lebih menyakitkan lagi nantinya saat seseorang yang kita cintai masih menyimpan cinta untuk orang lain walaupun dia sudah menjadi milik kita


Apalagi Yuki mempunyai ego yang tinggi dan juga keras kepala. Dia lebih sering menuruti egonya daripada hatinya sendiri, tapi itu juga yang sering menyelamatkannya dari rasa kecewa yang bisa saja ia terima jika ia mendengarkan kata hatinya


Tangan Adzreil perlahan mengendur seiring hatinya yang hancur saat mendengar penolakan Yuki. Yuki yang merasakannya pun langsung menggunakan kesempatan itu untuk melepaskan dirinya dan sedikit menjauhkan dirinya dari Adzriel

__ADS_1


" Kenapa?" Adzriel bertanya dengan tatapan kosongnya " aku kira kamu memiliki perasaan yang sama denganku" melihat wajah Yuki dengan lesu. Dia mengubah panggilannya menjadi aku kamu, dia tidak bisa bersikap seperti biasanya disaat mereka serius seperti itu dan Yuki pun mengerti bila mereka sudah mulai formal berarti mereka ada dalam pembicaraan yang serius


" Apa maksudmu?" Yuki pun memberanikan diru kembali menatap wajah Adzriel yang kini terlihat menyedihkan


" Apakah kebersamaan kita selama ini tidak berarti apa - apa untukmu ha?" tangan Adzriel terulur memegang kedua pundak Yuki " apa maksud dari perhatian yang selalu kamu berikan padaku dan kukira dengan seiring berjalannya waktu kamu akan mencintaiku?" Adzriel menguncangkan tubuh mungil Yuki


" Ha ha ha... Cinta? Apa maksudmu? Kita sudah bersahabat sangat lama dan bukankah kita terbiasa untuk bersama , kamu pasti tahu bagaimana sifatku" Yuki tertawa sumbang berusaha menahan rasa sakit dalam dadanya


" Ya aku tahu, maka dari itu aku bisa membuat kesimpulan seperti itu" Adzriel setengah berteriak membuat Yuki bungkam dengan perasaan kagetnya karena baru pertama kali ini Adzriel berteriak padanya.


Tanpa terasa air mata Yuki tumpah begitu saja membasahi pipi mulusnya "iya" Yuki ikut berteriak pada Adzriel, dia fikir tidak ada salahnya bila Adzriel tahu perasaannya saat ini setidaknya Yuki bisa sedikit lega karena dia tidak perlu lagi menutupi perasaannya


**Apa Yuki akan menerima Adzriel dan mereka akan menjadi pasangan kekasih? Yuk lanjut baca!


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏**

__ADS_1


__ADS_2