Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 60


__ADS_3

Nanda dan Jay kini tengah menatap gadis yang mengaku dirinya sebagai Fika


Wajah dengan make up agak tebal dan pakaian yang agak seksi membuat Nanda risih melihat penampilannya


" Kakak kenapa lihat aku seperti itu, aku cantik ya kak?" Ucap gadis itu manja membuat Nanda ingin muntah rasanya


" Aku hanya tidak menyangka saja, kamu banyak berubah sejak 7 tahun yang lalu" Nanda berkata datar " aku tidak mengenalimu lagi"


" Oh itu, tentu saja aku berubah. Bukannya sudah 7 tahun berlalu, semua manusia bisa berubah dalam waktu yang lama. Iya kan paman?" Fika palsu menjawab dengan lantang. Tidak ada kegugupan dari dirinya, sepertinya dia memang sudah ahli dalam berbohong


" Mmm kamu benar" Nanda tampak menganggukan kepalanya " Jay bagaimana menurutmu?" Nanda menoleh pada Jay yang ada disampingnya


" Mmm cantik sih" Jay menelisik penampilan Fika palsu "


" Tentu saja keponakan kami ini sangat cantik, kalau tidak bagaimana bisa tuan Nanda pengusaha no 1 di Indonesia bahkan dikenal hampir sedunia ini bisa tergila - gila padanya dan mau mencarinya selama 7 tahun ini. Iya kan tuan" Bisma menyela seraya melayangkan senyum liciknya pada Nanda


" Anda benar pak Bisma, Qia ku sangat cantik dan sangat istimewa sehingga aku sangat tergila - gila padanya" Nanda tersenyum penuh arti kearah Fika palsu sambil membayangkan Qia istrinya membuatnya tersipu dan semakin tinggi hati


" Jadi bagaimana tuan? Apa tuan mau mengembalikan saham perusahaan kami?" Tanya Anggi


" Perusahaan?" Nanda menaikan sebelah alisnya

__ADS_1


" Ya, Wijaya Corp? Bukankah anda akan membantu suami saya kalau kami bisa membawa Fika kehadapan anda?"


"Sudah kuduga, mereka datang menemuiku ingi meminta perusahaan istriku kembali ketangan mereka, huh jangan harap" batin Nanda


" Oh itu?" Nanda berkata santai


" Bukankah itu perusahaan milik orang tua Qia? berarti saya akan mengembalikannya pada Qia, bukan pada kalian. Bukankah kini Qia sudah cukup umur untuk mengambil alih perusahaannya sendiri"


" I itu" Anggi meremas tangannya sendiri " bagaimana ini, dia malah mau memberikan perusahaan pada anak sialan itu" batin Anggi


" Tidak masalah tuan, lagi pula Fika adalah keponakan kami, Fika juga pasti tidak akan keberatan bila saya yang akan mengurus perusahaan" Bisma menyela " Iyakan Fika?" Bisma tersenyum manis


" Benar kata suami saya, Fika juga pasti tidak akan keberatan. Iya kan sayang" membelai lembut rambut Fika palsu " Benar juga, bukankah yang jadi Fika sekarang adalah adik sepupuku sendiri yang bisa aku kendalikan sesuka hatiku" Anggi tersenyum senang


" Ish, dasar orang - orang yang tidak tahu diri" batin Jay dan Nanda


" Baiklah, kalian datanglah keperusahaanku besok. Disana aku akan mengurus semuanya, jadi untuk hari ini lebih baik kalian menginap di Balendra hotel . Jay yang akan mengantar kalian semua"


" Anda memang baik sekali, terima kasih tuan!" Bisma berdiri dan membungkukan badannya


" Terima kasih kak, aku senang sekali" Fika palsu mendekati Nanda dan hendak memeluknya namun Nanda menghentikannya dengan tangannya " jangan terburu - buru, kita belum mukhrim. Kamu bersabarlah" Nanda berbicara dengan senyum tipis yang dia paksakan

__ADS_1


" Enak saja mau menyentuhku, hanya Qia ku yang berhak atas tubuhku ini" batin Nanda dengan perasaan jijiknya melihat gadis yang ada dihadapannya


" Oh.. baiklah" Fika palsu memasang wajah kecewanya " ish... sombong sekali dia, dasar muna. Bisa - bisanya dia menolak dipeluk oleh aku yang cantik dan seksi ini" batin Fika palsu


"Mari saya antar" Jay mempersilahkan Bisma dan keluarganya meninggalkan ruangan itu dan mengantar mereka untuk pergi ke Balendra Hotel tempat mereka akan menginap malam ini


Saat Jay hendak keluar dengan Bisma dan keluarganya ternyata semua itu dilihat oleh Fika yang kebetulan sedang makan disana bersama dengan Yuki dimeja paling pojok. Fika bisa melihat semua dengan jelas namun Jay dan yang lainnya tidak menyadari keberadaan Fika


Deg


Mata Fika tertuju pada dua orang yang sangat dia kenal, dua orang yang telah tega merenggut semuanya dari Fika bahkan merenggut kedua orang tuanya


Wajah Fika tiba - tiba memerah, tangannya terkepal erat dan matanya memancarkan kebencian yang amat teramat besar. " Apa yang mereka lakukan disini? Siapa gadis yang bersamanya? Tapi tunggu, bukankah tadi itu kak Jay? batin Fika


" Tapi tunggu, kalau kak Jay ada disini berarti dia juga" Fika langsung berdiri dari duduknya dan mengedarkan pandangannya mencari sosok yang ia cari


" Lo kenapa Fik?" Yuki kaget melihat sahabatnya yang tiba - tiba berdiri " lo cari siapa sih?" Yuki merasa heran pada sahabatnya itu yang seperti sedang mencari sesuatu


Tak lama keluarlah Nanda dari arah ruang VIP yang tadi dia gunakan dengan langkah tegapnya. Tak menunggu lama Fika pun melangkahkan kakinya menghampiri Nanda. Yuki yang masih bingung pun mengikuti langkah Fika


" Kak Adi tunggu!" Fika berteriak membuat Nanda menoleh ke arah suara

__ADS_1


" Qia, apa yang dia lakukan disini? Apa dia bertemu dengan orang itu? Semoga saja tidak" batin Nanda dengan wajah yang terkejut


Jangan lupa Like , Vote dan Komen. Terima kasih🙏🙏


__ADS_2