Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan
Bab 79


__ADS_3

" Apa kamu juga akan tidur dikamar ini ha?" Nanda menatap tajam pada Andra


" Tidak" Andra menggeleng cepat


" Lalu, kenapa kau masih berdiri disini? Cepat pergi!" Nanda mengibaskan tangannya mengusir Andra


Andra memutar bola matanya malas seraya berbalik kearah pintu keluar, namun sebelum ia benar - benar keluar Andra menoleh pada Fika


" Kamu tahu ka? suamimu itu sangat menyebalkan" Andra melangkah keluar dari kamar Fika sebelum kakak iparnya itu kembali memarahinya


"Apa dia bilang tadi?" Nanda mendengus kesal


" Dia benar ka, kakak memang menyebalkan" Fika terkekeh geli


" Oh ya, aku menyebalkan hem?" Nanda berjalan mendekati Fika dengan seringai diwajahnya


" Ya kakak memang menyebalkan" Fika masih terkekeh tanpa melihat wajah Nanda yang kini seperti singa yang siap untuk menerkam mangsanya karena matanya masih sibuk menelisik keadaan kamar yang sudah lama ia rindukan itu


" Selain itu kakak..." Fika tidak melanjutkan perkataannya saat dia sadar wajah Nanda hanya berjarak beberapa centi saja dari wajahnya


Glek


Fika menelan salivanya susah

__ADS_1


" Mampus" batin Fika


" Selain itu aku apa ha? Katakan!" Fika melangkah mundur namun ia tak sadar bahwa dibelakannya tepat tempat tidurnya sehingga dia tidak bisa menjauh lagi


" Sepertinya ada yang harus mendapatkan hukumannya disiang ini" Nanda semakin menyeringai


" Tapi aku ti...mmpth" belum juga Fika nenyelesaikan ucapannya Nanda sudah menautkan bibir mereka.


Fika pun hanya pasrah saja dan mulai terbuai dengan permainan yang dilakukan oleh suaminya itu. Perlahan tetapi pasti Nanda membaringkan Fika pada tempat tidur yang ada dibelakangnya tanpa melepaskan tautan pada bibir mereka sampai akhirnya mereka pun melakukan apa yang biasa dilakukan oleh pasangan suami istri disiang itu sampai mereka tertidur karena kelelahan


🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Malam harinya setelah acara makan malam selesai, Fika dan yang lainnya tampak tengah berkupul ditaman samping rumah. Bahkan Anita , Yudi dan anak mereka Dimas juga tampak ikut berkumpul disana


" Jadi, besok kalian akan berziarah ke makam Sita dan Bima?" Anita membuka pembicaraan


" Ya, ini adalah yang pertama kali untukku mengunjunginya" Fika menjawab dengan tatapan sendu


" Apa perlu kami temani" sekarang Yudi yang bertanya


" Tidak perlu om, lagi pula aku sudah pernah kesana dan aku masih ingat dimana itu" Nanda yang menjawab. Ya setelah beberapa hari berita tentang kecelakaan itu Nanda pulang ke Indonesia dan langsung ke Bandung berharap akan bertemu dengan Fika disana. Bahkan Nanda menyempatkan dirinya untuk kemakam orang tua dari wanita yang sangat dia cintai itu namun sayang dia tidak bisa menemukan wanita itu disana saat itu


" Baiklah kalau seperti itu" Yudi menganggukan kepalanya

__ADS_1


Tak lama Anggi datang membawakan minuman dan Salsa membawa cemilan untuk mereka


" Bibi seharusnya jangan repot, biar nanti Fika yang membuat minuman. Lebih baik bibi ikut duduk disini" Fika berdiri dari duduknya dan mengambil alih nampan yang dibawa Anggi untuk memberikannya pada semua orang.


" Bibi tidak repot, setidaknya ini bisa membuat bibi agak sibuk" Anggi mendudukan dirinya pada kursi yang tadi diduduki Fika atas permintaan Fika sedangkan Salsa menhampiri Andra yang tengah duduk sendiri dibangku taman


" Biar Fika yang teruskan" Fika pun beranjak membawa nampan minuman diikuti Nanda dari belakangnya. Entah kenapa Nanda begitu waspada hari ini, dia tidak membiarkan Fika jauh darinya walau sedetik pun


Yudi juga tampak menghampiri Dimas yang sudah tertidur dipangkuan Yuki setelah tadi puas bermain diatas ayunan


Kini tinggal Anita dan Anggi yang berbincang berdua diteras itu


" Yang sabar ya! Aku yakin akan ada masanya kita semua akan bahagia dan melewati semua cobaan dari Tuhan dengan baik" Anita tampak menggenggam tangan Anggi saat mata Anggi memancarkan kesedihannya


" Terima kasih mbak, maaf bila selama ini saya melakukan kesalahan pada mbak" Anggi tersenyum tulus " besok saya akan kembali ke Surabaya bersama dengan Salsa dan Andra, jadi sekarang saya sekalian pamit sama mbak Anita dan mas Yudi mungpung kita berkumpul disini"


" Lho kok, kenapa tidak tinggal disini saja? lagi pula bukankah beberapa hari lagi Nanda dan Fika akan mengadakan resepsi pernikahan mereka di Jakarta. Apa kamu tidak mau datang?"


" Saya akan datang , berangkat langsung dari Surabaya bersama dengan Andra"


" Syukurlah, itu bagus. Kalau kamu tidak datang Fika pasti akan sedih"


" Ya " Anggi menganggukan kepalanya

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2