Terjebak Nikah Kontrak

Terjebak Nikah Kontrak
Bab 30 ( Rumah Baru)


__ADS_3

Riko kemudian menaiki tangga menuju kamarnya.Dia membuka pintu dan masuk ke dalam kamar melangkah menuju lemari dan membukanya terlihat masih ada beberapa baju.Beberapa kotak perhiasan serta kartu kredit pemberiannya tertata rapi di lemari itu.Riko menutup pintu lemari dengan kasar.


"Kenapa kamu melakukan ini melati, kemana kamu pergi meninggalkan semua pemberianku" ucapnya lirih.


Dia mendudukkan badannya di tepi ranjang duduk termenung.Kemudian dia meraih ponsel di sakunya mendial nomer melati.


Terdengar ponsel bergetar diatas nakas ketika riko mencoba menghubungi melati.Melati sengaja meninggalkan ponselnya.Riko mengambil ponsel itu.


"Sial" teriaknya kesal dan melempar ponsel melati kasar seketika ponsel itu pecah .


Lalu riko duduk di sofa dan kembali menelepon seseorang.


"Halo tuan"_ Asisten


"Kamu kerahkan anak buahmu untuk mencari wanita bernama melati dan pemuda bernama andika,nanti fotonya aku kirim.Temukan mereka segera! "_ Riko


"Baik tuan"_ Asisten


Riko mengakhiri teleponnya.


'Kemanapun kamu pergi, aku seorang Riko Wijaya akan menemukanmu walaupun kamu ke antartika aku akan membawamu kembali' batin riko berdecak kesal.


*************************


Melati menikmati pagi hari di tempat barunya.Melati melihat tanaman yang tertata diteras dan juga tergantung rapi diteras.Beberapa diantaranya ada bunga mawar merah yang berbunga.Melati mendekati bunga itu dan menciumnya.


Melati tersenyum bahagia mencium wangi bunga itu.


"Kamu wangi dan cantik" ucapnya lirih.


Terlihat 2 wanita paruh baya lewat di depan rumahnya memperhatikannya, lalu melati berjalan mendekatinya dan menyapanya.


"Selamat pagi bu"sapa melati.


"Mbak penghuni baru rumah ini ya?" tanya seorang ibu.


"Iya bu, salam kenal ya bu, saya melati tinggal disini bersama ibu dan kedua adik saya" ucap melati sopan.


"Iya mbak semoga betah ya tinggal disini, orang-orang disini ramah-ramah kok. Silahkan main kerumah saya" ucap ibu satunya dan menuju rumahnya yang tidak jauh dari rumah melati.


"Iya bu, terima kasih nanti saya pasti main kerumah ibu" ucap melati sambil tersenyum.


Lalu kedua ibu itu berlalu pergi meninggalkan melati.Melati berjalan masuk rumah terlihat kedua adiknya berebut chanel TV, keduanya tidak ada yang mengalah selalu membuat keributan dimana mereka berada.

__ADS_1


"Dani, mawar" bentak melati.


"Nih mbak, mas dani ngeselin aku kan pengen lihat sinetron tapi malah dipindah"


Melati berjalan mendekati tv dan mematikan tv itu.


"Lha kok malah di matiin" dani berdecak kesal.


"Kalian bisa nggak sedikit akur, mbak nggak suka kalian ribut terus.Kita ini tinggal di kampung nggak enak suara kalian di dengar tetangga" ucap melati kesal.


"Maafin kami ya mbak, kami tidak akan mengulangi lagi"ucap mawar meminta maaf.


"Mbak kapan kami sekolah, bosen dirumah terus?" tanya dani memelas.


"Nanti, mas dika masih ngurus kepindahan kalian" jawab melati lalu berlalu pergi ke dapur mencari ibunya.


Melati mencari di sekeliling dapur tidak menemukan ibunya lalu terlihat pintu dapur terbuka.Melati berjalan menuju pintu terbuka itu dan terlihat ibunya sedang duduk diteras belakang memandangi hamparan sawah yang menghijau.Melati ikut duduk disamping ibunya.


"Ibu disini, aku cariin"


"Disini nyaman sekali sayang, ibu jadi ingat rumah kita" ucap ibunya dengan mata berkaca-kaca.


"Kenapa bu, ibu sedih?maafkan melati bu mengajak ibu tinggal dirumah seperti ini lebih buruk dari pada rumah kita di kampung" ucap melati memeluk ibunya.


"Ibu tidak pernah menjadi beban dalam hidupku sudah sepantasnya aku putrimu merawat dan menjaga ibu dan adik-adik.Aku bahagia ibu selalu mendukungku dan menjadi kekuatan terbesarku" ucap melati menghapus air mata ibunya yang mengalir.


"Andai ayahmu masih hidup,hidup kita tak akan seperti ini.Apa rencanamu setelah ini nak?"


"Melati akan meneruskan bisnis melati bersama dika bu, aku akan meminta dani untuk membantuku.Ibu jangan risau tentang kebutuhan kita, aku ada sedikit simpanan uang dari dika.Sengaja aku tidak pernah meminta hasil penjualan bisnis makanan bersama dika dan dika menyimpannya untukku" terang melati mengelus pipi ibunya dan kembali memeluknya dengan erat.


"Ibu harus tetap bahagia" ucapnya lirih di telinga ibunya.


"Terima kasih sayang" sahut ibunya melepaskan pelukan putrinya.


***********************


Riko sampai dirumah mia terlihat mia sedang menggendong nayya di ruang tamu.Riko menutup pintu dengan kasar.Mia yang memperhatikannya menjadi bingung, ada apa gerangan dengan suaminya terlihat begitu marah.


"Ada apa mas, kamu jam segini pulang?" tanya mia melihat jam yang terpajang di dinding.


Riko duduk lesu, tangannya mengusap kasar wajahnya.Dia menghela nafas panjang dan mencoba menenangkan diri.


"Melati pergi dari rumah" ucap riko lesu.

__ADS_1


"Apa maksudmu pergi dari rumah, kalian bertengkar?" tanya mia penasaran.


'Bagus, tanpa aku melakukan sesuatu melati sadar diri dan pergi dari rumah.Sekarang riko akan terbebas dari melati yang membelenggunya' batin mia bersorak bahagia.


"Dia ingin kita hidup bahagia dengan kepergiannya"ucap riko dingin.


Riko menyandarkan badannya disofa dan memajamkan matanya.


"Melati itu perempuan baik-baik dan tidak ingin dia dicap sebagai perusak rumah tangga orang! " ucap mia ketus.


"Apa maksudmu, apa kamu mengatakan sesuatu padanya hingga dia meninggalkanku tanpa pamit.Melati itu juga istriku sama sepertimu.Cap perusak rumah tangga orang katamu,kamu yang merusak rumah tangga kita.kamu lupa melati mengorbankan hidup dan masa depannya untuk membantumu" sahut riko dengan nada meninggi matanya terbuka lebar menatap mia kesal.


Mia hanya terdiam mendengar ucapan riko, batinya kesal riko tidak pernah membela dan selalu menyalahkannya soal melati.


"Ini gendong nayya sebentar, aku mau ke kamar mandi sebentar" ucap mia meletakkan nayya dipangkuan suaminya dan berjalan menuju kamar mandi.


Nayya memandangi papanya,matanya yang cerah memikat siapapun yang memandangnya.


Riko tersenyum memandang nayya dipangkuannya.


"Tidak salah mommy mu ingin menamaimu ainayya, kamu memiliki mata yang indah seperti mommy mu" ucap riko berdecak kagum.


Riko mencium kening nayya dan memeluknya dengan lembut.


'Terima kasih sayang kehadiranmu sebagai pengobat lara hati papa kehilangan mommy mu' batin riko.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi, riko segera meraih ponselnya dan mengangkat telepon masuk.


"Gimana kamu sudah menemukannya? "_ Riko.


"Belum bos,kami sudah mencari keseluruh kota ini tapi tidak ada wanita yang bos cari tapi kami menemukan pemuda yang bos cari dan menemukan alamat rumahnya"_ Asisten.


"Bagus segera kirimkan alamatnya!"_ Riko.


Riko mengakhiri panggilannya dan kembali menyimpan ponselnya di saku.


Tanpa Riko menyadari dari jauh mia mendengar pembicaraannya di telepon, lalu perlahan mia mendekati riko dan mengambil nayya dari pangkuan suaminya.


" Sini, aku akan menidurkan nayya dikamarnya" ucap mia berjalan menaiki tangga menuju kamar nayya.


Tiba-tiba ponsel riko berbunyi.Riko mengecek ternyata pesan singkat dari asistennya mengirim alamat dika.Riko beranjak dari duduknya seraya meraih kunci mobil yang tergeletak dimeja.Lalu melangkah pergi menuju mobilnya.Mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan rumah itu.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan komennya, terima kasih😊🙏


__ADS_2