Terjebak Nikah Kontrak

Terjebak Nikah Kontrak
Bab 47 ( Menanti Kebenaran )


__ADS_3

2 hari kemudian.


"Sayang apa belum ada kabar hasil tes DNA kemarin?" tanya Melati menghampiri suaminya yang tengah duduk santai sambil ngopi.


"Belum,sini sayang mas kangen?" ucap Arsha menepuk sofa di sampingnya menyuruh melati duduk disitu.Melati kemudian duduk disamping suaminya dan menyenderkan kepalanya ke tubuh suaminya.Riko mengelus-elus perut Melati lembut.


"Apa kabar anak Daddy?".


"Atu baik-baik kok Daddy," ucap Melati menjawab pertanyaan suaminya seolah bayi dalam kandungannya yang menjawab.


"Kamu ingin anak laki-laki atau perempuan?" tanya Melati menengok ke suaminya.


"Mm apa ya,kamu maunya apa dulu?".


"Kok kamu malah balik tanya ke aku,aku kan tanya kamu!".


"Aku sih maunya cowok karena aku udah punya Nayya yang cantik,kok gak bergerak sayang?" tanya Riko masih mengelus perut Melati.


"Tentu saja belum sayang kan baru 4 bulan nanti kalau udah 5 6 bulan berasa kenceng geraknya." terang Melati menikmati berada disenderan tubuh suaminya membuatnya nyaman.


Riko menatap wajah melati dan matanya terpaku pada bibir Melati yang berwarna beda dari biasanya.


"Kamu beli lipstik baru?" tanya Riko.


"Iya,bagus nggak?" Melati balik bertanya dan menggigit bibir bawahnya.


"Aku nggak suka warnanya terlalu berani," ucap Riko dengan nada kecewa.


"Masa sih?" ucap melati tangannya mau menghapus lipstiknya tapi Riko menarik tangan Melati kemudian ******* bibir Melati dan sedikit menggigit bibir Melati.


"Auuu," pekik Melati kesakitan mendorong suaminya.


"Sakit, kenapa kamu mengigit bibirku?" kesal Melati memegang bibirnya yang sakit.


Riko tersenyum menyeringai puas.


"Kamu malah ketawain aku," ucap melati semakin kesal.


"Salah sendiri warna lipstikmu terlalu berani menggodaku, sering-sering pakai lipstik warna ini benar-benar menggoda mataku!" ucap Riko tersenyum setengah.


Melati semakin kesal dan memukul dada suaminya Sementara Riko menikmatinya karena itulah yang dicarinya kebahagiaannya menggoda istrinya.


"Apa kamu mau kita lanjutkan disana?" tanya Riko menunjuk ranjang.


Melati semakin kesal dan memukul dada suaminya semakin kuat kemudian Riko memeluk dan membelai wajah istrinya itu merasa gemas.


"Tok tok tok." Terdengar pintu diketuk.


"Masuk," ucap Riko.


"Den ada non Angel dibawah," ucap yanti kemudian melangkah pergi.

__ADS_1


"Ngapain lagi tu wanita jal-"


Melati menutup mulut suaminya tak ingin mengatakan sesuatu yang buruk kepada wanita lain.


"Jangan bicara seperti itu,cepat temui dia dan tanya maunya!"


"Ayo," ajak Riko.


"Aku disini saja,aku nggak mau ketemu Angel."


"Aku akan temui dia dan segera kembali kesini ok," ucap Riko mengusap kasar kepala istrinya.


"Ok aku tunggu."


Riko kemudian melangkah pergi menuju ruang tamu terlihat Angel gelisah menunggunya.


"Ada apa?" tanya Riko seraya duduk di sofa.


"Ko, Alexa sakit dia menginginkan kamu," ucap Angel menarik paksa Riko dan membawanya masuk ke dalam mobil lalu pergi dengan mobilnya.


"Kenapa kamu memaksaku aku bahkan belum pamit sama istriku." kesal Riko.


"Kamu lebih mementingkan anakmu atau istrimu itu,Alexa terus mengigau mencarimu," ucap Angel fokus mengendarai mobilnya.


"Ini mobil baru?" tanya Riko mengamati tiap sudut mobil itu.


"Iya aku pakai kartu kredit mu untuk membeli mobil ini," ucap Angel enteng.


"Gila kamu!".ucap Riko dengan nada tinggi.


Angel menghentikan mobilnya ke pinggir.


"Kenapa kita berhenti disini?" tanya Riko bingung.


"Angel memegang tangan Riko dan menempelkannya ke pipinya.


"Aku sangat merindukanmu sayang,bisakah kita seperti dulu aku nggak masalah jadi istri keduamu asal aku bisa bersamamu." ucapnya memeluk tubuh Riko.


Riko kemudian mendorong tubuh Angel menjauh dari tubuhnya.


"Kenapa kamu mendorongku,aku yakin kamu masih mencintaiku begitu pun aku masih mencintaimu dan bahkan sulit bagiku untuk melupakan setiap kenangan kita,"ucap Angel menatap dalam Riko.


"Kamu salah,sekarang ini tidak ada cinta sedikitpun untukmu karena cintaku sepenuhnya untuk istriku dan anakku.cintaku untukmu sudah lama mati semenjak kamu mengkhianatiku dan pergi bersama laki-laki lain." tegas Riko menatap tajam ke arah Angel.


"Tapi Alexa putrimu dia juga punya hak yang sama mendapat cinta darimu,"


"Aku akan mengakuinya ketika aku meyakininya dia memang benar-benar putriku!"


"Aku sudah memberimu bukti tapi kamu tetap tidak percaya!" pekik Angel.


"Aku tahu kamu wanita seperti apa," ucap Riko keluar dari mobil Angel dan menutupnya kasar kemudian naik taxi kembali kerumahnya.

__ADS_1


"Aku akan membuatmu bertekuk lutut di hadapanku,Kamu lihat saja tuan Riko,"ucap Angel lirih menatap Riko yang berlalu dengan taxi.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Riko kemudian masuk ke dalam rumah menaiki tangga dan masuk ke kamarnya.Terlihat Melati tertidur disofa.Perlahan Riko mendekati dan mengangkat tubuh Melati keatas ranjang dan menyelimutinya.Riko mengelus lembut kening Melati dan mengecupnya.


"Sayang kamu sudah kembali aku sampai ketiduran menunggumu?" ucap Melati terbangun dari tidurnya.


"Maafkan aku sayang aku membuatmu menunggu terlalu lama."


"Apa kamu mencintai aku sayang?" tanya Melati menatap sendu wajah suaminya.


"Aku sangat dan sangat mencintaimu, cintaku tak akan pernah berpaling darimu," ucap Riko mendaratkan ciuman ke bibir Melati kemudian Saling memandang dan tersenyum.


Tangan Riko mulai menyusuri tiap-tiap sudut dan membuat Melati menggelinjang menginginkan lebih dari itu.


Riko menghentikan aksinya dan malah merebahkan diri di ranjang membuat Melati kesal.


'Ayolah kenapa kamu berhenti,aku sudah basah' batin Melati.


Melati kemudian menendang kecil kaki suaminya.


"Ada apa?" tanya Riko pura-pura polos tanpa dosa.


"Kamu sengaja membuat aku kesal,kenapa kamu berhenti," kesal Melati memunggungi tubuh suaminya.


Riko tersenyum dan mengigit kecil telinga Melati dan memainkannya berlanjut ke area sensitif Melati.Melati mendesah merasakan kenikmatan cumbuan suaminya.


"Tok tok tok." terdengar pintu diketuk.


"Sial," gerutu Riko mendengar suara pintu diketuk.


Melati tertawa melihat suaminya yang kesal dan segera merapikan baju juga rambutnya yang sedikit berantakan.


Riko beranjak dari ranjang dan membuka pintu.


"Ada apa mbak Yanti?" tanya Riko berdiri di depan pintu.


"Maaf den saya menganggu ada Asisten tuan Riko dibawah," ucap Yanti kemudian melangkah pergi.


Melati kemudian melompat dari ranjang begitu mendengar ada Asisten suaminya dibawah dan mengekor Riko menemui Asistennya.Riko duduk di sofa diikuti Melati.


"Bagaimana apa hasilnya sudah keluar?" tanya Riko.


"Sudah tuan," jawab Asisten Riko kemudian menyodorkan amplop putih kepada Riko.


"Kalau begitu saya undur diri tuan," ucap Asistennya pamit dan beranjak dari duduknya meninggalkan Riko dan melati fokus menatap amplop itu.


"Ayo buka sayang," pinta Melati tidak sabar.


"Aku takut membukanya aku takut hasilnya tidak sesuai perkiraanku."

__ADS_1


Kemudian Melati merebut amplop itu dari tangan suaminya dan membukanya perlahan.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


__ADS_2