
Setelah sampai dirumah Riko segera bergegas menaiki tangga menuju kamarnya.Riko membuka pintu dan terlihat Melati menangis sesegukan diatas ranjang.Riko perlahan mendekati dan duduk ditepi ranjang mengelus punggungnya.
"Maafkan aku,aku benar-benar tidak tahu ada Angel disana," ucap Riko lembut.
Melati tak merespon dan masih terus menangis.
"Sayang dengarkan aku,Angel hanya masa laluku jadi tidak ada alasan bagimu untuk cemburu."
"Siapa wanita itu,kenapa dia begitu dekat denganmu dan selama ini kamu tidak pernah menceritakan soal wanita itu padaku,"
"Untuk apa aku menceritakan wanita ****** yang membuat luka di hatiku,aku sudah menguburnya dalam-dalam,"terang Riko mengorek sedikit masa lalunya yang menyakitkan.
"Lalu kenapa dia kembali lagi?" tanya Melati beranjak dari tempat tidur dan duduk disamping suaminya.
"Entahlah,setahuku dia di Amerika bersama selingkuhannya," ucap Riko degan suara yang terasa sesak dan nada kesakitan ketika menceritakannya.
Wajahnya menunduk menyembunyikan rasa sedihnya.Melati yang menangkap sinyal kesedihan itu segera memeluk suaminya.
"Maafkan aku,aku nggak tahu sesakit ini luka yang kamu alami," ucapnya lirih dalam pelukan suaminya.
'Bukan hanya sakit tapi dulu aku hampir mengakhiri hidupku karena wanita ****** itu,' ucap Riko yang tertahan di batinnya
Dia tak ingin mengorek lebih jauh tentang Angel karena hanya luka yang akan di dapatnya.
"Sudah jangan membahas wanita itu lagi,aku hanya ingin kamu percaya kepada ku.Dia mungkin akan terus mengacau rumah tangga kita,wanita itu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya," terang Riko.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Ke esokan pagi nya setelah Riko berangkat kerja Melati bergegas kerumah Mia bersama Nayya diantar sopirnya.
Melati mengetuk pintu kemudian pintu terbuka.
"Melati tumben kamu kesini,ayo masuk," ucap Mia mempersilahkan masuk.
"Sini aku pengen gendong Nayya," pinta Mia mengambil Nayya dari gendongan Melati.
"Sayang mama disini ya,uuu cantiknya," ucap Mia menimang Nayya penuh kasih sayang.
"Ada apa kamu kesini?" tanya Mia melirik ke arah Melati.
"Aku mau ngucapin terima kasih karena kemarin mbak Mia sudah menjaga Nayya."
"Nggak pa pa aku seneng kok aku malah pengen tiap hari Nayya disini," ucap Mia tersenyum.
"Gimana bulan madumu?".
"Ya begitulah mbak," ucap Melati tidak ingin bercerita lebih mengingat Mia adalah mantan istri suaminya.
"Kok begitulah gimana,aku nggak pa pa kok!" ucap Mia mendudukan tubuhnya di sofa.
__ADS_1
"Aku kesini bukan untuk menceritakan masalah bulan maduku,aku ingin bertanya tentang Angel!"
Mia terperanjat mendengar nama Angel yang baru saja di dengarnya.
"Mbak Mia pasti tahu soal Angel dan Mas Riko."
"Angel-," ucap Mia kembali mengingat ingat masa lalu itu.
"Dia sahabat masa kecil Riko dan juga cinta pertama Riko."
"Bukannya cinta pertana Mas Riko adalah mbak Mia?".
"Bukan aku tapi Angel.Riko hampir mengakhiri hidupnya karena wanita itu,"
Melati terperangah mendengar cerita Mia mulutnya menganga seakan tidak percaya dan segera menutupnya dengan tangannya.
"Kenapa mas Riko senekat itu?".
"Angel dan Riko sedari kecil sangat dekat dan Angel adalah segala-galanya bagi Riko tapi semenjak Riko sibuk mengurus bisnisnya Angel meninggalkan Riko dan memilih bersama laki-laki lain." terang Mia.
"Kenapa kamu jadi bertanya soal Angel?" tanya Mia.
"Dia kembali kesini."
"Apa,Angel kembali." Mia terbelalak mendengarnya.
"Kenapa mbak,kenapa mbak begitu terkejut mendengar Angel kembali?" tanya melati penuh tanda tanya.
'Pantas saja Mas Riko begitu rapat menyimpan tentang Angel karena Angel akan mengorek luka lamanya yang sudah sembuh.' Batin Melati.
"Percayalah pada Riko, kedatangan Angel hanya akan menguji cinta kalian," terang Mia.
Setelah cukup lama berbincang-bincang Melati pun pamit pulang.
Sesampainya Melati dikejutkan oleh sosok wanita yang tak lain Angel yang berbaring santai di kamarnya bersama anak perempuan usianya sekitar 5 tahunan.
"Siapa kamu, lancang sekali kamu berada dikamarku tanpa izin!" hardik melati.
"Apa maksudmu,ini kamarku dan rumah ini adalah rumahku," ucap Angel kasar.
Desi,bik Minah dan Mbak Yanti yang mendengar suara keras itu segera naik.
"Bibik sudah menyuruhnya pergi non tapi mbak ini ngeyel dan malah masuk kamar non Melati," ucap bibik Minah menjelaskan.
"Bik,cepat telepon Mas Riko!" pinta melati.
Bik minah diikuti yanti dan desi kemudian pergi ke lantai bawah untuk menelpon Riko.
Beberapa menit kemudian Riko telah kembali dan melihat wanita yang telah meninggalkannya itu sedang menguasai kamarnya bersama Melati.
__ADS_1
"Apa maumu gel?" hardik Riko berdiri di depan pintu dengan mata terbelalak sementara Melati mengekor dibelakangnya.
Angel yang sedang berbaring kemudian beranjak dari tempat tidur dan mendekati Riko.
"Kenapa kamu kasar sekali Ko,aku kesini kembai kerumahku dan ini kamarku jadi apa salahku," ucap Angel mengeluarkan air mata buaya.
Riko menarik tangan angel dan menyeretnya keluar dari kamarnya.
"Lepaskan Ko,lepaskan," rintih angel kesakitan.
"Mommy," teriak anak kecil yang bersama angel dia menangis melihat mommy nya diperlakukan kasar.Gadis kecil itu berlari dan memeluk mommy nya.
"Sayang,mommy nggak pa pa," ucap Angel mengangkat putrinya dan menggendongnya.
"Alexa,He is your Dad," ucap Angel tangannya menunjuk Riko.
"Really mommy?"
Angel mengangguk mengiyakan.
"Daddy" panggil Alexa ingin memeluk Daddy nya tapi Riko acuh.
Matanya terbelalak mendengar pengakuan Angel begitu juga dengan Melati.Mereka tidak percaya akan pengakuan Angel.
"Apa maksudmu Angel, kenapa kamu mengatakan aku Daddy nya?" hardik Riko menuntut jawaban.
"Ya memang kamulah Daddy Alexa," tukas Angel kemudian berjalan mengambil tasnya di atas ranjang dan mengambil secarik kertas.
"Ini bacalah!" ucap Angel menyodorkan kertas kepada Riko.
Riko membacanya dan hasilnya 99,99 persen cocok itu menandakan Alexa putri kandungnya.
"Nggak ini nggak benar kamu pasti sudah merencanakannya," ucap Riko menyobek kertas yang baru dibacanya menjadi serpihan kecil dan menyebarnya.
"Terserah kamu mau percaya atau tidak tapi aku sudah menyampaikan kebenarannya."
"Lalu kenapa setelah sekian lama kamu baru kembali, kenapa kamu tidak kembali begitu tahu kamu mengandung anakku?"
"Hidupku begitu berat aku disiksa dan disekap oleh kekasihku begitu tahu aku mengandung benih pria lain.Da tidak membiarkan aku kembali kesini, laki-laki itu seorang Psikopat aku disiksanya habis-habisan dan itu menjadi kebahagiaan untuknya," tutur Angel sambil menangis sesenggukan menceritakan kepiluan hidupnya.
Melati yang mendengar pengakuan Angel yang begitu pilu menitikan air mata kemudian beranjak pergi menuju kamar Nayya.Air matanya terus mengalir segera dia hapus dan sembunyikan.Netranya menatap wajah polos yang tengah tertidur pulas.
"Kamu lebih beruntung daripada Alexa, nak" ucapnya mengelus kepala Nayya.
Riko yang menyadari Melati tidak berada di belakangnya kemudian menoleh kesana kemari mencari keberadaannya.
"Riko mau kemana kamu,aku belum selesai bicara," teriak Angel tapi Riko tak menggubrisnya.
Riko kemudian berjalan menuju kamar Nayya dan dilihatnya Melati menatap Nayya penuh kesedihan.
__ADS_1
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*