Terjebak Nikah Kontrak

Terjebak Nikah Kontrak
Bab 56 ( Terperangkap )


__ADS_3

Keesokan paginya Dani dan mawar tengah memasukan barang-barang ke bagasi mobil.Sementara Riko dan Melati membantu ibunya untuk masuk ke dalam mobil dengan sedikit di papah ibunya perlahan berjalan dan akhirnya masuk.Semua sudah masuk mobil dan Riko sudah berada dibelakang kemudi bersama Dani disebelahnya sementara Melati dan Mawar duduk dikursi belakang bersama ibunya.


Riko melajukan mobilnya membelah jalanan yang masih nampak lengang karena hari masih begitu pagi sekitar pukul 6 pagi mereka berangkat.


Setelah sekitar 2 jam akhirnya mereka sampai disambut Desi yang menggendong Nayya.Dani dan Riko menuntun ibunya untuk naik ke lantai atas untuk beristirahat.


"Istirahatlah Bu,Melati akan mandi dulu dan membawakan ibu sarapan nanti." ucap Melati kemudian melangkah pergi diikuti Riko yang ikut pergi.Melati masuk ke kamarnya dan mendapati lemarinya terbuka serta kota perhiasan jatuh dilantai.


"Ada apa ini,kemana semua perhiasanku dan isi dalam brangkas itu kosong?" ucap Melati terkejut dan melonggo mendapati lemari perhiasannya kosong hanya kotak-kotak perhiasan yang berantakan di dalam juga brangkas yang tidak satu lembar uang pun tertinggal disana.


"Tenanglah sayang,duduklah!" perintah Riko mendorong tubuh Melati untuk duduk.


Melati menghela nafas panjang dan mencoba menenangkan diri.


"Dengar semalam selama kita dirumah Ibu, Angel datang kesini dan mungkin marah-marah karena kemarin aku sempat mengikutinya masuk mall bersama seorang laki-laki dan aku sengaja memblokir kartu kredit yang aku berikan padanya mungkin karena dia tak bisa menemuiku lalu mengambil paksa perhiasanmu.Aku sendiri kurang mengerti karena mbak Yanti yang bersamanya." tutur Riko.


"Dimana mbak Yanti,aku harus meminta kejelasannya." ucap Melati beranjak dari duduknya tapi Riko menahannya.


"Mbak Yanti dirumah sakit karena kepalanya terbentur ranjang saat menghentikan Angel."


"Apa, kenapa Angel begitu kejam teganya dia menyakiti mbak Yanti." ucap Melati tangannya menutupi mulutnya yang masih begitu syok dengan semua perbuatan Angel yang begitu keterlaluan.


"Tenanglah aku akan mengurus Angel,jangan ceritakan masalah ini pada Ibu." ucap Riko menatap Melati dan berharap Melati akan mengerti dan menuruti kemauannya.


"Baiklah,aku mengerti." jawab melati menganggukkan kepalanya.


"Aku akan memesan makanan lewat aplikasi saja karena tidak ada yang masak dirumah." ucap Riko fokus menatap gawainya.


Sementara Melati masuk ke kamar mandi dan keluar dengan wajah segar dan basah.


Cepatlah ganti bajumu sebentar lagi dokter Gunawan akan datang memeriksa Ibu." suruh Riko.


Melati segera memilih baju dilemari dan memakainya setelah rapi Melati kemudian menuju ke kamar ibunya.


"Bu, Dokter akan segera memeriksa Ibu." ucap Melati duduk disamping ranjang.


Terlihat Riko berjalan beriringan dengan Dokter memasuki kamar Ibu mertuanya.


Dokter memeriksa tekanan darah dan setelah semua diperiksa dokter meresepkan obat.


"Sakit apa ibu saya Dok?" tanya Melati cemas.


'Ibu hanya sedikit stres juga tekanan darah yang rendah membuatnya lemah." tutur Dokter.

__ADS_1


"Ini saya resepkan obat,silahkan tebus di apotek." ucap dokter menyodorkan secarik kertas ke Riko.


"Terima kasih Dok,mari saya antar." ucap Riko mempersilahkan Dokter berjalan terlebih dulu kemudian Riko berjalan di belakangnya.


"Tuh Bu,ibu nggak boleh banyak berpikir tentang Melati,ibu harus sehat." ucap Melati mewanti-wanti.


"Dimana Mawar Bu?" tanya Melati yang sedari tadi tak melihat keberadaan Mawar.


"Adikmu mandi."


"Tunggu sebentar Bu,Melati kan membuatkan ibu bubur." ucap Melati beranjak dari duduknya.


"Dimana bik Minah dan Yanti kenapa kamu yang harus membuatnya?" tanya ibunya lirih.


"Itu Bu,bik Minah dan Mbak Yanti cuti." ucap Melati melangkah pergi.


***


"Baiklah Aku menunggumu" ucap Riko mengakhiri obrolannya ditelepon.


"Siapa yang menelepon?" tanya Melati berdiri dipintu yang tak sengaja mendengar obrolan Riko ditelepon.


"Asistenku Erick." jawab Riko." Ini obat Ibu, aku sudah menebusnya tadi." timpal Riko menyodorkan kresek putih.


Melati mendekat dan mengambil obat itu.


Riko kemudian turun kebawah dan duduk di ruang tamu menunggu asistennya datang.


Tok tok tok


"Masuk." ucap Riko mempersilahkan.


Seorang wanita paruh baya yang masuk." Pagi Den Riko,Saya Lina pembantu dari rumah Nyonya Nani yang tuan minta." sapa wanita itu sopan serta memperkenalkan diri.


"Pergilah ke dapur disana ada Melati!" perintah Riko.


"Baik tuan." jawab Lina berjalan menuju dapur.


Riko sengaja meminta pembantu dari rumah ibunya karena tidak ingin melati kerepotan mengurus rumah terlebih dengan kondisinya yang tengah hamil.


Tok tok tok


"Masuk" ucap Riko.

__ADS_1


"Selamat pagi tuan." sapa Erick membungkukkan tubuhnya memberi hormat bos-nya.Erick kemudian duduk dan mengambil amplop putih dan memberikannya ke Riko.


"Ini tuan hasil tes DNA yang tuan minta beberapa hari lalu."


Tanpa membuang waktu Riko segera membuka isi surat itu dan membacanya dengan seksama.Matanya membulat fokus membaca hasil dari tes itu.


"Benar dugaanku." ucapnya lirih setelah selesai membaca.


"Dimana Angel sekarang, apa kamu sudah menemukan keberadaannya?" tanya Riko.


"Belum tuan sepertinya mbak Angel melarikan diri karena setelah kami mencari ke apartemennya kosong tapi saya sudah melaporkan Mbak Angel ke kantor polisi dengan tuduhan pencurian." tutur Erick."Setelah saya konfirmasi laki-laki yang bersama mbak Angel adalah suaminya mereka juga terlibat pinjaman online karena beberapa kali deptcollector mencari mereka." timpal Erick semakin menjelaskan siapa Angel sebenarnya.


"Terus awasi dan cari tahu keberadaan Angel." titah Riko kemudian.


"Baik Tuan,Saya mohon pamit dulu." ucap Erick beranjak dari duduknya dan kembali membungkukkan tubuhnya memberi hormat kemudian pergi.


"Tolong berikan bubur ini pada ibu dikamar." perintah Melati kepada Lina.


"Baik Non." jawab Lina menaiki tangga menuju kamar Ibu Melati.


"Sayang." sapa Melati mendekat kemudian merebut kertas dari tangan riko dan membacanya." Alexa bukan anak mu,kenapa hasilnya bisa beda dengan tes DNA waktu itu?" ucap Melati kembali mengingat tes DNA yang menyatakan Alexa putri kandung Riko.


"Bisa saja waktu itu Angel merencanakannya, Angel wanita picik bisa melakukan apapun untuk mendapat kemauannya."


Riko tahu betul siapa Angel kalaupun benar Alexa putrinya pasti sudah beberapa tahun lalu dia meminta pertanggungjawaban darinya bukan setelah 5 tahun kemudian itu waktu yang cukup lama bagi seorang wanita bertahan sendiri itu adalah hal yang mustahil dan seakan-akan semua sudah diatur.


'Angel, kau terperangkap.' batin Riko senang masalahnya terpecahkan.


Flash back on


Saat semua orang lengah dan meninggalkan nayya dikamar sendirian.Angel diam-diam masuk ke kamar Nayya lalu menggunting satu helai rambut Nayya sebagai penguat bukti kalau Alexa memang putri kandung Riko.Angel sengaja menaruh rambut itu sebelum dia pergi meninggalkan rumah itu.


Saat Melati mengganti sprei setelah Angel meninggalkan rumahnya.Melati mengira rambut yang tertinggal di sprei adalah rambut Alexa karena hanya Alexa yang tiduran di ranjang itu.Melati kemudian menyuruh Riko untuk mengecek kebenaran ucapan Angel dan benar saja saat dilakukan tes DNA hasilnya cocok karena rambut itu memang rambut Nayya yang jelas-jelas putri kandung Riko.


Rencana Angel pun berhasil dan membuat Riko percaya Alexa putrinya tapi Riko bukan laki-laki bodoh yang percaya begitu saja dan menyerahkan semua pada Angel.Tujuan Angel adalah mengambil harta Riko sebanyak-banyaknya tapi rencananya gagal membuatnya semakin muak apalagi saat belanja di mall kartu kredit yang diberikan padanya telah di blokir membuat Angel semakin geram.


Angel ingin melabrak Riko dan mengungkapkan kekesalannya atas semua perlakuan Riko padanya tapi kesempatan itu datang membuat Angel leluasa mengambil seluruh perhiasan juga uang yang tersimpan di brangkas kemudian kabur.


Flashback off.


*************


Lanjut vote like juga rating bintang 5,dukungan kalian adalah semangat author untuk melanjutkan ceritanya 🙏.

__ADS_1


Mohon maaf author belum bisa up setiap hari karena kesibukan author diluar tapi author tetap mengusahakan setiap hari bisa up.


Salam sayang dan cinta author untuk pembaca setia TNK.


__ADS_2