Terjebak Nikah Kontrak

Terjebak Nikah Kontrak
Bab 81 ( Happy Ending )


__ADS_3

Seminggu kemudian.


Riana mulai aktif dikantornya dan memegang anak perusahaan Riko yang tak kalah besarnya dengan perusahaan Riko.Beberapa bulan Riana memimpin,perusahaan itu semakin besar dan maju menjadi perusahaan dengan omset terbesar di Indonesia.Menghantarkannya menjadi Wanita paling berpengaruh di dunia bisnis.Pencapaian terbesarnya itu didapat dari hasil kerja kerasnya juga Steve yang selalu menjadi penyemangat terbesarnya.


Sebelum Steve lahir kedunia sempat Riana ingin mengugurkannya bahkan sampai ingin mengakhiri hidupnya.Siapa sangka kini Steve adalah keberuntungannya di dunia tanpa Steve Riana bukanlah Riana yang sekarang.


Riana tengah berkaca di depan cermin melihat sosoknya cantik, muda,sukses.Kini itulah yang di elu-elukan orang tentang dirinya.


"Ibu Riana giliran Anda!." Panggil Staf di salah satu stasiun televisi.


Riana berjalan dengan anggun memasuki panggung.


Semua orang bertepuk tangan juga senyum seluruh anggota keluarga yang begitu bangga melihatnya berdiri anggun di depan ribuan penonton yang mengagumi dan membanggakannya.Wajah Riana kini sering menghiasi layar kaca.Kesuksesannya kini menjadi motivasi setiap orang yang mau bekerja keras untuk dapat mencapai semua mimpi dan cita-citanya.


Si kecil Steve yang berada di pangkuan Omanya memberi ciuman jarak jauh dengan segera Riana menangkap ciuman dari Steve.


'Aku tidak menyangka akan berdiri disini berdiri di depan kalian begitu bangga dengan diriku' Batin Riana tersenyum bangga diiringi buliran bening meluncur bebas di pipinya mengingat kembali kesakitannya selama ini berbuah manis.


Flash back 3 tahun yang lalu.


Setelah tiba Amerika Riana sempat ingin pergi ke dokter kandungan disana dan berencana ingin melahirkan tapi niatnya itu pupus saat di rumah sakit melihat seorang anak korban kecelakaan yang menangis tersedu-sedu kehilangan Ibunya.Bahkan anak itu berucap ingin menyusul Ibunya yang telah meninggal.


Ucapan anak itulah yang kemudian menyadarkannya yabg begitu egois ingin membunuh darah dagingnya sendiri padahal seorang anak pun akan rela menyerahkan nyawanya demi Ibunya.


Riana langsung meninggalkan rumah sakit dan berjanji untuk melahirkan dan merawat anak itu sepenuh hati bahkan akan menjadi 2 sosok sekaligus sebagai Mommy juga Daddy bagi anaknya.


Semenjak saat itu Riana berusaha keras bangkit Riana mulai kuliah dengan tekun dan bertekad akan menjadi Mommy yang membanggakan anaknya kelak dan melupakan siapa Daddynya.Riana terus berusaha kuliah dan merawat anaknya hingga perjuangannya membawa hasil lulus dengan nilai terbaik.


Saatnya tiba Riana harus kembali ke Indonesia dan mempraktekkan semua yang dipelajarinya saat di negeri Paman Sam itu.


Hidup itu memang tidak mudah butuh perjuangan,kerja keras dan pengorbanan yang tidak sedikit.


Flash back off.


🌹🌹🌹


Seluruh anggota keluarga sudah berkumpul dirumah Riko dan Melati.

__ADS_1


Setiap sudut rumah dihiasi dengan hiasan khas pesta.


Tepat hari ini Anniversary ke 5 pernikahan Riko juga Melati.


Melati berdiri di depan cermin menatap keseluruhan penampilannya beberapa kali berputar di depan cermin lalu tersenyum melihat wajahnya.


"Sudah cantik kok,Iya kan mbak Mia,Mbak Riana?" Celetuk Mawar menoleh ke Mia juga Riana.


"Iya cantik banget!"Ucap Riana dan Mia bersamaan.


Melati langsung mendekat ketiga orang yang disayanginya itu.


"Terima kasih ya tanpa kalian aku tidak mungkin berdiri disini." Melati memeluk ketiganya sekaligus.


"Terima kasih ya Mbak Mia, Aku tidak menyangka hidupku akan sempurna seperti ini?" Melati memeluk Mia erat kembali ingatannya tertuju saat Mia memintanya untuk menjadi Istri kontrak Riko.


'Saat itu aku berpikir aku akan segera pergi setelah aku melahirkan tapi entah kenapa aku malah terjebak dalam pernikahan kontrak ini.Aku tidak pernah menyangka menemukan cinta sejati pada hubungan yang tidak pernah aku inginkan karena setiap wanita pasti menginginkan pernikahan dengan orang yang dicintai.Benar kata orang cinta itu buta hingga kehadirannya tanpa kita sadari.Cinta itu mengalir begitu saja dan tertancap kuat di hati kita tanpa kita sadari.' Batin Melati.


Tok ... tok ...tok


"Ayo." ucapnya mendekat dan menggandeng tangan Melati.Bak Pangeran dan Putri yang siap menjadi pusat perhatian.


Perlahan mereka menuruni tangga hingga semua mata tertuju pada keduanya.Suara riuh juga tepuk tangan menyambut kedatangan mereka di tengah keluarga dan tamu undangan yang sedari tadi menunggu Meraka.Sikecil Nayya dan Juna berlari memeluk Daddy dan Mommynya.Riko menggendong Nayya dan Juna di gendongan melati lalu menciumi kedua buah hatinya dengan kecupan sayang.


🌹🌹🌹


Keesokan harinya.


Melati juga Riko mencabuti rumput-rumput yang tumbuh di pusara ayahnya.


"Ayah aku sudah menepati janjiku untuk membawa Nayya dan Juna kesini,apa ayah bahagia? Ucap Melati mengelus nisan ayahnya kemudian menabur bunga di atas pusara ayahnya.Nayya dan Juna ikut menabur bunga di pusara kakeknya.


"Mommy,kakek Nay tidul sini?" Nayya mulai melontarkan pertanyaan yang sedari tadi dipikirkannya.


"Kenapa kekek tidul disini?kenapa kakek tidak tidul dilumah kita?" Tanya Nayya polos.Saat di perjalanan Melati sudah menceritakan kemana Mereka akan pergi tapi bukannya datang ke sebuah rumah malah tempat yang sama sekali tidak dimengerti anak seusianya.


"Karena Kakek sudah sama Allah sayang,Allah menjaga Kakek lebih baik daripada Kita." Jelas Melati membuat Nayya semakin antusias dengan pertanyaannya.

__ADS_1


"Belalti Allah itu baik ya, Mommy?" Nayya kembali melontarkan pertanyaan.


"Kakak Nay,Awoh itu baik kayak Mommy cama Daddy,iya kan Daddy?" Sahut Juna menjawab pertanyaan Kakaknya seraya melirik Daddynya.


"Iya Allah lebih baik dari siapapun." Jelas Riko.


"Sini sayang duduk dipangkuan Mommy,kita doa'in kakek." pinta Melati lalu kedua buah hatinya ikut duduk dan menadahkan tangannya.Riko memimpin doa menghantarkan surat Al-fatihah untuk mendiang ayahnya.


.


"Aamiin." Ucap Nayya dan Juna bersamaan.


Anton Sajaya nama yang tertulis di batu nisan itu.Melati mengelus nisan itu.Air matanya kembali menitik mengingat kembali Ayahnya yang hampir 5 tahun meninggalnya.


'Ayah aku mengerti kenapa semua ini harus terjadi karena takdir ingin mempertemukan Aku dengan jodohku tapi disisi lain ayah kau meninggalkanku dan menggantinya dengan Mas Riko yang sangat mencintai aku dan juga keluarga kita.Mungkin kalau ayah tidak sakit aku tidak pernah menerima pinangannya. Allah punya rencana lain dan rencana itu jauh lebih indah daripada apa yang aku inginkan.Terima kasih Ayah,Semoga kau tenang disana.Melati akan senantiasa mendoakan ayah.' Batin Melati mencium nisan ayahnya.


"Mommy,kenapa Mommy nangis lagi?" Nayya mengusap air mata yang membasahi wajah Melati.


"Mommy, kangen Kakek? Tanyanya lagi mencium pipi Melati.


"Mm ... Mommy kangen Kakek." Melati mengelus kedua wajah buah hatinya yang sangat mirip dengan ayahnya.


"Mommy bahagia memiliki kalian." Melati memeluk kedua buah hatinya.Riko pun ikut memeluk istri dan kedua buah hatinya.


"Ayah, Riko janji akan menjaga amanat ayah sampai ajal menjemput." Riko mengelus nisan ayah mertuanya berjanji di depan pusara mertuanya.


"Terima kasih, Sayang." Melati semakin mendekap erat tubuh suaminya dan juga kedua buah hatinya.


❤️❤️❤️


Terima kasih yang selalu setia bersama author dengan cerita receh author sampai akhir cerita ini,Semoga Allah mengganti kebaikan kalian dengan kebaikan yang lebih banyak.


Mohon maaf masih banyak kesalahan dan kekeliruan dalam cerita ini karena author masih tahap belajar🙏.


Cerita Riana akan dilajutkan di season selanjutnya dengan kisahnya menjadi single parent sukses dengan sejuta pesonanya tapi siapa sangka kesuksesannya menyimpan sisi kelam.Akankah rahasianya akan terbongkar dan menghancurkan hidup juga karirnya?


Salam sayang dan cinta yang banyak dari author ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2