Terjebak Nikah Kontrak

Terjebak Nikah Kontrak
Bab 35 ( Bertemu Mertua )


__ADS_3

Riko dan melati dalam perjalanan pulang setelah dari kantor riko.Melati hanya terdiam perhatiannya menatap jendela.Melati masih terngiang kata-kata seorang office girl dikantor suaminya tadi.


"Sayang" ucap riko.


Melati tak menyahut panggilan suaminya dan perhatiannya masih ke arah jendela.Lalu riko memegang tangan istrinya,melati tersentak dan menatap riko sekilas.


"Ada apa,kenapa kamu tampak murung?Apa ada sesuatu yang terjadi dikantor saat aku meninggalkanmu tadi?" tanya riko fokus menyetir mobil.


"Aku hanya masih kepikiran sama perkataan ibu-ibu tadi!"


"Ibu yang mana?"


"Office girl dikantor kamu"


"Memang apa yang dikatakannya?" tanya riko melirik sekilas istrinya.


"Dia bilang,aku pelakor yang merusak rumah tanggamu dan mbak mia" ucap melati menundukkan kepala.


"Kurang ajar, berani-beraninya seorang office girl mengatakan seperti itu pada istriku" gerutu riko.


"Sudah jangan marah-marah aku nggak papa lupakan saja" ucap melati menenangkan seraya mengenggam tangan suaminya.


"Tunggu saja,akan kupecat dia!" ucap riko semakin kesal.


"Sudah sayang aku nggak mau kamu mencampur adukan masalah pribadi dengan kerjaanmu,aku nggak mau orang lain menganggapmu rendah karena sikapmu yang semena-mena!"


"Tapi..."


"Sudah aku nggak papa kamu tahu siapa aku,lagian mereka nggak mengenalku jadi mengatakan sesuatu yang tidak benar tentangku"ucap melati.


"Terima kasih sayang darimu aku belajar menjadi seseorang yang lebih sabar,dulu aku melakukan apapun sesukaku entah benar atau salah semua harus sesuai keinginanku" ucap riko tersenyum dan melirik kearah melati.


Melati pun membalasnya dengan senyuman .


Mereka telah sampai dan turun dari mobil.Terlihat mobil adiknya riana terparkir dihalaman rumahnya.


"Mobil siapa mas?" tanya melati menunjuk mobil Mercedes Benz berwarna putih.


"Itu mobil riana adikku,ayo kita masuk?" ucap riko menggandeng tangan istrinya masuk.


Bik Minah membuka pintu.


"Dimana riana bik?" tanya riko berjalan masuk.


"Di kamar non nayya den"


Riko dan melati bergegas menemui riana dikamar nayya.


Riko membuka pintu dan terlihat mami nya dan riana bermain bersama nayya.

__ADS_1


"Mami disini?" ucap riko.


Mami riko dan riana menatap melati dengan tatapan mata tajam sementara melati menundukkan wajahnya.


"Pantes kakak putar haluan!" ucap riana manggut-manggut.


"Mi, ini melati istriku" ucap riko memperkenalkan.


Melati mencium tangan mertuanya dengan sopan.Tiba-tiba riana langsung memeluk melati dengan erat sontak melati terkejut.


"Kak nggak usah takut,aku dan ibu nggak akan makan kak melati kok!" ucap riana yang masih memeluk melati.


Melati tersenyum mendengar ucapan riana.


"Iya nak nggak usah takut mami seneng kok kedatanganmu membawa kebahagiaan dan membuat mami jadi oma,mami sangat bahagia akhirnya sekian lama mami menunggu untuk menimang cucu dan kini semua menjadi nyata,cucu mami dipangkuan mami!" ucap maminya dengan mata berbinar-binar memandang nayya yang berada dalam pangkuannya.


"Tenang mi,sebentar lagi mami akan dapat cucu lagi" ucap riko memegang perut melati yang masih rata.


"Gila kakak ini,nayya masih kecil gini main ngegas aja..."


"Anak kecil diam aja" tukas riko kesal.


"Kok anak kecil sih aku sudah dewasa tahu,kayaknya aku sama kak melati seumuran deh.Kak melati umurnya berapa?"


"22 tahun" jawab melati.


"Tuh kan kita seumuran, berarti kakak menikahi anak kecil dong!"ejek riana menjulurkan lidah.


"auuu sakit tahu" pekik riana kesakitan.


"Jadi sekarang kamu sedang hamil nak melati?" tanya mami riko menatap melati.


"Iya mi"


"Alhamdulillah,sebentar lagi mami akan punya dua cucu" ucap mami menyunggingkan bibir bahagia.


Gimana mi, riko keren kan?"ucap riko menyombongkan diri.


"Seharusnya kamu lakukan ini dari dulu ko,kamu ini ketinggalan jauh!"


Mendengar ucapan maminya riko tersenyum kecut menggaruk kepalanya.


"Hahahaha" riana menertawakan riko.


Sementara melati hanya memperhatikan keluarga suaminya.


'Aku tak menyangka walaupun keluarga mas riko kaya,mereka sangat baik dan hangat aku kira mereka seperti yang mbak mia dulu ceritakan sombong dan egois ternyata aku salah!' batin melati.Matanya fokus menatap mertuanya yang sedang bermain bersama nayya.


"Riko mami ingin kamu menikahi melati secara resmi dan mengadakan pesta semewah mungkin"

__ADS_1


"Setuju mi,riko juga berpikiran mau membuat pesta" ucap riko bersemangat.


"Kita akan mengadakan pesta secepatnya!"


Riko mengangguk menyetujui.


Setelah puas bermain dan berbincang mami riko pamit pulang.Sementara melati pergi ke kamarnya dan duduk di sofa menatap jendela kamarnya.Pikirannya kalut tentang pesta yang diinginkan suami dan mertuanya hanya akan membuatnya menjadi bahan tertawaan orang .


'Aku bahagia menjadi istri dari seseorang yang aku cintai tapi aku sedih suamiku bukan pria single.Statusnya suami orang dan kini setelah mereka bercerai aku menjadi kambing hitam atas perceraian mereka' batin melati.


Riko masuk ke dalam kamar dan duduk didekat istrinya.Riko memeluk dan mencium perut melati sontak melati tersentak kaget.


"Daddy sudah nggak sabar menunggu kamu lahir sayang!" ucap riko lirih diperut melati.


"Dia masih kecil mas dan masih lama dia lahirnya" ucap melati mengelus rambut riko.


Tiba-tiba ponsel riko berdering,segera Riko meraih ponsel di saku bajunya.


"Ngapain sih nih orang!" gerutu riko menatap layar ponselnya.


"Siapa?" tanya melati menarik tangan riko.


Riko langsung mereject panggilan telepon itu.


"Kenapa nggak diangkat?"


"Biasa lah dia memohon-mohon untuk rujuk padahal aku sudah melayangkan gugatan cerai di pengadilan!"


"Kenapa kamu tiba-tiba menceraikan mbak mia,apa kamu sudah tak mencintainya lagi?"tanya melati menatap mata riko.


"Dia bukan lagi mia yang aku cintai,dia berubah menjadi wanita tamak dan tidak menghargai ku sebagai suaminya jadi buat apa aku mempertahankan wanita seperti itu?"


"Tapi mas ingatlah dia dulu juga pernah mengisi hatimu ingatlah bagaimana dulu kamu memperjuangkannya,kamu nggak kasian apa?"


"Sekarang hanya ada kebecian di hatiku dan tak ada cinta yang tersisa sifatnya membuatku muak!" gerutu riko.


"Bolehkah aku mengunjunginya bersama nayya mas?" tanya melati menyandarkan tubuhnya pada suaminya.


"Untuk apa kamu menemuinya,dia sudah banyak membuatmu menderita?"


"Aku tahu mbak mia melakukannya karena tidak ingin kehilanganmu,tapi aku masih mengingat betapa sayangnya mbak mia pada nayya setidaknya nayya akan bisa menghibur kesedihannya" ucap melati meyakinkan riko.


"Terserah kamu sajalah,jaga dirimu dan nayya jangan sampai mia menyakiti dan melukai kalian!"


"Aku akan jaga diri dan juga nayya,kamu tenang saja" ucap melati menatap wajah suaminya lembut.


"Aku nggak tahu kamu mewarisi sifat itu dari siapa,kamu punya hati yang begitu lembut selalu bisa mematahkan hatiku yang keras.Almarhum ayahku adalah orang yang keras dan egois dan aku mewarisi sifat itu tapi bersamamu aku belajar menjadi orang yang sabar dan lembut.Terima kasih sayang!" ucap riko mencium kening melati dan berlanjut mendaratkan ciumannya di bibir melati.


Kini tubuhnya sudah berada diatas tubuh melati dan melancarkan aksi gilanya diatas ranjang.

__ADS_1


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


__ADS_2