Terjebak Nikah Kontrak

Terjebak Nikah Kontrak
Bab 43 ( Luka Lama )


__ADS_3

Melati terbangun dari tidurnya kemudian meraih ponsel di nakas melihat jam.Sekitar 1 jam dia tertidur dan membuatnya sedikit lebih segar setelah bangun tidur.Melati beranjak dari tempat tidur melangkah keluar kamar menuju kamar nayya disebelah kamarnya.


"Kreeeekkk " Suara pintu dibuka.


Terlihat Desi tengah menggendong nayya setelah minum susu.


"Sayang," ucap melati meraih Nayya dari gendongan Desi.


"Mommy rindu kamu sayang," ucap melati memeluk dan mencium putri kecilnya.


Nayya pun tampak mengerti dan menikmati meluapkan rindu dari sosok yang kini memeluknya.Bayi 6 bulan itu tampak ceria melihat mommy nya.


"Tring tring tring" ponsel melati berdering.Kemudian Desi segera mengambil ponsel melati yang berada dikamar majikannya kemudian memberikannya.


"Halo."~ Melati.


"Ku dengar kamu sudah pulang,bisakah kita bicara ada hal penting yang ingin aku bicarakan.'~Dika.


"Datanglah kerumah,aku sangat lelah dan tak ingin pergi kemana-mana."~Melati.


"Baiklah."~Dika.


Telepon terputus.


Melati menggendong nayya berjalan menuruni tangga ke dapur.


"Bik bikinin jus jeruk 2 ya antar ke gazebo," suruh melati kemudian melangkahkan kakinya menuju gazebo yang ada di belakang rumahnya dan melihat ikan-ikan yang bahagia berenang kesana kemari.


Bik Minah berjalan membawa 2 gelas jus diikuti Dika di belakangnya.


"Ini jus nya non," ucap bibik menaruh gelas di gazebo.


"Hai cantik," ucap Dika tersenyum menyapa nayya.


"Duduklah!" suruh Melati.


Mereka pun duduk.


"Ada apa?" tanya Melati melirik Dika.


"Ini soal Mia,2 hari yang lalu aku melamarnya."


"Ha benarkah?".


"Lalu apa masalahnya?"


"Aku takut ketika aku menikahi Mia akan menambah masalahku, ibuku begitu mendambakan cucu dariku.Kamu tahu sendiri di kampung seusia ibu dan ayahku sudah menimang cucu dan aku harapan mereka".


"Aku mengerti masalahmu," ucap melati melirik Dika.


"Lalu aku harus gimana Mel?"


"Ikutilah kata hatimu, lakukan apa yang menurutmu benar.Mbak Mia adalah wanita yang luar biasa kalau kamu bisa menerima segala kekurangannya kamu juga akan mendapatkan kelebihannya.Aku sendiri tidak mengerti apa yang dulu terjadi pada mbak Mia apakah masih ada harapan untuknya bisa hamil."


'Seandainya kamu berada di sisiku pasti aku tak akan segundah ini' batin dika seraya menatap melati dalam.


Dari kejauhan Riko menatap mereka dengan tatapan penuh amarah kemudian perlahan mendekati keduanya.


Riko menarik kerah baju riko hingga dia terangkat dari duduknya.

__ADS_1


"Kenapa kau masih saja menganggu hidupku," hardik Riko.


Melati segera melerai keduanya dan memenangkan suaminya yang tengah di puncak kemarahannya.Seketika Nayya menangis kencang karena teriakan ayahnya.


"Sudah mas,apa yang kamu lakukan," ucap Melati sambil menenangkan Nayya.


"Cup cup sayang,mommy disini nak."


"Mel aku pulang dulu ya," ucap Dika pamit.


"Iya, maaf ya Ka."


"Nggak pa pa kok," ucap Dika berjalan meninggalkan tempat itu.


Sementara Riko masih tampak menatap tajam Dika.


"Duduklah sayang,aku mau bicara," ucap Melati menarik tangan suaminya duduk.


Riko membuang muka karena masih kesal.


"Kenapa,masih marah?".


"Nggak!" jawab Riko dingin.


"Lalu kenapa nggak mau menghadap dan menatapku."


Riko perlahan menghadap kearah Melati dan perlahan amarahnya mereda.


"Andika-."


"Cukup jangan sebut nama laki-laki itu lagi, apa kamu nggak sadar tatapan matanya kepadamu masih mengharap cintamu!" teriak Riko kesal memotong pembicaraan Melati.


Melati kemudian mengurungkan niatnya untuk membicarakan masalah Andika karena suaminya masih sangat marah.


Riko kemudian memeluk istri dan anaknya.


"Aku nggak mau kehilanganmu,jangan pernah dekat-dekat lagi dengan Andika atau pria manapun," ucap Riko lirih.


Melati mengangguk.Riko mengecup kening istrinya lembut dan mengelus kepalanya.


"Sini sayang Daddy pengen gendong kamu," ucap Riko mengambil Nayya dari pangkuan Melati.


"Cantik sekali anak Daddy," puji Riko mengecup pipi Nayya.


Melati tersenyum bahagia melihat keduanya.


"Nanti malam ikutlah denganku," ucap Riko.


"Kemana?".


"Acara ulang tahun pernikahan kolegaku,"


melati mengangguk menyetujui.


.


.


.

__ADS_1


Melati masih sibuk merias wajahnya di depan cermin sementara Riko duduk manis di sofa memainkan gawainya.


Melati merias wajahnya sedikit glamor menerapkan make up bold ke riasan matanya dan memulas bibirnya dengan lipstik merah dengan gaun berwarna silver yang nampak begitu anggun dan mewah.


"Ayo,aku sudah selesai," ucap Melati berdiri menenteng tas kecil berwarna hitam.


"Waoo," ucap Riko menatap istrinya dari ujung kaki sampai kepala.


"Kenapa?".


"Aku baru sadar punya istri yang secantik ini," ucap Riko mendekati melati dan memegang dagu melati menatapnya lebih dalam.Riko mengecup bibir merah melati yang membuatnya semakin bergairah.Melati mendorong suaminya kesal.


"Kamu bisa merusak lipstik ku," ucap melati berjalan menghadap cermin dan memperbaiki lipstiknya.


"Kalau kamu mau aku bisa beli sepabriknya, untukmu" ucap Riko enteng.


Melati mendekat dan memukul dada suaminya kesal.


"Auuu" erang Riko.


Melati semakin kuat memukul dada suaminya.


"Jangan memancingku dan membangunkan macan yang tidur,kamu mau kita pergi atau berlanjut diatas ranjang?" tanya riko tersenyum menyeringai.


Melati kemudian melangkah pergi meninggalkan suaminya.Riko kemudian berlari kecil menyusul istrinya kemudian menggandengnya.Mereka masuk ke dalam mobil kemudian Riko melajukan mobilnya membelah jalanan di kota itu.


Sekitaran 30 menit mereka sampai dan berjalan perlahan memasuki rumah kolega Riko bernama Rion.


Riko dan Melati kemudian disambut Rion beserta istrinya.


"Terima kasih Pak Riko dan Ibu Riko bersedia hadir kesini," ucap Rion merangkul Riko masuk lebih dalam ke rumah.Nampak para tamu sudah hadir memenuhi ruangan itu.Tiba-tiba seorang wanita menghampiri Riko dan melati.Wanita itu langsung memeluk dan mencium pipi Riko.


"Riko,aku kangen kamu?" ucapnya manja di pelukan Riko.


Melati hanya terdiam menatap wanita itu.


Riko segera mendorong wanita itu.


"Angel,apa yang kamu lakukan!" ucap Riko menarik tangan angel ke luar.Melati mengikutinya.


"Ko,aku kangen kamu," ucap Angel kembali memeluk Riko.


"Gila kamu,aku sudah beristri," ucap Riko mendorong Angel dari tubuhnya.


"Aku nggak peduli aku hanya ingin bersenang-senang denganmu,aku ingin kita seperti dulu!"


Melati menatap tajam keduanya dari kejauhan kemudian berjalan pergi meninggalkan keduanya.Riko segera berlari mengejar melati tapi melati sudah menaiki taxi dan meninggalkan Riko yang masih berusaha mengejarnya.


"Melati," teriak Riko.


"Sial*an" gerutu Riko kesal.


Riko kembali kedalam dan berpamitan pada Rion.Kemudian melangkah pergi menaiki mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumahnya.


'Angel,kenapa kamu harus hadir lagi di hidupku setelah bertahun-tahun meninggalkanku.Kenapa kamu datang merusak hidupku' batin Riko.Kehadiran Angel membuka luka lamanya yang sudah bertahun sembuh dan dilupakannya.Kini luka itu terbuka dan terkorek kembali.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


__ADS_1


Promo novel baru Terpaksa Menikah Di Usia Belia.Silahkan mampir setelah dari sini yang pasti cerita nggak kalah menarik bikin baper🙏


Salam sayang dan cinta yang banyak dari author ❤️.


__ADS_2