
Setelah berputar-putar dan mencari alamat dika, akhirnya riko menemukan sebuah sebuah kost an tempat dika tinggal.Riko bertanya ke salah satu penghuni kamar kost itu.
"Maaf, mas dika benar tinggal disini?" tanya riko.
"Iya, dia tinggal pas disebelah kamarku" jawab penghuni kamar menunjuk kamar sebelahnya.
"Oh ya makasih"
"Tunggu, orangnya dari kemarin nggak pulang" ucap penghuni kamar kost.
"Mas tahu nggak kira-kira kemana?"
"Saya nggak tahu!"
Riko melangkah pergi meninggalkan tempat itu tepat mobil riko keluar dari halaman, mobil dika masuk halaman itu.Dika turun dari mobil dan berjalan menuju kamarnya.
"Ka tadi ada mencarimu, baru pergi"
"Siapa?"
"Nggak tahu dia nggak bilang sepertinya dia orang kaya mobilnya bagus banget umurnya sekitar 30 tahunan, pakaiannya rapi"ucap teman kost dika.
"Ok, aku masuk dulu ya" ucap dika melangkah masuk ke dalam kamar.
Kemudian dia duduk di tepi ranjang daan memikirkan siapa orang yang mencarinya.
"Mungkinkah riko mencariku?" ucapnya lirih.
Dika kemudian membuka ponsel baru yang tadi baru dibelinya saat perjalanan pulang lalu memasang kartu sim dan menyalakan ponselnya.Dika mencoba menghubungi nomer melati.
"Halo siapa ini" _ Melati
"Aku dika" _ Dika
"Dika ya, ada apa?"
"Ini nomer baruku kalau ada sesuatu kamu bisa meneleponku" _ Dika
"Baiklah"_ Melati
Lalu Dika mengakhiri panggilannya.
Dika merebahkan tubuhnya ke atas ranjang dan memejamkan matanya, tiba-tiba dia teringat akan melati yang memeluknya tadi.
'Kenapa begitu sulit aku memilikimu, apa aku bukan orang yang pantas untuk bersanding denganmu' batin dika kalut.
Tiba-tiba terdengar pintu diketuk.
"Tok... tok... tok"
Dika beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu kamarnya.Terlihat riko berdiri di depan pintu. Mereka saling menatap sengit.
"Dimana melati?" tanya riko sinis.
"Kenapa kamu menanyakan istrimu padaku"
"Aku tahu kamu pasti menyembunyikan melati" tukas riko kesal.
__ADS_1
"Apa maksudmu, aku tidak tahu apa-apa tentang keluargamu.Tanyakan pada dirimu apa yang telah kamu perbuat hingga istrimu meninggalkanmu"sahut dika seraya menutup pintu kasar.
"Sial" umpat riko menendang pintu.
Dika duduk di tepi ranjang beberapa kali dia memejamkan matanya mengingat sesuatu, saat dulu dirinya dan melati pernah dimata-matai riko.
'Aku harus berhati-hati mungkin juga sekarang riko memata-matai aku seperti dulu, riko bukan orang sembarang yang bisa aku remehkan.Dia pasti tidak tinggal diam dan akan terus mencari melati melalui diriku' batin dika.
Sementara riko melaju pergi dengan mobilnya sembari menelepon asistennya.
"Awasi terus andika"_ Riko.
"Siap tuan"_ Asisten.
Riko lalu memutus sambungan teleponnya.
"Dimana kamu melati, aku hampir gila mencarimu" pikirannya kalut dan kacau seharian kesana sini mencari istrinya yang entah dimana.
Beberapa menit kemudian riko tiba dirumahnya dan melati kemudian menaiki tangga menuju kamarnya.Dia lebih memilih pulang kerumahya dan melati daripada harus bertengkar dengan mia yang selalu membuatnya kesal.
Riko lalu masuk ke kamar mandi membersihkan diri setelah selesai riko merebahkan diri diatas ranjang memandangi foto melati di ponselnya.
"Sehari ini aku gila tanpamu, aku tak bisa hidup tanpamu segeralah pulang.Aku merindukanmu sayang, aku mencintaimu.Aku tak peduli apapun sekarang aku akan mengakhiri semua" ucap riko lirih.
Buliran-buliran bening mengalir dari matanya dan jatuh membasahi bantal.Riko pun tertidur dalam kesedihannya.
Keesokan paginya riko bersiap-siap pulang kerumah mia.Mobilnya melaju dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ki kota itu.
sekitar 15 menit dia telah tiba dirumah mia.Riko menaiki tangga menuju kamar putri kecilnya. Riko membuka pintu dan berjalan mendekati ranjang nayya.Dia memandangi nayya yang masih lelap dari tidurnya dan mencium pipi nayya lembut.
Riko terperanjat dan menoleh kearah mia.
"Kenapa kamu selalu membuatku tidak betah dirumahku sendiri.Kamu berubah bukan mia seperti dulu aku kenal"ucap riko meluapkan kekesalannya.
"Kamu yang berubah bukan riko yang dulu mencintaiku dan mengorbankan apapun demi ku"
"Kamu yang memaksaku berubah dan aku lelah denganmu.Aku ingin mengakhiri semua ini dan tidak ingin bertahan lebih lama lagi.Aku ingin kita berpisah"
"Apa maksudmu?"teriak mia histeris.
"Iya aku talak kamu, mulai saat ini kamu bukan lagi istriku" ucap riko tegas.
"Kamu jahat semudah itu kamu menceraikan ku, aku akan membalas semua perbuatanmu" ucap mia sambil terisak-isak.
"Sudahlah kita ini sudah tidak ada lagi kecocokan untuk apa dipertahankan.Aku akan memberikan rumah ini atas namamu dan memberikan 20 persen dari hartaku.
"Aku akan membawa nayya dari sini" ucap riko mengambil nayya dari ranjangnya dan menggendongnya.
" Tidak, jangan bawa nayya.Nayya putriku" teriak mia sambil terisak-isak.
"Nayya putriku dan melati.Kalau aku mau bisa saja aku membongkar kebusukanmu di depan ibu dan orang-orang"ucap riko melangkah pergi sambil menggendong nayya.
Sementara mia menjatuhkan diri di lantai tak berdaya meratapi nasibnya kini sudah menjadi janda.
"Riko melajukan mobilnya menuju rumahnya dan melati.Setelah sampai riko langsung membawa nayya ke kamarnya dan menidurkan nya.
Riko lalu menelepon maminya untuk datang ke rumahnya.
__ADS_1
Setengah jam kemudian maminya tiba dan mengetuk pintu.Bik minah membuka pintu dan mempersilahkan masuk dan duduk sementara bik minah memanggil Tuannya yang berada dikamar.
Riko menuruni tangga dan menemui maminya yang duduk di sofa ruang tamu.
"Sejak kapan kamu tinggal disini ko?" tanya mami riko melihat sekeliling ruangan itu.
"Menantu mami yang menempati rumah ini"
"Mia tinggal disini,mia kan tinggal di blok A ko"
"Melati menantu mami yang satunya"
"Apa maksudmu ko, mami tidak mengerti?"
"Yang jelas nayya adalah anakku dan melati yang diakui sebagai anak mia.Aku menikah lagi karena paksakan mia" terang riko.
"Kenapa kamu merahasiakannya dari mami ko,selama ini kamu membohongi mami lantas apa yang terjadi kenapa mia menyuruhmu menikah lagi"tukas mami riko dengan nada meninggi matanya menatap tajam putranya.
"Sebenarnya mia tidak akan pernah bisa hamil mi, dia sakit dan dokter memutuskan untuk mengangkat rahimnya untuk menyelamatkan nyawanya"
"Apa, berani sekali dia membohongiku.Sebenarnya mami curiga sejak lama dia tidak hamil-hamil" umpat mami riko kesal.
"Sudahlah mi, ini murni bukan kesalahannya tapi riko juga mendukungnya"
"Kamu ini selalu dibutakan cinta hingga berani kamu membohongi mami mu sendiri!"
Riko terdiam lalu menarik tangan maminya menaiki tangga menuju kamarnya.
"Mau kemana kamu menarik tangan mami?" tanya maminya yang masih kesal.
Riko membuka pintu dan terlihat nayya tertidur diatas ranjang.
Mami riko duduk di tepi ranjang dan mencium nayya yang tertidur.Mami riko melihat sekeliling kamar itu dan mendapati foto pernikahan putranya dengan melati.
"Itu foto pernikahanmu?" tanya mami riko dengan mata terbelalak tangannya menujuk foto yang terpajang di dinding.
Riko mengangguk.
"Lalu rumah tanggamu dengan mia gimana?"
"Aku menceraikan mia mi karena sudah tidak ada lagi kecocokan diantara kita.Aku muak dengan sifatnya" terang riko.
Mami riko terperangah mendengar ucapan riko seraya menghela nafas panjang.
"Lalu dimana istrimu melati, mami tidak melihatnya?" tanya maminya melihat sekitarnya.
"Dia meninggalkanku dan nayya agar bisa hidup bahagia bersama mia tapi aku muak dengan mia"
"Lalu apa rencanamu, apa kamu bisa merawat nayya sendiri ko sementara kamu harus mengurus kantor dan bisnis-bisnismu?"tanya mami riko menatap riko.
"Aku akan mencari melati dimana pun berada, riko mencintainya mi dia sudah banyak menderita karena riko dan rela berpisah dari nayya demi kebahagiaan riko dan mia.Kali ini riko tidak akan menyiayiakannya lagi"
"Mami mendukung setiap keputusanmu ko, asal kamu bahagia mami ikut bahagia.Bawalah dia kembali" ucap maminya mengelus punggung putranya.
************************
Jangan lupa vote, like dan komen terima kasih😊🙏
__ADS_1