Terlambat Menyadari CINTA

Terlambat Menyadari CINTA
Kirana kembali


__ADS_3

Kirana yakin dengan rencana kepulangan Niko yang mendadak, pasti ada sesuatu dibalik nya. Kirana juga ingin pulang, urusan Jeni ia percayakan pada Andre yang diyakini bisa menghandle semuanya.


Kirana mengemas barang miliknya untuk pulang, setelah berpesan pada andre supaya menjaga Jeni lebih ketat dari musuh dan memastikan pengobatan tidak terhenti.


Kirana izin keluar hotel malam ini dan langsung menuju bandara, tapi sepertinya rencana Kirana diketahui oleh Raka.


Raka yang beberapa hari ini mulai mengawasi gerak gerik Kirana ikut berkemas pula. Raka mulai takut kehilangan Kirana. Beberapa hari ini, wanita itu mulai mengusik hatinya yang telah lama kosong.


Kirana berjalan santai menuju basement, langkahnya tiba-tiba berat, di negara asal dia akan terus bertemu Reyhan.


Raka menyusul di belakang Kirana dan memanggil Namanya.


"Ana!" panggil Raka.


Ana menghentikan langkahnya, dia baru sadar kalau lupa pamit sama Raka sebelum pergi. " Kamu lupa dengan ku Ana."


"Maaf Raka, aku tidak bermaksud ...."


"Apa salahku, kau menghukum ku Ana? Salahkah jika aku menaruh hati padamu." Arka berjalan menyusul Ana. Semakin lama jarak keduanya semakin dekat.


Kirana diam, dia tak ingin menjawab pertanyaan Arka karena memang dirinya tak semudah itu membuka hati untuk lelaki. Dahulu dengan Aezar pun demikian, Kirana harus melupakan semua luka lama terdahulu, baru bisa menerima.

__ADS_1


Tapi untuk sekarang?


Aezar tidak meninggalkan luka di hati Kirana, sama sekali. Bahkan sampai saat ini cinta Aezar seakan masih bersemayam di lubuk hati yang dalam, Kirana tidak ingin menggantinya dengan siapapun.


"Ana, aku ikut." Raka menatap mata bulat ana, seakan lelaki itu tidak ingin berpisah.


"Maaf, aku buru-buru jadi aku lupa pamit."


"Lupa ana? ya aku sadar aku bukan siapa siapa untukmu."


"Kamu temanku, Raka," jawab Kirana sambil mendorong troli berisi koper.


Raka mengikuti langkah Kirana, mereka berjalan beriringan menuju mobil yang siap mengantarnya ke bandara.


"Raka bagaimana perusahaan kamu di USA jika kamu pulang." tanya Kirana.


"Aku pulang tidak lama, setelah urusan beres, aku akan segera kembali," kata Arka.


Tanpa Kirana ketahui urusan Arka hanyalah Kirana.


Arka dan Kirana sudah sampai di bandara, tempat mereka pertama kali bertemu.

__ADS_1


"Kirana, aku yakin kamu adalah jodohku," kata Arka berusaha untuk meyakinkan setiap ada kesempatan.


"Jangan mengharapkan cinta dari wanita yang sudah mati rasa, aku bahkan tidak ingin memikirkan urusan cinta dulu Raka, mengertilah." Kirana lalu meninggalkan Raka yang masih sibuk menyelesaikan transaksi. Kirana berjalan sendiri menuju pesawat, Raka pasti akan menyusulnya.


***


Di Indonesia.


Hari sudah malam, Reyhan sengaja pulang dari perusahaan paling terakhir. Bahkan hari sudah larut malam. Reyhan ingin sendiri dan berharap bisa melupakan Kirana.


Karena menurut Niko Kirana sudah menemukan cinta yang baru lagi, dan mengatakan jangan pernah berharap walau seujung kuku.


Reyhan hancur, saat tahu semuanya, justru dia juga mendapatkan berita yang terlalu menyakitinya.


Reyhan masuk ke dalam mobil, dia meneguk air putih dalam botol mineral, berharap sakit kepalanya segera reda karena di dalam tadi dia sempat minum beberapa gelas wine.


Reyhan melihat mobil Clara masih ada di parkiran, Reyhan penasaran kenapa wanita itu masih ada di perusahaan sampai larut malam, Reyhan takut Clara akan berulah lagi.


Reyhan mendekati mobil Clara dan mengintip, di pintu depan yang kebetulan kacanya tidak tertutup rapat.


Reyhan terkejut melihat pergelangan tangan Clara yang berlumur darah. Tubuh wanita itu terkulai lemah.

__ADS_1


"Clara!" Reyhan tak bisa mengabaikan rasa kemanusiaan yang ada pada dirinya. Reyhan segera menghubungi rumah sakit dan meminta ambulan untuk menjemput. Setelah Clara di bawa ambulan, Reyhan mengekor mobil putih itu.


Setelah Clara dari UGD dipindahkan ke ruang Rawat, Reyhan ingin langsung beranjak pulang. Reyhan tidak mau lagi berbicara dengan wanita yang telah menghancurkan rumah tangganya itu.


__ADS_2