Terlambat Menyadari CINTA

Terlambat Menyadari CINTA
Aku pasti bisa memilikimu kembali.


__ADS_3

Niko membawa Arka ke pos keamanan. Lelaki itu mengumpat berulang kali merasakan rahangnya sangat sakit karena ulah Reyhan. Saudara kembarnya adalah musuh terbesarnya di dalam kehidupan ini. Dia berharap dalam kehidupan berikutnya tidak memiliki saudara seperti Reyhan yang selalu membuatnya menjadi nomor dua.


"Sepertinya di kehidupan ini, aku juga harus menyingkirkan dia, dengan begitu mereka pasti akan menghargai keberadaan ku." batin Raka.


Niko yang baru saja kembali, tanpa sadar menggelengkan kepala melihat pertengkaran Kirana dan Reyhan yang tiada akhir, sepertinya mereka akan terus bertahan pada egonya masing-masing sampai akhir hidupnya.


"Menyingkirlah. Aku muak melihatmu Reyhan." Sorot mata tajam tak membuat Reyhan melepaskan Kirana.


Umpatan dan ujaran kebencian seperti apapun sudah tidak mempan untuk Reyhan. Lelaki itu sudah berubah menjadi makhluk tuli ketika bersama Kirana.


Kirana tidak ingin kembali karena merasa pernah tersakiti. Sedangkan Reyhan tak akan pernah menyerah mendapatkan Kirana kembali karena baru sadar, cintanya hanyalah Kirana. Andaikan tidak ada tipu daya dari Clara pasti semua cerita akan berbeda. Mungkin saat ini mereka bahagia dan memiliki anak anak yang lucu.


Kirana mendorong tubuh Reyhan tapi alih-alih dia malah yang terjatuh karena sepatu hak tinggi yang dipakai. Reyhan dengan sigap menahan tubuh Kirana dan mereka sekarang berada di posisi berpelukan.


Reyhan mengambil kesempatan mengambil foto mereka berdua dan segera mengunggahnya ke dunia maya menggunakan akun rahasianya. Dengan sangat cepat foto itu menyebar dan sampai ke karyawan maupun klien, termasuk Raka Andre dan Niko.


***


"Nyonya anda yakin akan rujuk?" komentar Niko membuat Kirana terkejut.

__ADS_1


"Rujuk?" Kirana yang sedang menikmati segelas susu coklat tentu sangat terkejut. Dia nyaris menyemburkan minuman tepat ke wajah Niko" Kau rupanya masih sangat ingin aku dan tuanmu yang gila itu kembali?"


"Tidak Nyonya, tapi lihat ini. kau pasti akan lebih terkejut jika melihat secara langsung ." Niko menyerahkan foto yang ada dilayar ponselnya.


Sebuah foto dirinya dan Reyhan sedang berpelukan, ternyata Viral di media sosial, apalagi si pengunggah menyematkan kata-kata di bawahnya. 'Tak akan pernah ada kata berpisah, cinta sehidup semati.'


Kirana melotot tak percaya, padahal mereka berpelukan tidak sengaja, semua terjadi semata karena terpeleset, tapi sekarang foto itu malah diedit sedemikian rupa hingga seperti seorang kasmaran yang sedang berpelukan.


"Reyhan !!" Kirana berteriak kesal.


Niko malah tertawa, dia yakin sebentar lagi akan ada perang lagi.


"Cieee, Bu Kirana kan yang ada di foto ini, seneng deh dengarnya, akhirnya Bu Kirana kembali lagi pada Tuan Reyhan.


"Ada ada saja, cepat hapus foto itu dari beranda kalian," perintah Kirana dengan raut wajah yang sangat malu.


Kirana sangat kesal, setiap melewati ruang karyawan dia selalu mendapat ucapan selamat, Kirana juga tidak menyangka kalau hubungan nya dengan Reyhan menjadi pusat perhatian.


"Selamat Bu Kirana, saya sangat senang ternyata anda balikan dengan Tuan Reyhan." Kirana kembali mendapat ucapan selamat dari para direktur bagian, termasuk direktur keuangan.

__ADS_1


Kirana semakin kesal, rasanya dia ingin sekali mencabik wajah Reyhan yang sudah membuat berita gosip. Kirana yakin pelakunya adalah Reyhan, karena hanya lelaki itu yang bisa melakukan hal bodoh.


"Dimana Reyhan!!" Kirana menggedor ruang pribadi Reyhan, tak perduli meski satpam sudah melarangnya. Niko juga menahan sejak tadi, tapi Kirana terlalu berhasrat ingin melabrak Reyhan.


"Nona, Tuan sudah pulang sejak satu jam lalu, sepertinya dia kurang enak badan, dia bilang tadi tubuhnya meriang."


"Alasannya saja, setelah menyebarluaskan berita hoax, sekarang beralasan sakit, gerutu Kirana.


Kirana segera turun melewati lift, dengan buru-buru dia mengemudikan mobilnya menuju apartement Reyhan. Ingin sekali Kirana rasanya memaki Reyhan dan meminta segera menghapus foto serta membuat pengakuan kalau semuanya hanya bercanda.


Tiba di apartemen, Kirana segera naik ke lantai sepuluh, dia yakin Apartement tempat Reyhan tinggal masih sama. Kirana mengetuk berulang kali tetapi tak ada yang membuka pintu. Kirana mencoba membuka memakai sandi lama, angka gabungan tahun dan bulan pernikahannya dan ternyata berhasil.


Apartement nampak sepi, Kirana yakin Reyhan tidak berani menampakkan diri karena kesalahannya terlalu besar. Kirana akhirnya memutuskan untuk pergi baru saja satu langkah kembali menuju pintu keluar, Reyhan memanggilnya dengan keadaan rambut basah dan hanya handuk kecil menutupi aset berharganya.


"Buru-buru sekali, Sayang."


Kirana menoleh "Reyhan!! Cepat pakai bajumu."


"Istriku, kamu pura-pura malu, kamu datang kesini pasti sengaja ingin menggodaku, ayolah ngaku saja, kamu juga kan yang sudah membuat foto kita viral," kata Reyhan sambil mendekati Kirana.

__ADS_1


__ADS_2