
Aku duduk sendirian sambil menatap ke arah pantai memikirkan ibu. Saat ibu sakit aku tidak pernah jauh dari ibu seperti ini, seseorang datang dan mengejutkanku.
" Joana, ngapain sendirian disini?? " tanya Jonathan padaku.
" Gakpapa bang." Jawabku singkat.
" Ada masalah?? mikirin apa?? dari tadi aku liat kamu seperti sedang memikirkan sesuatu." Ucap Jonathan kembali.
" Ibuku, sedang sakit." Jawabku sambil tersenyum.
" Sakit apa?? sudah di bawa ke rumah sakit?? " tanya Jonathan kembali.
" Demam bang sudah 3 hari, kata ayah mereka sudah ke rumah sakit." Jawabku.
" Semoga cepat sembuh ya ibumu,," ucap Jonathan.
" Amin, makasih doanya bang." Jawabku.
Kami berdua terdiam beberapa menit.
" Abang kenapa disini?? gak main gabung sama mereka??" tanyaku.
" Masih panas, ntar aku jd dark brown." Jawabnya sambil sedikit tertawa.
" Ada-ada aja deh bang." Ucapku sambil tertawa bersamanya.
" Bang, Alex punya pacar?? " tanyaku secara spontan.
" Belum, dia gak punya pacar katanya cewe gamau sama dia karena aneh." Jawab Jonathan sambil tersenyum.
" Aneh gimana??" tanyaku serius.
Jonathan melihat ke arahku.
__ADS_1
" Kenapa tiba-tiba nanya gitu?? apa ada sesuatu antara kamu dan Alex?? " tanya Jonathan.
" Enggak, aku hanya penasaran apa ada cewe yang mau dengannya." Jawabku sambil menyipitkan mata.
Jonathan tertawa, aku pun ikut tertawa dan melihat ke arah Jonathan. Saat melihat ke arahnya aku terdiam karena melihat wajahnya dari dekat, baru kali ini aku melihat wajahnya dari dekat dan tau apa yang kurasakan ya benar aku semakin menyukainya.
Dia sangat tampan dan elegan membuatku susah untuk waras, karena sadar kami bertatapan aku langsung berdiri dan hendak pergi, tapi ketika aku berdiri aku melihat Alex tidak jauh dari kami sekitar 3-4 meter berdiri dan melihat kami dari jauh.
Aku langsung berpamitan dengan Jonathan untuk menghampiri Alex.
" Bang yuk gabung sama mereka." Ucapku sambil berjalan menuju Alex.
Jonathan berdiri dan mengikuti ku dari belakang.
" Lex, ayo kesana,," ucapku sedikit berteriak.
Alex yang melihatku langsung mengangguk dan berjalan bersamaku.
" Tadi ngobrolin apa berdua sama Jo??" tanya Alex.
" Tidak ada, dia hanya menanyaiku kenapa di sana sendirian." Jawabku.
" Tapi kok kayaknya bahagia banget, kalian menyembunyikan sesuatu kan??" tanya Alex.
Aku tertawa dan melihat Alex.
" Apaan, gadak yang disembunyikan Lex." Jawabku.
" Kau menyukainya kan??" Jawab Alex.
" Tidak ada wanita waras yang tidak suka atau kagum padanya." Jawabku.
" Kau benar juga sih,," balas Alex.
__ADS_1
Aku tersenyum melihat Alex.
Sesampainya di pantai aku langsung berlari menghampiri Irene dan berteriak memanggil namanya.
" Jo, hati-hati." ucap Alex dari kejauhan yang terdengar sayup-sayup olehku.
" Iya." jawabku sambil berteriak.
" Joana jangan berteriak gitu ah di pantai pamali." Ucap Irene ketika aku sudah di dekatnya dan memeluknya.
" Gakpapa sesekali, aku lagi stres alam semesta juga akan maklum.." Ucapku sambil tersenyum.
" Dasar.." Balas Irene.
Tiba-tiba Irene menarik tanganku dan membawaku berlari ke air laut.
" Ren, ren, aku takut ih." Ucapku sambil berusaha menahan tarikan tangannya.
" Seru, gakpapa Jo, percayalah padaku Katamu lagi stres.." Ucap Irene yang tetap bersikeras menarik ku.
" Irene,," teriakku.
Begitu sampai di pinggiran laut dia meloncat-loncat menunggu ombak menyapu kakinya, aku melihat Irene tertawa seperti itu sedikit merasa lega. Akhirnya dia bisa tersenyum di tengah masalahnya dengan kekasih dan teman-temannya.
Aku pun ikut meloncat bersamanya dan berlari sedikit jauh dari pinggir pantai, benar kata Irene seru, amat sangat seru kami menikmati liburan kami kali ini. Aku tidak akan melupakan momen ini dimana dalam satu hari kami bisa bersedih dan tertawa bersama.
Ombak yang cukup tinggi datang menghampiri kami, dan
baju kami berdua basah, sangat basah namun anehnya kami berdua semakin bahagia padahal kami sadar kami tidak membawa baju ganti.
Hari ini akan menjadi hari yang ter-sedih dan ter-bahagia versi kami, semoga hari kalian juga dipenuhi dengan kebahagian.
Kami semua bermain dan sangat menikmati Pantai.
__ADS_1
To be continue.