
Suara pintu terbuka, sayup-sayup suara itu memanggilku. Teman-teman yang lain fokus membaca isi dari handphone Arumi, aku yang sudah sangat kesal hanya diam sambil melihat semua percakapan yang sudah ku screenshot dari hp Anggi.
" Jo, Joana." Jonathan memanggil sambil mengetuk pintu.
Aku melihat ke arahnya, menatap tajam ke arahnya.
" Sudah baca?? apa-apaan itu??" tanyaku ke Jonathan.
" Yuk bahas di luar, kita bicara di ruang tengah aja." Ucap Jonathan dengan wajah gelisah.
Tanpa banyak bicara aku langsung berdiri dan berjalan ke ruang tengah, semua teman-temanku hanya terdiam. Saat aku berjalan keluar kamar dan duduk di ruang tengah kamar kami ada yang menutup, mungkin mereka tidak ingin terlalu mendengar percakapan kami, atau agar aku dan Jonathan lebih leluasa berbicara mengenai masalah ini.
Aku dan Jonathan duduk berhadapan dan saling menatap, entah kenapa saat itu aku menatap wajah Jonathan bukan lagi aku yang menyukainya namun aku diselimuti oleh rasa marahku karena merasa sudah sangat dijelekkan dengan perbuatan yang tidak pernah bahkan tidak ingin aku lakukan.
" Aku minta maaf atas nama Jesica, aku juga gak tau apa-apa soal ini dan tidak pernah berfikiran akan ada masalah seperti ini Jo. Saat ini hubunganku dengan Jesica baik-baik saja, kami berkomunikasi seperti biasanya makanya aku tidak menyangka akan ada masalah seperti ini." Ucap Jonathan.
" Aku tidak menerima permintaan maaf darimu. Suruh pacarmu yang sempurna itu menghadapi aku dan meminta maaf padaku, aku menoleransi jika pacarmu cemburu dan melabrak ku. Tapi aku tidak bisa menoleransi jika aku difitnah seperti ini, sudah lewat beberapa hari setelah kita dari pantai dan aku baru tau siang ini sudah berapa lama orang-orang percaya rumor ini dan mirisnya sudah menyebar ke semua kelompok. Kau abang kelas kami, aku berharap kebijaksanaan mu disini, tolong bersihkan nama baikku dan suruh malam ini pacarmu minta maaf padaku, aku pamit itu aja yang pengen ku bilang, permisi." Ucapku.
__ADS_1
Aku langsung berdiri dan berjalan masuk ke kamar tanpa memberi kesempatan Jonathan membalas ucapan ku, saat itu pertama kalinya aku memanggil Jonathan dengan sebutan "kau", aku sangat marah karena rasa sedih di campur kecewa begitu aku masuk kamar aku langsung mengambil posisi dan tidur di sudut kamar. Teman-temanku yang lain hanya bisa terdiam, dan akhirnya mereka semua memilih keluar dari kamar, dari kamar aku mendengar percakapan mereka semua.
Ku dengar pintu kamar terbuka dan ternyata itu pintu kamar Alex dan Jonathan, Alex keluar dari kamarnya dan duduk di ruang tengah. Saat itu aku mendengar bahwa teman-teman dari kelompok lain untuk permisi pulang dan mengundang kami untuk datang malam ini.
" Kami pamit pulang aja ya, nanti malam datang ya bawa Joana biar dia sedikit terhibur, kalau bisa minggu ini kita selesaikan masalahnya dan berkumpul dengan teman-teman dari desa lain, rumor ini sudah menyebar jd harus cepat diselesaikan agar Joana tidak uring-uringan kayak gitu." Ucap Arumi.
" Iya aku setuju mi, atur aja klo gtu ya mi. Bang Jo atur juga sama pacarmu biar kita semua bicara dan selesaikan masalah ini." Ucap Irene.
" Iya ren, besok kita ngumpul aja semua aku udah bilang di grup utama kok, besok sore jam 17.00 wib kita ngumpul ya, besok pagi ku cari tempat yang pas." Jawab Jonathan.
" Bagus deh." Balas Irene.
Mereka semua pulang dan kini di ruang tengah hanya ada Irene, Ruth, Anggi, Tasya, Alex dan Jonathan. Mereka semua saling diam. Tak lama Alex membuka percakapan.
" Kok bisa ini terjadi, gimana ceritanya sih??" tanya Alex.
" Gatau bang, kami juga tau karena Arumi cerita tadi kalau gak kami gadak yang tau." Ucap Ruth.
__ADS_1
" Bang, kau bermasalah dengan pacarmu?? " tanya Tasya.
" Enggak, kami baik-baik saja seperti biasanya makanya aku kaget saat Joana mengirimkan hal itu padaku, bahkan membahas Joana saja dia tidak." Jawab Jonathan.
" Pacarmu tau kita ke pantai??" tanya Anggi.
" Tau, aku sudah bilang padanya, aku ajak dia katanya dia tidak bisa makanya itu ku anggap tidak masalah." Jawab Jonathan.
" Jadi dari mana ya foto itu di dapat, siapa yang ke pantai selain kita hari itu ya.." Ucap Irene bertanya-tanya.
" Nah itu dia aku bingung, aku belum bahas masalah ini dengan Jesica jadi jangan ada yang bahas ya aku bilang besok kita ngumpul untuk bermain bukan bicara serius supaya tidak ada yang menghindar paham kan." Ucap Jonathan.
" Jo, Kau sama Jesica kapan balikan?? bukannya sudah putus??" tanya Alex .
" Sudah 6 bulan aku balikan dengannya ku pikir dia berubah ternyata sama saja." Ucap Jonathan.
To be continue..
__ADS_1
Kira-kira apa ya maksud dari ucapan Jonathan, gimana kisah selanjutnya..
ikutin terus ya teman-teman update dari aku.