
Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 wib, teman-temanku selama hampir 30 menit diam dan tunduk seperti itu. Aku yang sudah merasa lelah ingin istirahat yang tadinya takut berubah kesal. Aku pun melirik Alex.
"Ini gimana, aku takut." Ucapku kesal campur takut.
"Kalau gitu sayang coba dekati Irene, aku akan sadarkan Jonathan." Ucap Alex.
Aku mengangguk, aku pun mulai mendekati Irene, aku jongkok di sampingnya, agar kalau dia kerasukan aku bisa cepat lari pikirku. Saat aku hendak menyentuh tangannya, Irene melihat ke arahku.
"Oh ternyata benar feeling kami, Joana sudah pacaran dengan bang Alex." Ucap Irene.
Aku yang kaget langsung terduduk. Seketika semuanya melihat ke arahku dan Alex. Dan beberapa detik kemudian mereka tertawa bersama. Aku yang bingung hanya diam menatap mereka semua.
"Apa-apaan sih Ren." Ucapku.
Anggi yang tertawa, mencoba menjelaskan.
"Sorry ya Jo, tadi kita cuma bercanda. Ya Allah, wajahmu Jo udah pucat." Jawab Anggi.
"Ihh apaan sih gak jelas banget." Ucapku.
Alex melihat Jonathan.
"Apaan maksudnya ini??" tanya Alex dengan nada sedikit kesal pada Jonathan.
"Sorry ya bro, aku cuma ikut perintah bocah-bocah. Kalau aku gk ikut perintah mereka, aku cuma sendirian cari aman aku bro." Jawab Jonathan.
Aku langsung memukul lengan Irene.
"Aneh banget sih Ren bercandanya." Ucapku.
__ADS_1
Semua tertawa dengan puas, karena berhasil ngerjain aku dan Alex.
"Jelasin, ngapain kalian kayak gitu. Ihh nyebelin banget sih." Ucapku sambil mengecek detak jantungku.
Aku langsung melihat ke arah Ruth.
"Ruth, jelasin." Ucapku dengan kesal.
"Biar Tasya aja yang jelasin ya, ini ide dia soalnya " Jawab Ruth.
Aku langsung melihat ke arah Tasya dengan wajah kesal.
"Iya, iya aku jelasin. Jadi gini dari kalian pulang tadi, aku sudah melihatmu dan bang Alex jalan ke rumah sambil senyum-senyum berdua. Aku aneh sejak kapan kalian akrab sampai segitunya, trus tadi sewaktu bang Alex ajak kau nemani dia beli makanan, bang Alex manggil kamu sambil elus belakang kepalamu. Di situ aku udah ngerti kalau kalian punya hubungan, dan aku bilang ke mereka semua saat kalian udah pergi, mereka gk ada yang percaya. Kata mereka gak mungkin kalian punya hubungan. Jadi aku bilang ke mereka ayo kita coba diamin mereka, gimana reaksi mereka gitu. Ternyata reaksi kalian di luar ekspektasiku, ku pikir akan saling tatap aja. Eh malah sayang-sayangan, dan aku berhasil membuktikannya kalau kalian pacaran. Jadi percuma deh kalian ngeles." Ucap Tasya dan tersenyum.
"Kan bisa tinggal tanya Sya, mesti banget gitu caranya." Ucapku.
"Yakin gak ngeles kalau aku tanya??" Tasya malah bertanya balik padaku.
"Tuh kan pasti ngeles." Ucapnya lagi.
"Iya deh iya.." Jawabku.
"Syukur deh adek Tasya peka, jadi aku gk ribet pake acara ngejelasin." Ucap Alex dan tersenyum ke arah Tasya.
"Cepat juga ya bro, ku pikir kau bakal di tolak." Ucap Jonathan dan tertawa.
Alex langsung mengalungkan lengannya ke leher Jonathan.
"Pesonaku susah untuk di tolak, iyakan sayang." Ucap Alex dan melihat ke arahku.
__ADS_1
"Idih." Ucap Tasya.
Semua tertawa.
"Oia wee, ibu kos ngapain di dapur tadi, tumben pulang ke rumah??" tanyaku.
"Ibu kos??" ucap Ruth heran.
"Iya, ibu kos tadi dari aku sampai, sampai kita selesai makan lagi di dapur mondar mandir." Ucapku.
"Ah salah liat kali Jo, gak ada tuh ibu kos ke rumah." Jawab Ruth.
"Ada loh Ruth, tuh masih mondar mandir gak dengar suara kakinya apa??" ucapku meyakinkan teman-temanku.
"Gausah bercanda deh Jo." Ucap Anggi.
"Aku serius, ayo deh kita liat keluar kalau gk percaya." Ucapku sambil berdiri ingin berjalan ke pintu dan memastikan.
Alex langsung menarik tanganku.
"Perasaan kamu aja, kita tidur aja ya, gausah lagi ke luar." Ucap Alex.
Sebenarnya sesudah ini kami ingin membersihkan ruang tengah, karena aku mengucapkan hal itu kami semua mengurungkan niat malam itu. Kami sepakat besok akan membereskan ruang tengah.
"Yaudah yuk kita tidur aja." Ucap Irene.
Akhirnya malam itu kami pun memilih tidur. Begitu merebahkan badan, aku langsung terlelap karena kelelahan.
To be continue.
__ADS_1
Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca cerita saya. Dukung cerita saya dengan memberikan like, komen, hadiah serta tambahkan ke favorit teman-teman. Jika menurut teman-teman cerita ini menarik, jangan lupa share ke teman-teman yang lainnya ya ❤️❤️❤️.
Terimakasih.