
Karena tidak ada kegiatan kami pun bangun dengan santai, kami semua bangun jam 10 pagi. Hari ini aku berencana mencuci pakaianku yang sudah sangat menumpuk, yang bahkan sudah ku pakai berulang kali tanpa di cuci. Karena kami semua rencana ingin mencuci, kami akan mencuci ke laundry bersama-sama.
Seperti biasanya kegiatan di hari sabtu bebersih rumah, hari ini aku dan Alex kebagian membersihkan belakang rumah. Kami ngerumput sebelum menyapu halaman, saat asik mencabut rumput di situ pula aku dan Alex bergosip.
"Hari ini jadi pacar bang Nathan datang??" tanyaku.
Alex melihat ke arahku, aku yakin dia kesal saat aku manggil Jonathan abang sementara dia tidak ku panggil abang.
"Jadi, tapi malam jam 8." Jawab Alex.
Ku pikir dia akan mempermasalahkan itu, ternyata tidak dia hanya melirikku pasrah jika tidak ku panggil abang.
"oo begitu, minuman kita?? belum ada loh kita siapkan." Ucapku.
"Nanti aja di beli di jalan pulang nyuci." Jawab Alex.
Kami pun kembali fokus mencabut rumput agar selesai tepat jam 12 karna kami janjian pergi mencuci jam 12 siang.
"Woii cepat jangan asik berduaan aja, kita mau nyuci." Ucap Jonathan.
"Berisik." Jawab Alex.
Teman-teman yang lain tertawa. Tidak sampai jam 12 aku dan Alex menyelesaikan halaman belakang, ya karena juga halamannya dikit gak terlalu luas.
Teman-teman yang lain sudah pada bersantai minum air mineral di ruang tengah. Aku dan Alex pun ikut duduk dan minuman segelas air.
Tak lama setelahnya dua becak datang.
"Udah kalian pesan??" tanyaku.
__ADS_1
"Udah dong, paskan waktunya." Ucap Anggi.
"Hmm baiklah.." Jawabku.
Kami pun pergi bersama-sama ke laundry koin yang lumayan jauh dari rumah. Akibat kemalasan kami, kami menempuh waktu 25 menit hanya untuk mencuci pakaian.
Sampailah kami di laundry, kami pun mencuci pakaian kami masing-masing. Laundry di kota ini sudah modern seperti kota lainnya. Mereka menyediakan layanan cuci mandiri dengan menggunakan koin, jadi pakaian kami bisa selesai dalam waktu 2 jam.
Sambil menunggu pakaian kami, kami memutuskan untuk pergi makan, karena memang kami belum makan apapun sejak bangun tidur, bahkan kami semua belum mandi pagi.
Pakaian yang kami tinggalkan, akan di ambil alih oleh pegawai disana, sehingga setelah selesai di cuci langsung di setrika oleh mereka. Kami kembali pakaian kami sudah bersih semua.
Karena pakaian kami akan selesai dalam waktu 2 jam, kami sudah meminta izin ke pemilik rumah makan, kami akan berada disana sampai 2 jam. Syukurnya pemilik rumah makan memberi izin kami disana dalam waktu yang lama, karena sudah diizinkan kami pun memesan banyak makanan dan minuman secara bertahap.
"Oh iya bang, gimana ntar malam??" tanya Tasya.
"Jam 8 mereka datang katanya." Jawab Jonathan.
"Entar aja singgah ke indomaret, pulangnya." Jawab Jonathan.
"Tuh di samping rumah makan ada indomaret bang, sekarang aja kesana ntar tinggal balik." Usul Anggi.
"Beneran ada?? kok aku gak liat ya." Ucap Jonathan.
"Ada, liat deh bang." Jawab Anggi.
"Yaudah kalau gitu aku belanja dulu, yok Lex." Ucap Jonathan.
"Mau ditemani??" jawab Alex.
__ADS_1
"Iyalah masa aku sendiri, gimana bawa belanjaannya." Ucap Jonathan.
"Oh iya ya.." Jawab Alex sambil tersenyum.
Alex dan Jonathan pun pergi membeli minuman serta sedikit cemilan untuk malam ini.
Alex dan Jonathan kembali setelah hampir 1 jam di Indomaret.
"Lama bener bang." Ucap Irene.
"Eh banyak banget belanjaannya.." Ucap Ruth kaget.
"Satu indomaret kalian borong??" tanya Tasya.
"Mana pula banyak segini, kita lebih banyak dari ini." Ucap Jonathan.
"Apaan gitu gak banyak, 8 kantong plastik gede." Ucapku.
"Emang banyak ya, abisnya gatau mau beli apa, semua aja di ambil satu-satu." Jawab Alex.
"Wah salah nih kita nyuruh mereka belanja." Ucap Anggi sambil tertawa.
Alhasil kami jadi tertawa bersama. Belum sampai 2 jam pihak laundry menelepon kami, mereka bilang bahwa baju-baju kami sudah selesai. Kami pun berjalan menuju tempat laundry dan setelahnya pulang ke rumah.
Barang belanjaan kami banyak sekali, di tambah dengan plastik baju-baju kami, kami jadi memesan satu grab car untuk membawa semua barang-barang kami. Namun yang naik grab car hanya Alex. Kami pulang dengan becak yang mengantar kami pergi Yaitu bapak Dessy.
"Semoga malam ini tidak terjadi drama indosiar di malam barbeque." Gumamku dalam hati.
To be continue.
__ADS_1
Terimakasih untuk semua pembaca setiaku, dukungan like, komen, share vote dan hadiah kalian adalah semangatku ❤️❤️.