Teror 45 Hari Di PKL

Teror 45 Hari Di PKL
Episode 31


__ADS_3

Jesica dan Jonathan pun berdebat, sampai pada akhirnya Alex mendampingi Jonathan.


"Kok kalian jadi debat sih, kamu lagi Jesica bisa gk biarkan Jonathan jelaskan dulu, lagian semua disini udah tau masalahnya kan. Jadi kenapa kamu ngotot gitu, bukan seharusnya kamu lega ya pacarmu mau menjelaskan kesalahpahaman ini supaya kamu gak salah paham lagi. Atau kamu yang ngarang cerita ya supaya semuanya jadi masalah, maaf ya Jo aku bilang gini ke pacarmu, kalian dari tadi debat asik sendiri tau gak." Ucap Alex.


Seketika semua hening, seperti yang ku bilang Alex senior yang amat di takuti di fakultas ku, karena perawakannya dan ucapannya yang sering kali benar namun mengintimidasi jika orang-orang itu bersalah padanya.


Ketiga senior kami lainnya pun ikut bergabung di depan mendampingi Jonathan. Mereka adalah Alfi, Aldi, Josua. Alfi dan Aldi mereka berdua kembar.


" Kalian semua coba tolong tenang ya, biar Jonathan jelaskan dulu kejadian sebenarnya supaya ini selesai. Lagian kalian ini makin gadak sopan santun nya sama senior kalian, kami dulu tidak bisa seperti kalian jika berbicara dengan senior kami. Jadi kalau gak mau kami buat peraturan seperti dulu jangan buat kami merasa tidak di hargai paham ya." Ucap Josua senior kedua yang paling disegani karena dia banyak membawa nama baik fakultas, di kenal sebagai orang yang jenius di fakultas kami.


Semuanya diam dan hanya mengangguk. Semua senior kembali duduk kecuali Jonathan.


Jonathan mulai menjelaskan kejadian sebenarnya.


"Sebelumnya aku minta maaf karena udah buat masalah di PKL kita, apalagi ini sebenarnya masalah internal ku. Sebelum aku cerita aku mau tanya siapa yang ambil foto itu??" tanya Jonathan.


Semua diam tidak ada yang menjawab.


" Gadak?? gak ada nih yang mau jawab??" tanya Jonathan kembali.

__ADS_1


Semua masih diam.


Ternyata para senior sudah saling bekerja sama dan tau hal ini akan terjadi, tiba-tiba Alex berkata dengan lantang, suaranya amat keras membuat kami seketika menjadi takut karena belum pernah melihatnya menahan marah seperti itu.


" Semua hp letakkan di meja sekarang, jika ada yang pegang hp ku liat suka gak suka, mau gak mau, dia pelakunya. Jadi jangan banyak tingkah letakkan semua hp di meja semua hp, jangan sampe aku yang periksa masih ada, ku pastikan kalian dapat hukuman dariku." Ucap Alex.


Karena kaget dan takut semua langsung meletakkan hp di meja. Alex, Josua, Alfi dan Aldi memeriksa satu-satu isi hp kami untuk melihat siapa sebenarnya yang mempunyai file aslinya. Beberapa menit berlalu ternyata Rina teman dekat Jesica yang memiliki file aslinya. Dia hanya menunduk.


Alex yang menemukan itu langsung duduk di depan Rina dan bertanya.


" Kenapa kamu crop fotonya untuk dikirim ke Jesica dan lainnya??" tanya Alex.


Karena Jesica duduk di samping Rina tanpa bertanya dengan Rina, Alex langsung menatap Jesica.


" Oh bukan kamu, jadi Jes gimana?? kenapa melakukan hal itu??" tanya Alex.


" Apaan sih Lex gak jelas banget." Ucap Jesica dengan santai.


" Jawab aja pertanyaan ku jangan buat aku marah, aku tau kita bertiga berteman tapi dalam masalah ini aku seniormu jadi jangan mengalihkan topik seperti itu." Ucap Alex.

__ADS_1


"Jadi kau menuduhku??" tanya Jesica balik.


"Aku mengenalmu sudah lebih 10 tahun, bahkan aku lebih mengenalmu dari pada Jonathan. Dari awal aku juga sudah menduga hal ini, jadi jawab dengan jujur." Ucap Alex tegas.


Aku yang mendengar hal itu langsung melihat Alex, dalam hatiku berkata (apa mereka cinta segitiga ya, kalau benar iya huh aku sungguh kasihan baru aja aku mulai menyukai Alex. Kenapa semua dimiliki Jesica huh aku benci Jesica) dan kembali menunduk dan menghentakkan kakiku karena aku kesal.


Jesica hanya diam tidak menyangkal atau pun membela dirinya.


"Udah jelas kan Jonathan, sekarang ceritakan saja kejadiannya." Ucap Alex.


Jonathan pun menjelaskan bahwa aku dan dia tidak sedang berdua aja, kami disana satu kelompok sedang mengerjakan laporan bersama namun saat itu teman-teman yang lain sudah pada bermain di pantai dan saat itu tidak jauh dari kami juga ada Alex disana. Dan yang paling penting aku dan Jonathan tidak punya hubungan apapun itu sangat ditegaskan oleh Jonathan. Setelah selesai Jonathan menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Foto aslinya masuk ke semua handphone kami, ya benar dikirim oleh Alex ke semua grup fakultas.


" Lihat, itu foto aslinya ada aku tidak jauh dari mereka. Sudah jelas kan masalah ini udah clear ya." Ucap Alex.


" Sekarang kalian minta maaf ke Joana sudah menuduh dan memfitnah dia." Alex menambahi.


Semua berdatangan padaku dan minta maaf, akhirnya masalah ini selesai. Namun tidak dengan Jesica dan Jonathan, mereka saling diam tidak bicara sedikit pun sampai kami semua pulang ke rumah kos masing-masing. Melihat hal itu aku jadi sedikit gk enak dengan Jonathan karena harus bertengkar dengan pacarnya, tapi kalau di pikir-pikir itu juga bukan salahku siapa suruh dia menjelekkan ku.


Aku sangat senang dan tenang masalahnya sudah selesai, tidak terlalu banyak drama dan aku langsung tidur nyenyak malam itu.

__ADS_1


To be continue.


__ADS_2