Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 13


__ADS_3

"benarkah,maka beruntunglah tu cewe jika seorang Gian Aksa Abi Manyu jatuh cinta pada nya"ucap Gian mengejek


"baiklah gue harap lo jatuh cinta dengan cewe itu,agar lo tidak teringat dengan gadis kecil Lo itu!"ucap Azam menyumpahi Gian


"jika itu terjadi maka gue akan memberi lo resort yang ada di Lombok dengan sukarela"ucap Gian


"baiklah sepakat"ucap Azam,"kalau begitu gue tunggu Lo dengan yang lain di acara tuan Wijaya besok"ucap nya lagi "Assalamu'alaikum"pamit Azam


"ok,gua usahain yang lain juga ikut"ucap Gian,"wa'alaikumsalam"jawab nya lagi


setelah telfon terputus,Gian pun melangsung melanjutkan pekerjaan nya.di sisi lain kini Anin,Robert dan mama Fida kembali pulang kekediaman albino


"ma,Anin mandi dulu ya?"pamit Anin


"ya sayang,jangan lupa habis itu langsung turun makan malam ya?"perintah mama Fida


"ok ma"ucap Anin berlalu pergi ke kamar.


"ma aku juga mau mandi dulu"pamit Robert juga


"ya sudah sana,jangan lama-lama ya"ucap mama Fida


"iya ma"ucap Robert menyusul Anin


kini mereka jalan bersama menuju kamar yang bersebelahan


"kak,setelah makan nanti ada yang mau aku sampaikan ke Kaka"ucap Anin


"soal apa dex?"tanya Robert


"itu..anu,"ucap Anin terdiam sejenak,"itu kak soal cabang perusahaan papa yang baru di sini dan di Lombok.


"apa..!!! jadi papa mu masih punya perusahaan di sini dan di Lombok?tanya Robert


"iya kak,itu semua atas nama aku,nanti setelah makan malam akan aku kasih tau Kaka surat-surat nya"ucap Anin


"baik lah kalau gitu,sudah masuk sana!!"ucap Robert mendorong Anin masuk ke kamar.


"dah..Kaka"ucap Anin melambaikan tangan nya seraya di dorong oleh Robert.


"dasar bocah"ucap Robert menggelengkan kepala nya.


cicit Robert yang masih di dengar oleh Anin dari dalam "yeeeee..aku ini udah gadis dewasa Lo kak!!"teriak Anin dari dalam kamar


tapi Robert tak menghiraukan nya,dia pun bergegas masuk ke dalam kamar nya dan masuk kamar mandi,setelah rutinitas mandi selesai dia pun menghubungi orang-orang nya yang ada di di kota A,dimana perusahaan Handoko di kelola.


"bagaimana keadaan di sana?"tanya Robert.


"seperti nya,tuan Abraham yang ada di balik kecelakaan yang terjadi dengan keluarga Handoko,yang mengakibat kan nyonya Felisa meninggal di tempat kejadian tuan"ucap Marko

__ADS_1


baik kita akan jalan kan rencana kita pelan-pelan untuk merebut kembali milik keluarga Handoko terutama buat ahli waris yaitu keponakan ku Anindita Putri Handoko"ucap Robert serius


"baik tuan,segera laksanakan"ucap marko mantap tanpa ragu,dan setelah menelfon orang kepercayaan nya, terdengar ketukan pintu di pun berjalan mendekat dan membuka nya


'ceklek'


"halo,Kaka ku yang tampan,kenapa lama sekali,tangan ku sampai merah mengetuk pintu?"tanya Anin mengerucut


"iya.. maaf,tadi Kaka masih telfonan jadi gak denger"ucap robert menarik hidung mancung Anin


"aish..Kaka sakit tau"ucap Anin mengelus hidung nya yang memerah


"sini-sini Kaka lihat,ah..gak apa-apa ini mah"ucap Robert mencubit hidung Anin kembali,dia pun lari sambil tergelak,merasa senang menggoda sang adik


"Kaka...!!"teriak Anin yang mengejar Robert hingga meja makan,mereka masih berputar mengelilingi mama Fida.


"hei...hei,ada apa ini,kenqpa kalian kaya anak kecil?"tanya mama Fida yang melihat tingkah anak- dan keponakan nya seperti anak kecil


"ini ma,Kaka mencubit hidungku dua kali sampai sakit"ucap Anin merajuk


"Robert!!"ucap mama menatap mengintimidasi, seakan-akan menerkamnya


"iya..iya,Kaka minta maaf,okey?"ucap Robert memegang telinga nya


"he'em"gumam Anin mengangguk kan kepala nya,tapi masih dalam mode manyun


"oh ayolah sayang Kaka minta maaf,janji besok Kaka ajak kamu jalan-jalan ke butik nyari gaun buat acara di Lombok gimana?"ucap Robert merayu sang adik


"he-em,aku mau nyariin jodoh buat Anin"ucap Robert menggoda sang adik lagi


"ma..!!"ucap Anin merajuk pada sang mama


"tidak..tidak Kaka hanya bercanda,tapi lusa harus ikut dengan Kaka ke lombok gimana?"tanya Robert serius


"Robert jelasin ke mama?"ucap mama Fida meminta penjelasan


"begini ma,kolega Robert yang di kota A,akan mengadakan pesta pernikahan di Lombok lusa,jadi Robert berencana bawa Anin sebagai pasangan Robert"ucap Robert


"ya kalau mama sih gak bisa larang kalau Anin nya mau"ucap mama Fida


"gimana dex,mau gak?"tanya Robert dengan Mimi wajah memohon


mengerti dengan tatapan sang Kaka,akhir nya Anin pun mengiyakan "iya aku ikut sama Kaka,tapi di sana jangan di cuekin ya?"ucap Anin


"tenang saja di sana banyak teman-teman Kaka yang bawa pasangan"ucap Robert


"baik lah kalau begitu!ucap Anin


setelah beberapa menit,makan malam pun selesai dengan Hidmat,kini Anin dan Robert berjalan ke ruang kerja,karna Anin akan berdiskusi tentang perusahaan yang ada di kota T dan Lombok.

__ADS_1


"ma aku dan Kaka mau ada urusan sebentar di ruang kerja,mama istirahat saja duluan"ucap Anin


"baik lah,Robert jangan istarah terlalu malam,kasian Anin baru sembuh"mama Fida mengingatkan


"siap ma"ucap Robert yang berjalan bersama Anin menuju ruang kerja yang berada di sebelah kamar Robert,


"kaka duluan,aku ambil berkas nya dulu"ucap Anin masuk ke kamar nya


"kok aku curiga,kalau Anin itu gak lupa ingatan ya"batin Robert,


ketika Anin keluar kamar,Anin terkejut karna sang Kaka masih berada di depan kamar nya


"loh..Kaka masih di sini"ucap Anin terkejut


"eh..ini Kaka mau ambil minum dulu,"ucap Robert asal ngomong


"ya sudah aku yang ambilin minum,dan ini berkas nya"ucap Anin memberikan berkas-berkas yang dia ceritakan sebelum makan malam tadi


"baik lah kalau begitu,Kaka periksa dulu,nanti baru Kaka jelas kan"ucap Robert berlalu ke ruang kerja


"ah..kok aku ngerasa aneh dengan sikap kak Robert,apa dia menyembunyikan sesuatu,atau jangan-jangan ups"ucap Anin membekap mulut nya


"aduh bisa mampus aku kalau sampai Kaka tau kalau aku tidak lupa ingatan"batin Anin merutuki kebodohan nya "bagaimana ini,bodoh..bodoh..bodoh"ucap nya lagi memukuli kepala nya


"nak kamu kenapa?apa kamu pusing kok mukulin kepala kamu sendiri"tanya mama Fida yang tiba-tiba di datang ke dapur


"eh mama,anu..itu enn itu"ucap Anin di potong


"iya..itu,ana..anu apa?ngomong yang jelas dong?tanya mama Fida


"itu ma aku lupa Kaka tadi minta minum apa sampai lupa?"ucap Anin ngeles "maka nya aku merutuki diri sendiri hehehe"ucap nya lagi cengengesan.


"oh gitu,kamu buat kan saja dia kopi hitam jangan terlalu manis ya"ucap mama Fida


"ok ma,terus mama mau ngapain ke dapur?tanya Anin


""ini mama tadi nitip bi Sayem,suruh beliin cake,kalau kamu mau ambil saja ya di dalam lemari es"ucap mama Fida.


"siap ma,kalau begitu Anin Anyer kopi Kaka dulu ya ma?"ucap Anin berlalu pergi


'cekle'


suara pintu di dorong dari luar


hai...hai..maaf ya lama tidak up,karna aithor baru pulang dari rumah mertua yang sedang sakit


tapi tetep jangan lupa like komen dan vote ya


i love you all

__ADS_1


by: Agus Indrawati.


__ADS_2