Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 59


__ADS_3

"Sa...sakit,lepaskan!"ucap Anin kesakitan.


"Tidak akan!"ucap Aksa lantang tapi dia mengendurkan tangan nya.


"Kau membuat tangan ku kesakitan"ucap Anin menahan sakit.


"Ah..maaf,aku tidak bermaksud,Anin aku mohon maaf,bukan maksud ku membuatmu kesakitan,tapi percayalah Anin,aku sungguh mencintaimu"ucap Aksa terkesan melembut.


"Apa ini yang kamu bilang mencintaiku,membentak,membuat ku kesakitan,hah...aku tak habis pikir tuan Aksa yang terhormat,lebih baik kau lepaskan aku dan kejarlah wanitamu"ucap Anin sedih dan menunduk.


"Itu tidak akan pernah terjadi Anin,aku tidak ada hubungan apa-apa dengan nya,aku sudah ucapkan berapa kali,kalau aku sudah tidak memiliki hubungan apa-apa dengan nya!!"ucap Aksa sedikit meninggi. "Suatu saat nanti kau akan tau apa yang sebenarnya terjadi,kenapa aku bersikap baik pada nya,tapi aku mohon Nin,percaya padaku?"ucap Aksa lagi dengan lembut.


"Entahlah...aku sudah lelah kak,aku ingin istirahat,aku harap ini hanya mimpi,dan setelah terbangun nanti aku akan melupakan nya"ucap Anin kembali ke ranjang dan merebahkan tubuhnya dan menutup mata yang masih mengalirkan air mata nya.


Aksa menyusul dan memeluk Anin dari belakang.


"Maafkan aku sayang,aku sungguh menyesal,maafkan aku"ucap Aksa berulang kali meminta maaf dan menciumi tengkuk Anin,membuat sang empu merinding.

__ADS_1


Anin ingin memberontak,hati dan pikiran tak pernah sejalan.


"Apa-apaan ini Anin,kenapa kamu tidak menolak nya,kenapa tubuhmu malah merespon nya"ucap Anin merutuki dirinya dalam hati.


Melihat tak ada penolakan Aksa pun melancarkan aksi nya.dia membalikan badan Anin membuat pandangan mata nya bertemu dengan jarak beberapa senti saja.


"Kak..akhmmm"ucap Anin terpotong dengan di bungkam bibir Aksa,yang tadi nya melembut membuat nya semakin menuntut.


"Maafkan aku...kita mulai semua dari awal,aku mencintaimu Anin"ucap Aksa melanjutkan ciuman nya yang semakin panas.


Anin merasakan gelenjar yang di rasa nya seakan membakar gairah nya,Aksa melanjutkan aksi nya turun ke leher meninggalkan jejak kepemilikan di sana hingga tak terhitung.


"kak...ahh...ak...ku"ucap Anin sudah tak sanggup menahan nya,******* Anin membuat Aksa tak terkendali,kini ia memainkan inti dari Anin.


Aksa melepaskan pakaian yang membalut tubuh nya yang kini sudah sama-sama polos tanpa sensor.


"Sayang kamu sudah basah"ucap Aksa.

__ADS_1


Anin hanya menikmati nya,hingga dia hampir ke puncaknya,karna Aksa masih memainkan di inti tubuh Anin.


"Kak,aku mau pipis"ucap Anin tersengal.


"Keluarkan lah sayang"ucap Aksa di iringi erangan dari Anin.


"Sayang bolehkan?"tanya Aksa.


Anin hanya menganggukkan kepalan dengan malu-malu,membuat Aksa menyeringai,semua pertengkaran yang terjadi tadi,kini hilang di telan dengan ******* kedua insan yang sedang memadu kasih,******* demi ******* saling bersautan,hingga beberapa saat mereka berdua mengerang hebat di puncak permainan nya.


Anin terlihat kelelahan,selesai permainan itu,Aksa pun mencium kening istri nya dan memeluk Anin dengan penuh kasih sayang.


"Terima kasih sayang,jangan ragukan aku,aku berjanji akan membahagiakan mu"ucap Aksa mencium kening istri nya yang sudah terlelap.


...****************...


"Sial....!!,brengsek kau ******,aku akan membuat mu menyesal,karna kau mengambil nya,dia hanya milikku,tidak ada seorang pun yang bisa memilikinya selain aku"ucap perempuan itu menggila di kamar nya.

__ADS_1


"Kau lakukan,apa yang sudah aku tugaskan,jangan sampai gagal,jika gagal maka kalian semua akan aku bunuh!"ucap Lauren,ya perempuan yang sudah terobsesi dengan Aksa.


__ADS_2