
"Mas mau berapa hari di sana?"tanya Anin.
"Mau nya berapa hari?"tanya Aksa balik.
"Kok malah balik nanya?"ucap Anin.
"Sebenar nya mas pingin nemenin kamu di sana saja sayang"ucap Aksa.
"Jangan ngacok deh mas,kita sudah sepakat ya,untuk LDR karna aku nggak mau pekerjaan mu terbengkalai"ucap Anin tegas.
"Iya sayang,mas hanya bercanda"ucap Aksa mengusak rambut Anin gemas.
Beberapa waktu berlalu mereka sudah sampai di kota T,dan di sana sudah di sambut oleh sang Kaka.
"Kak Robert"panggil Anin melambaikan tangan nya,setelah menemukan sang Kaka.
Robert berjalan mendekat hendak memeluk sang adik,tapi naas nya,di hadang Aksa yang malah di peluk nya.
"Aksa..!!"pekik Robert kesal.
"Apa kabar Kaka ipar"ucap Aksa tak menghiraukan pekikan kesal Robert.
"Dasar bucin dan cemburuan"umpat Robert.
"Kaka apa kabar"ucap Anin memeluk Kaka nya duluan,tanpa menghiraukan kekesalan Aksa.
"Sayang...!"panggil Aksa kesal.
__ADS_1
"Bagaimana juga dia ini gadis kecil ku Sa"ucap Robert mengejek.
Setelah melepas rindu dengan sang Kaka,mereka memutuskan untuk pulang kerumah Albino,karna Anin tidak mau tinggal di mansion Abi Manyu yang ada di kota T,karna takut Anin kesepian.
"Kamu mau tinggal di mana Nin?"tanya Robert.
"Apa aku boleh tinggal sama Kaka dan mama?"tanya Anin.
"Tentu boleh sayang, itu juga rumah kamu,kapanpun kamu mau tinggal di sana,selalu terbuka lebar buat kalian"ucap Robert mengelus kepala adik nya.
"Kenapa tidak mau tinggal di mansion kita saja sayang?"tanya Aksa.
"Aku takut kesepian mas,apalagi sekarang ada si kembar"ucap Anin.
"Kembar?,maksudnya?"tanya Robert mengernyit meminta penjelasan.
"Anin, Aksa,apa maksudnya dengan si kembar?"tanya Robert lagi penasaran.
"Benarkah?"tanya Robert terkejut. "Aku kira hanya satu,aku sudah tau kalau kamu hamil,tapi tidak tau kalau dua"ucap Anin kembali memeluk dan mencium pucuk kepala Anin dengan hari.
"Ehem.."dehem Aksa.
"Astaghfirullah Sa,ini adik ku loh"ucap Robert.
"Iya dia memang adikmu,tapi sekarang dia istriku,jadi jangan asal meluk dan cium"ucap Aksa.
"Sudah-sudah ayo jalan sudah mau sore"ucap Anin menengahi.
__ADS_1
"Kapan kamu kembali Sa?"tanya Robert.
"Belum juga nyampe rumah,kamu nggak suka aku nginap di rumahmu?"tanya Aksa ketus.
"Astaghfirullah Aksa,kamu ini suudzhon Mulu sama aku"ucap Robert.
"Mungkin dua atau tiga hari kedepan Bert,aku titip istriku ya"ucap Aksa sudah mode serius.
"Tenang saja,tanpa kamu minta sudah pasti akan aku jaga"ucap Robert.
"Mas,kamu nggak usah khawatir,di sini banyak yang menjaga ku,malah aku yang khawatir kalau kamu yang jauh dari aku"ucap Anin mengerucut.
"Hehehe,,,tenang saja sayang,sekarang aku sudah punya tiga pawang yang bakalan mengingatkan aku"ucap Aksa memeluk Anin dengan sayang.
"Ingat,ini masih di mobil,apa kalian nggak liat ada aku"ucap Robert.
"Makanya buruan kak,nyari istri"ucap Anin meledek sang Kaka.
"Tunggu satu Minggu lagi,Kaka akan kenalkan istri Kaka sama kamu,dan itu pasti akan membuatmu terkejut"ucap Robert.
"Jangan bilang Kaka menghamili anak gadis orang?"tanya Anin penuh selidik.
"Jangan ngawur kamu Nin,kamu kira suami mu yang bicin itu,meniduri anak gadis orang"ucap Robert.
"Ye...kenapa bawa-bawa aku segala,itu juga karna nggak sengaja Bert"ucap Aksa.
"Tetep saja,itu nama nya merkosa anak gadis orang,hahahaa"ucap Robert di akhiri dengan gelakan tawanya nya.
__ADS_1
"Sudah-sudah,itu sudah sampai,kalau Kaka nggak ngasi tau,biar Anin ?cari tau dari mama"ucap Anin membuka pintu dan berjalan cepat meninggalkan kedua laki-laki itu.
"Anin jangan cepat-cepat jalan nya,kamu sedang hamil"teriak Aksa mengejar Anin.