Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 80


__ADS_3

Es Doger


"Hentikan,ini ada apa tuan?,kenapa anda memukul keponakan saya"ucap pedang es Doger itu.,


"Anda ingin tau apa yang ponakan anda lakukan pak,tanyakan saja pada nya"ucap Aksa yang sudah di ubun-ubun.


"Apa yang sudah kau lakukan Jepri,kamu jangan membuat ulah di sini"tegur penjual es Doger pada keponakan nya.


Jepri merasa salah hanya menunduk tanpa mengucapkan satu kata pun.


"Cepat minta maaf"pinta penjual es Doger.


"Ma...maafkan saya tuan,nona"ucap Jepri lirih.


"Tidak apa-apa,tapi lain kali jangan lakukan itu pada siapapun"ucap Aksa tegas.


"Maafkan keponakan saya tuan,ini pertama kali nya dia berulah"ucap penjual Doger.


"Tidak apa-apa pak,Apakah dia tidak sekolah pak?"tanya Aksa.


"Kami tak punya biaya untuk menyekolahkan nya tuan"ucap pak Tejo sedih.


'Memang nya kemana orang tua nya?"tanya Aksa.


"dia yatim piatu,sedang kan saya hanya seorang penjual es Doger,buat kebutuhan sehari-hari saja,terkadang kurang,apalagi untuk membiayai sekolah"ucap pak Tejo merangkul keponakan nya.


"Sejak kapan ia dia berhenti sekolah pak?"tanya Aksa.

__ADS_1


"Setelah lulus SMP dia sudah tidak melanjutkan sekolah lagi"ucap pak Tejo.


"Apakah kamu masih mau melanjutkan sekolah nak?"tanya Aksa lembut.


"Ta...tapi tuan,kami tidak memiliki uang untuk biaya sekolah"ucap Jepri gugup.


"Kalau begitu,ini no telfon asisten saya,saya akan membiayai semua kebutuhan sekolah sampai kamu kuliah"ucap Aksa.


"Apakah tuan serius"tanya Jepri.


"Ya,saya serius,dengan syarat,kamu harus benar-benar belajar yang giat"ucap Aksa.


"Baik tuan,saya janji akan belajar dengan giat,saya akan mendapatkan nilai terbaik'janji jepri.


"Ya,hubungi asisten ku,dan katakan pada nya,bahwa kamu akan masuk sekolahan yang di bawah naungan Mahendra group atas rekomendasi dari saya"ucap Aksa.


'Sama-sama'jawab Aksa.


"Sayang,apakah jadi minum es Doger nya?"tanya Aksa.


"Tapi mas"ucap Anin yang masih terlihat sedikit takut.


Jepri yang tau hal itu pun maju satu langkah,dan menunduk di hadapan Anin.


"Maafkan perlakuan ku yang membuat anda takut,nona. Saya tidak akan mengulangi nya lagi"ucap Jepri sopan.


"Dengarkan,dia tidak akan menyakiti mu lagi,oke"ucap Aksa menenangkan istri nya.

__ADS_1


"He'em"ucap Anin mengangguk dan bergumam.


"Apakah masih ingin berlanjut minum es nya?"tanya Aksa lagi.


"Boleh tidak kalau di bungkus,aku ingin minum pakai cup saja?"tanya Anin melihat ke arah sang suami.


"Tentu boleh nona,sebentar saya siapkan dulu"ucap pak Tejo.


"Mari tuan,nona,silahkan duduk,sambil menunggu es Doger nya dulu"pinta Jepri menyiapkan kursi plastik itu untuk Anin dan Aksa.


Lima menit kemudian pak Tejo kembali membawakan lima bungkus es Doger yang sudah di kemas dengan rapih.


"Kenapa banyak sekali pak"tanya Anin lembut.


"Tidak apa-apa nona,apakah masih kurang nona.semoga anda suka,jika masih kurang silahkan datang kapan saja,dengan senang hati saya akan melayani anda"ucap pak Tejo.


"Ah... tidak-tidak pak,ini saja sudah terlalu banyak"ucap Anin.


"Ya sudah kalau begitu kami pamit dulu ya pak"pamit Aksa dan Anin.


Aksa mengeluarkan uang lima lembar uang merahan dan memberikan pada pak tejo.


"pak ini ada sedikit rezeki,tolong di terima,anggap saja ini sebagai tanda bahagia buat kami,karna kehamilan pertama istri saya"ucap Aksa.


"Tapi tuan ini.."ucap pak Tejo di sela Anin


"Tidak apa-apa pak,kami ikhlas untuk saling berbagi,anggap saja itu rezeki dari Allah lewat perantara dari kami"ucap Anin.

__ADS_1


__ADS_2