
"Ma..?"panggil Aksa mendekat dan memegang kedua bahu sang mama. "Aksa besok sudah kembali ke kota A,untuk menyelesaikan semua nya,setelah itu Aksa akan kembali kesini sampai kuliah Anin selesai"ucap Aksa.
"jadi...Anin kamu tinggal di sini?"tanya mama penuh selidik,melihat mama nya yang seakan mengulitinya,Aksa merasa meremang bulu kuduk nya.
"Bu..bukan begitu ma,aku hanya beberapa hari di kota A,setelah itu aku akan tinggal di sini sampai Anin menyelesaikan kuliah nya di sini"ucap Aksa gugup.
"Baik lah mama percaya padamu,awas saja jika kau macam-macam dengan menantu mama"ucap mama Stevani merangkul menantu kesayangan nya.
"Sebenar nya,anak kandung mama siapa sih?"tanya Aksa kesal.
Setelah serangkaian acara pernikahan Aksa selesai,kini mereka makan malam bersama si ruangan itu.
"Anin,besok papa mu sudah boleh pulang"ucap Robert.
"Benarkah kak?"tanya Anin.
"Iya,tadi dokter yang menangani om Frans sudah memberitahu aku,sebelum acara akad nikah kamu"ucap Robert yang di angguk i oleh Anin.
__ADS_1
"Aksa,apakah besok jadi ke kota A?"tanya mama Fida.
"Insya Allah ma,tadi nya Aksa menyuruh Farel untuk menyelesaikan semua nya,dan aku tidak perlu kesana,tapi seperti nya ada sesuatu yang harus Aksa selesaikan sendiri"ucap Aksa.
"Apa kamu gila Sa,lantas bagaimana Anin"potong papa Baskoro.
"Pa semua sudah aku bicarakan dengan Anin,dan dia setuju untuk itu"ucap Aksa.
"Papa yang tidak setuju,bahkan tidak akan pernah Sa,buat apa kamu mengikat nya jika harus berjauhan?"tanya papa Baskoro geram.
"Pa,aku nggak apa-apa kok,lagian aku masih kuliah,jadi nggak bisa ikut kak Aksa ke kota A,biarkan kak Aksa pergi mengurus pekerjaan nya yang terbengkalai di kota A,jika dia sudah selesai,biarkan dia menjemput Anin"ucap Anin dengan penuh perhatian agar sang mertua tidak meledak.
'deg'....
Aksa tak bisa berkutik mendengan sang papa menyebut cabe-cabean itu,yang di maksud dengan cabe-cabean adalah Lauren mantan kekasih Aksa.
"Pa aku sudah tidak ada hubungan nya dengan perempuan itu"ucap Aksa kesal.
__ADS_1
"sudah-sudah,ini sudah sedikit larut,jadi sekarang kita istirahat,besok kita cari jalan keluar nya"ucap mama Stevani menengahi anak dan papa tersebut.
Sebagian keluarga Abi Manyu dan Albino menginap di hotel dekat rumah sakit,sedang kan Aksa dan Anin tetap tinggal menjaga papa nya.
Rencana nya besok keluarga Albino dan Abi Manyu,ingin menjemput kepulangan papa Anin,dengan bersama-sama pulang ke rumah Albino.
"Anin,kenapa kalian malah menginap di sini,kalian bisa menginap di hotel bersama yang lain,biarkan papa di sini sendiri,lagian sekarang papa sudah bisa melakukan apa-apa sendiri"ucap papa Frans.
"Anin ingin menemani papa di sini bersama kak Aksa juga,iya kan kak?"ucap Anin sekaligus tanya nya pada Aksa.
"Iya pa,hanya tinggal malam ini,besok kita sudah ngumpul bareng di rumah"ucap Aksa.
"Pa,kak,aku bersih-bersih dulu ya,udah nggak betah nih badannya"ucap Anin terlihat risih.
"Iya nak/sayang"ucap Aksa dan papa Frans bersamaan.
Anin menghilang di balik pintu kamar mandi,sedangkan Aksa kini beranjak dari sofa mendekat dan duduk di kursi dekat brankar yang di tempati sang papa mertua.
__ADS_1
Aksa bingung ingin memulai bicara dari mana,sang papa melihat Aksa bingung dia pun bertanya.
"Apa ada yang sedang mengganggu pikiran mu nak?"tanya papa Frans...