Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 76


__ADS_3

"Siapa dia Dew?,apa dia pacarmu,atau hanya sebagai sugar Daddy mu?"tanya Bandi sinis.


"Aku adalah calon suami nya,jadi jangan pernah mengusik nya,mengerti?"ucap Robert tegas.


"Hahaha...siapa kau berani-beraninya mengaku sebagai calon suami nya,hah?"tanya Bandi membentak.


"Kak.. hentikan,aku ini punya hati,sudah cukup kalian berdua berdebat,aku ingatkan lagi padamu,kak. Aku tidak akan pernah Sudi pulang kerumah yang seperti neraka bagiku itu,dan juga jangan pernah mengusik hidup ku lagi,ambil semua harta itu,aku tidak perduli"ucap Dewi pergi begitu saja.


"Dewi!!...Dew!!,tunggu"ucap Robert yang tanpa menghiraukan panggilan Robert.


Robert terus mengejar Dewi hingga dia dapat menjangkau tangan Dewi dan menarik nya dalam dekapan nya.


"Tolong lepaskan aku kak,jangan pedulikan aku,aku tidak mau salah paham dengan perhatian mu padaku.sudah cukup kalian semua mempermainkan perasaan ku,aku lelah kak"ucap Dewi sesenggukan.


Robert tetap merengkuh tubuh yang bergetar hebat lantaran menangis,hati Robert tercubit melihat wanita nya yang menangis pilu.


"Tenanglah,jangan seperti ini,ceritakan semua nya pada ku,siapa laki-laki itu sebenar nya,apa benar di saudara mu?"tanya Robert.

__ADS_1


"Iya dia saudara ku,dia anak dari adik papa ku,aku...aku lelah kak,sangat lelah dengan hidupku,lelah dengan jalan hidup yang aku lalui,sampai kapan?"ucap nya masih sesenggukan.


"Tenang lah,ada aku di sini bersamamu,dengarkan aku Dew,mungkin ini waktu yang tidak tepat,tapi tidak ada waktu lagi aku harus mengulur waktu. Aku mencintaimu Dew,sungguh!!"ucap Aksa penuh dengan kesungguhan.


Dewi mengangkat kepala nya menatap Robert dengan banyak pertanyaan.


Larut dalam tatapan mereka berdua semakin dekat,saat Robert,ingin menjangkau bibir Dewi,Dewi pun mengalihkan wajah nya.


"jangan pernah mengasihani aku kak,aku tidak butuh belas kasihan dari mu,ucap Dewi sendu.


"Aku benar-benar mencintaimu Dew,sebelum aku tau apa pun tentang mu,dan setelah kejadian ini,aku semakin yakin ingin menjagamu dalam kehidupan ku saat ini dan selama nya"ucap Robert menyakinkan Dewi.


"Tapi kak.."ucap Dewi terpotong.


"Sssttt...jangan katakan apapun,yang aku ingin dengar dari mu adalah,'iya atau tidak' itu saja sudah cukup"ucap Robert yang masih mengunci bibir Dewi dengan jari telunjuk nya.


Cukup lama Dewi termenung,dengan lamaran tiba-tiba Robert,orang yang mungkin beberapa pekan mulai mengisi hati nya,tapi siapa sangka akan ada pengungkapan perasaan secepat ini.

__ADS_1


"Dew..!!"panggil Robert,karna Dewi tak kunjung buka suara.


"Beri aku waktu kan untuk meyakinkan hati ku,karna ini masa depan ku"ucap Dewi yang sedikit bimbang dengan hati nya.


"sepuluh menit dari sekarang"ucap Robert.


"Apa Kaka sedang bercanda?"tanya Dewi terkejut.


"Lima menit,atau tidak ada waktu untuk berfikir,dan itu yang arti nya kamu tidak menolak menikah dengan ku"ucap Robert santai.


"Hei...ini hidupku dan hati ku, kenapa Kaka yang menentukan,siapa anda dengan percaya diri nya menentukan pilihan ku?"tanya Dewi sengit.


Robert mendekat dan berbisik "Karena kau calon istri dan ibu dari anak-anakku"ucap Robert menarik diri berdiri tegak.


'glek'...


Dewi menelan Saliva nya dengan susah payah.

__ADS_1


"Percaya diri sekali,aku nggak mau nikah sama kamu"ucap Dewi berbalik dan tersenyum,tapi tanpa sepengetahuan dari Robert.


"Dew,jangan bercanda?"ucap Robert berjalan mengejar Dewi.


__ADS_2