Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 49


__ADS_3

"Jangan ngacok kamu Sa"ucap Robert.


"Aku serius Bert"ucap Aksa dengan kesungguhan nya.


"Tapi..."ucap Robert.


"Ayolah Sa,aku tak mau meninggalkan Anin di sini tanpa suatu ikatan,setidak nya,aku sudah menikahi nya,biarpun secara siri"ucap Aksa.


"Bagaimana dengan Anin?"tanya Robert.


"Dia akan mengikuti apapun itu,aku sudah berbicara dengan nya"ucap Aksa.


"Baiklah,kau bisa membawa Ronald untuk hari ini"ucap Robert.


"Terima kasih"ucap Aksa.


...****************...


Saat ini Aksa dan asisten Robert, Ronald. Sedang berada di catatan sipil untuk mengurus segala sesuatu yang di butuhkan pada waktu menikah nanti.tadi dia pikir ingin menikahi Anin secara siri,tapi dia takut kedepannya akan terjadi sesuatu hal yang tak di ingin kan.


"Sudah selesai Nald?"tanya Aksa.


"Sudah beres tuan,kita akan kemana lagi tuan?"tanya balik Ronald.


"Aku akan menjemput Anin buat beli kebaya untuk acara ijab Qobul nanti,kamu input pak penghulu antar ke rumah sakit,jangan katakan apapun kepada papa mertuaku"ucap Aksa.


"Baik tuan"ucap Ronald meninggalkan Aksa menuju parkiran dan berlalu pergi.


Setelah kepergian Ronald,Aksa pun mengabari kedua orang tua nya,saat itu pun kedua orang tua nya datang.


Saat ini Aksa berada di kediaman Albino,untuk memberitahu mama Fida dan Robert,dan dia pun membawa Anin menuju ke butik yang sudah di rekomendasikan oleh Fida.


"Ma,ada yang ingin aku sampaikan pada mama"ucap Aksa pada Fida.


"Ada apa Sa,kenapa kelihatan nya serius sekali?"tanya mama Fida khawatir.

__ADS_1


"Begini ma, rencana nya,Aksa akan menikah dengan Anin hari ini di rumah sakit"ucap Aksa.


"Apa maksud kamu Sa?"tanya mama Fida terkejut.


"Ma,dengerin dulu Aksa ngomong"ucap Robert meredam mama nya yang hampir marah.


"Begini mah,tadi nya Aksa akan menikahi Anin setelah Aksa pulang ke kota A,tapi Aksa takut kalau banyak yang akan terjadi jika aku pergi tanpa menikahi Anin lebih dahulu"ucap Aksa.


"Anin,apakah kamu setuju?"tanya Fida,karna dia tidak mau Anin terpaksa.


"Iya ma,Anin sudah memikirkan semua nya"ucap Anin membuat Fida bernafas dengan lega.


"Baiklah,lantas sekarang orang tua mu bagaimana?"tanya mama Fida.


"Mereka sekarang sudah berada dalam perjalanan menuju rumah sakit,bersama pak penghulu yang di jemput Ronald"ucap Aksa.


"Ya sudah,kami akan bersiap,sekarang kalian datang ke butik langganan mama,di sana Tante Sasa sudah menunggu"ucap Robert.


"Sejak kapan kamu menghubungi Tante Sasa Bert?"tanya mama Fida.


"Ya sudah kalau begitu,kami akan pergi dulu ma"pamit Aksa menggandeng tangan Anin.


Setelah mendapat anggukan dari mama Fida ,dan berjalan keluar.


"Kak,apa Kaka yakin,akan menikah sekarang?"tanya Anin di sela langkah kaki mereka.


"Tentu sayang,apakah kau mulai meragukan nya?"tanya Aksa menelisik wajah Anin.


"Bu...bukan begitu kak,apa kita tidak terlalu terburu-buru menikah hari ini?"tanya Anin gugup,karna takut Aksa salah sangka.


Aksa memberhentikan langkah nya di samping mobil dan menggenggam kedua tangan Anin dan menatap penuh dengan sayang.


"Anin,apa yang aku lakukan ini semua demi kebaikan kita,aku tau kamu belum sepenuh nya menerima aku,tapi percayalah,sebisa mungkin akan aku wujudkan untukmu"ucap Aksa mencium kening Anin cukup lama.


"Kamu percaya kan sama Kaka?"tanya nya lagi.

__ADS_1


"He'em,aku percaya padamu kak"ucap Anin meyakinkan hati nya.


"Ya sudah ayo kita berangkat,mama dan papa sudah berada di rumah sakit"ucap Aksa yang di angguk i oleh Anin.


Beberapa saat mereka telah sampai mana butik langganan mama Fida.


"Loh Anin,kok di sini,ada apa sayang?,bukan nya tadi Kaka mu bilang,calon pengantin yang mau kesini?"ucap nya seraya menutup mulut tak percaya."Jangan bilang kalau kamu calon pengantin nya sayang?"tanya Tante Sasa terkejut sekaligus bahagia.


"I..iya Tante,dan kenalkan ini calon suami Anin,nama kak Aksa"Ucap Anin.


"Wah sayang,kau memang pintar mendapatkan laki-laki tampan,karna akan cocok sama kamu yang cantik"ucap Tante Sasa.


"Halo nak,kenalkan saya Sasa"ucap nya lagi pad Aksa.


"Ya Tante,perkenalkan,saya Aksa"ucap Aksa.


Setelah perkenalan itu,Sasa meniti wajah Aksa seperti pernah melihat wajah tampan itu.


"Ah ..iya..iya,bukan kah kamu Gian Aksa Abi Manyu?"tanya Tante Sasa.


"Benar Tante"ucap Aksa


"Masya Allah,Tante mimpi apa ketemu pengusaha sukses seperti kamu"ucap Sasa kagum.


"Tante terlalu berlebihan,saya masih belajar berbisnis Tante"ucap Aksa.


"Ok..ok,baiklah,ayo kita keruangan kebaya yang akan Anin kenakan nanti"ajak Sasa.


Di sini mereka sedang mencoba beberapa kebaya,yang mana dari tadi Anin hampir putus asa karna Aksa merasa beberapa kebaya yang di coba nya merasa terlalu vulgar.


Merasa kesal dia pun mencoba merajuk pada Aksa.


"Kak??,aku lelah harus Gonta ganti terus,sekali ini tetep tidak cocok,sebaik nya kita batalkan saja pernikahan nya"ucap Anin menghentakkan kaki nya.


"Sayang..!!?"panggil Aksa..

__ADS_1


__ADS_2