
"Adik kurang ajar.."seru Aksa hendak berdiri dan menghampiri sang adik,tapi sayang nya ada yang menahan.
"Mas,malu ih sama umur,udah mau jadi dadi juga kelakuan kaya masih kecil aja"lerai Anin.
"Dan Angela jangan suka ngledek Kaka mu yang masih labil itu"pesan Anin.
"Iya kak ipar,maaf?"ucap Angela.
"Permisi tuan"ucap pelayan yang membawa beberapa makanan yang sudah di pesan.
"Oh silahkan"ucap Tomi.
"Rel,coba kau telfon Azam?"pinta Aksa.
"Ok pak bos"jawab Farel yang langsung merogoh saku jas untuk mengambil handphone nya,saat akan menekan nama Azam,ternyata orang nya sudah nongol duluan.
"Sorry aku telat,ada kerjaan dadakan,saat di jalan malah ada kecelakaan jadi nya macet"ucap Azam yang masih ngos-ngosan.
"Kirain tadi nggak Dateng,atau lagi kencan ma cewe kamu"ucap Akbar.
"Terus mana pasangan mu Zam?"tanya Aksa. "Apakah poenix mu sudah tidak laku lagi?"tanya nya lagi.
"Sialan kamu Sa, mentang-mentang sudah nikah aja sombong!!,biar pun aku orang nya nggak baik,tapi kalau nyari pasangan hidup itu ya...harus yang baik dong"ucap Azam slengean.
__ADS_1
"Mana ada begitu"ucap Farel.
"Apaan sih kalian pada ribut,kapan makan nya?"ucap Tomi melerai.
"Ya sudah ayo kita mulai saja makan nya"ucap Aksa.
Anin dengan telaten mengambilkan beberapa makanan untuk sang suami.
"Terima kasih sayang"ucap Aksa lembut.
"Ehem... mentang-mentang ada istri jadi manja deh pak Aksa"ledek Azam.
"Biarin manja sama istri sendiri"jawab Aksa.
Waktu menunjukan jam sembilan malam,waktu untuk mereka membubarkan diri masing-masing.
"Kami pulang dulu ya Sa,Ani?"pamit Tomi dan kekasih nya.
"Ok hati-hati di jalan"jawab Anin yang mendapat anggukan.
"Aku juga pamit pulang ya kak,sudah malam juga,Kaka juga cepet pula g,kasian bumil ini nanti kecapean"usul Angela.
"Ya kalian hati-hati di jalan,ya sebentar lagi kak juga pulang, Farel antar adek aku sampai rumah,awas aja sampai di ajak belok-belok"ancam Aksa.
__ADS_1
"Gimana sih Sa,jalan juga kan gak selalu lurus,pasti ya ada belok-belok nya lah"jawab farel ngaco.
"Ish...kau ini,selalu jawab"ucap Aksa kesal.
"Hahaha,lagian kamu,mana berani juga aku mau bawa anak orang belok-belok,yang ada aku bakala di cincang sama om Baskoro"ucap Farel.
"Sudah-sudah ayo,kita pulang,sudah malam,kasian Kaka ipar,keliatan sudah sangat lelah"lerai Akbar.
"Iya benar,ya sudah ayo kita jalan"ucap Tomi menimpali.
"Nona Anin saya duluan ya?"pamit Zahra.
"Baik hati-hati di jalan ya Zah?"ucap Anin.
"Aku juga duluan ya kak"ucap Ziva.
"Ya hati-hati di jalan,jaga pasangan kalian dengan hati-hati?"pesan Anin untuk semua nya.
Setelah semua para sahabat nya telah menghilang dari parkiran,kini Aksa dan Anin pulang menuju rumah nya.
"Apa kamu kelelahan sayang?"tanya Aksa.
"Sedikit mas,setelah istirahat nanti juga pasti sehatan"jawab Anin yang mulai merebahkan kepala nya di dada bidang sang suami dan menghirup dalam-dalam keringat yang bercampur parfum itu.
__ADS_1
"Ya sudah,nanti mas akan memijat kaki mu supaya tidak lelah lagi"ucap Aksa yang mengusap punggung Anin dengan lembut.