
Aksa bingung ingin memulai bicara dari mana,sang papa melihat Aksa bingung dia pun bertanya.
"Apa ada yang sedang mengganggu pikiran mu nak?"tanya papa Frans...
'huftt' Aksa membuang nafas nya dengan kasar.
"sebenar nya ada sesuatu yang ingin Aksa sampaikan,bukan maksud Aksa untuk tidak bertanggung jawab pada Anin,tapi keadaan yang memaksa kami harus melakukan nya pa?"ucap Aksa.
"Ada apa?,katakan lah,mana bisa papa akan bantu sebisa papa,apa ada masalah dengan perusahaan mu?atau ada masalah yang lain?"tanya papa Frans,membuat Aksa yang masih enggan untuk menjawab.
"Pa..?"ucap Aksa ragu. "Apakah papa mau tinggal sama aku dan Anin?"tanya nya was-was,takut sang mertua tersinggung,bahwa nya mertua nya itu mempunya harta yang setara dengan keluarga Abi Manyu.
"Hehehe"papa Frans hanya terkikik geli melihat raut wajah sang menantu,Aksa yang melihat itu pun merasa aneh.
"Apakah ada yang lucu pa?"tanya Aksa.
"Apakah itu permintaan anak nakal itu?"bukanya menjawab,papa Frans balik tanya ke Aksa.
"Bukan pa,aku yang menginginkan papa tinggal bersama kami,aku hanya tidak ingin membuat Anin merasa jauh dari papa,aku akan merasa suami yang tak berguna,membuat istriku bersedih,saat jauh darimu"ucap Aksa.
__ADS_1
"Nak,jangan kau memenuhi semua keinginan nya,terkadang semua yang kau lakukan untuk nya,belum tentu itu kebaikan untuk mu,bukan??"ucap papa Frans.
"Pa,semua nya aku lakukan dengan ikhlas,jika itu bisa membuat Anin bahagia,walaupun itu bahagia bukan karna aku"ucap Aksa.
"Kita bahas besok lagi,papa ingin istirahat,sebaik nya kau pun segera istirahat"ucap papa Frans membaringkan badan nya,Aksa membantu dan membenahi selimut nya.
"Selamat istirahat pa"ucap Aksa.
"Kamu juga"ucap papa Frans memejamkan mata nya.
Aksa belum beranjak dari tempat duduk nya untuk sesaat,tak lama dari itu terdengar pintu kamar mandi terdengar terbuka,Anin sudah berganti piyamanya.
"Iya,baru saja papa istirahat,sebaik nya kamu cepat istirahat,kamu pasti capek kan"ucap Aksa lembut.
Melihat wajah Aksa yang terlihat murung,Anin enggan untuk bertanya untuk saat ini,di pun menuruti suami nya itu dan merebahkan tubuh nya di sofa bed yang cukup untuk tidur dua orang.
Aksa tanpa sepatah kata pun masuk ke kamar mandi,dan setelah itu ia merebahkan tubuh nya di samping istri nya,dia melipat tangan nya di depan dada nya dan memejamkan mata nya..
Pukul lima pagi,Aksa terbangun,dan dia melihat sang istri masih terlelap,dia pun menarik sudut bibir nya,Aksa beralih melihat sang mertua tak jauh berbeda dengan sang istri.
__ADS_1
"Anin..,Anin..?"panggil Aksa pelan.
"Ugh...."lenguhan Anin merasa terganggu tidur nya,dengan pelan membuka mata nya,hal pertama yang ia lihat adalah sang suami yang tersenyum dan terlihat sangat tampan.
"Kak,sudah bangun?,jam berapa sekarang?"tanya Anin.
"Barusan Kaka bangun,sekarang jam 5 subuh,ayo..kita sholat dulu?"ajak Aksa.
"Tunggu sebentar ya kak,aku mau cuci muka dan wudhu dulu"ucap Anin yang di angguk i Aksa.
Setelah selesai bersiap mereka menuju musholah.
"Apakah kita akan sholat di musholah kak?"tanya Anin.
"Iya,soal nya,kalau di ruangan papa,takut papa keganggu"ucap Aksa yang berjalan beriringan.
"Kak..."ucap Anin terpotong ketika mendengar suara perempuan memanggil.
"Aksa...?"panggil perempuan itu
__ADS_1