Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 26


__ADS_3

"ya sudah kalau begitu kami pamit, assalamu'alaikum"ucap mama Stevani.


"wa'alaikumsalam, hati-hati di jalan"ucap Fida yang di angguk i oleh keduanya.


"ma.."ucap Aksa.


"hemmm.."ucap Stevani dengan dehem.


"kenapa kamu belum pulang ke hotel"tanya nya lagi.


"Gian menunggu mama sama papa"ucap Aksa.


"ya sudah ayo kita kembali ke hotel,besok kita kembali ke kota T ok"ucap Stevani.


"nggak ma,aku mau di sini bersama Anin,Gian gak akan pulang sebelum membawa Anin pulang bersama ku,Gian gak akan pulang ma"ucap Aksa tegas.


"bagaimanapun..??"tanya mama Stevani.


"ya..bagaimanapun cara nya akan Gian lakukan"ucap Aksa menatap tajam ke sembarang arah.


"baiklah mama percaya padamu Sa"ucap Stevani menepuk pundak sang putra.


"memang itu yang harus kau lakukan,papa akan selalu mendukungmu anak muda"ucap papa Baskoro menimpali.


keluarga Abi Manyu meninggalkan rumah sakit di mana Anindita di rawat.


Tapi tanpa terkecuali Aksa,tidak ikut kembali ke hotel.

__ADS_1


Karna dia ingin menemani Anin walaupun tidak bisa berada di samping nya,setidak nya ketika Anin tau,bahwa di benar-benar ingin bertanggung jawab apa yang dia lakukan,bukan karna merasa bersalah,melainkan dia memang menyimpan rasa sejak Anindita berusia 12 Thun,biarpun hanya satu kali bertemu.


"semangat Gian,jangan menyerah,ingat membujuk dia sekarang itu lebih menyakitkan ketika kamu menunggu nya beberapa tahun yang lalu,sekarang dia sudah di depan mata,biarpun dalam kesan yang buruk,setidak nya dia selangkah lebih dekat"ucap nya menyemangati nya sendiri.


"derttt... drtttt...


bunyi hp Gian menandakan bahwa telfon panggilan,dengan segara mengambil hp yang ada di saku jas sebelah kiri,ketika dia tau siapa yang menelfon akhir nya mengangkat.


"bagaimana,apakah sudah menemukan siapa pelaku nya"ucap Aksa pada Farel sang asisten sekaligus sahabat nya.


"sudah Sa,benar dugaan mu bahwa kamu di jebak"ucap Farel.


"siapa yang berani menjebak ku?"tanya Aksa geram.


"wanita itu..."farel berhenti sejenak "wanita itu bernama Veronika,dia masih saudara nona Anin,tetapi dari kecil dia tidak pernah menyukai nona Anin"ucap Farel.


"baik,oh ya Azam dan yang lain nya akan menyusul mi ke rumah sakit,sekarang mereka menuju kesana,kemungkinan sebentar lagi mereka sampai"ucap farel.


"ah...itu sepertinya mereka sudah sampai"ucap Aksa."baiklah kalau begitu,kau selesaikan pekerjaan mu,setelah itu besok pagi kau siapkan pesawat karna papa dan mama akan bertolak ke kota T"ucap Aksa.


"baik kalau begitu"ucap farel yang langsung mematikan sambungan telfonnya dengan Aksa.


"Sa,gimana dengan Anin"ucap Azam terlihat khawatir.


"heh..kau ini teman ku kenapa kau terlihat mengkhawatirkan nya?"tanya Aksa kesal,karna baru datang yang di pedulikan oleh ketiga sahabat nya adalah Anin,bukan diri nya.


"memang seharusnya aku mengkhawatirkan Anin,karna ulah kamu,semua nya jadi kaya gini"ucap Azam kesal serasa ingin menghajar sahabat nya itu.

__ADS_1


"sudah lah Zam kamu jangan marah-marah dengan nya terus"ucap Tomi.


"iya benar kata Tomi Zam,kalaupun kau marah pada nya,itu tidak menutup kemungkinan membalikan keadaan seperti sediakala bukan"ucap Akbar.


"nah loh dengerin tu"ucap Aksa senang mendapat pembelaan dari sahabat yang lain.


"eits tunggu bukan berarti kami sependapat sama kamu Aksa,semua itu salah kamu yang tidak bisa mengontrol dirimu sendiri"ucap Akbar.


"ok..ok,aku salah,tapi aku akan bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan"ucap nya menunduk sendu.


"ya sudah kalau begitu kami ingin menjenguk Anin"ucap Azam yang di angguk i oleh Aksa.


"apa kamu tidak ingin masuk?"tanya Akbar yang di jawab dengan menggelengkan kepala nya.


"baiklah kami masuk"ucap Tomi berlalu begitu saja.


'tok..tok..


"masuk"syarat berat Robert dari dalam kamar rawat inap Anin.


'ceklek'


"assalamu'alaikum"ucap ke tiga orang tersebut muncul bergantian.


"wa'alaikumsalam"ucap Robert datar.


"maaf tuan,kami kesini ingin menjenguk nona Anin"ucap Tomi Farendra.

__ADS_1


"kak.."ucap Anin yang masih berbaring di belakang tubuh Robert.


__ADS_2