Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 77


__ADS_3

"Dew,jangan bercanda?"ucap Robert berjalan mengejar Dewi.


"ckck...apa aku terlihat bercanda kak?"tanya Dewi ketus."aku mohon kak,berhenti mengejar ku,carilah wanita yang sepadan dengan mu,aku tidak pantas untuk mu"ucap Dewi lirih. Di dalam hati yang paling dalam Dewi sangat ingin menjadi istri seorang Robert Albino,tapi apalah daya,dia gadis miskin yang tak punya apa-apa.


"Apa hak mu memintaku untuk mencari wanita lain,aku hanya mau kamu Dew,kamu??"ucap Robert.


Dewi menggeleng kepala nya, "tolong kak jangan kau tambah kesusahan dlm hidup ku"pinta Dewi berkaca-kaca.


"Apa aku hanya masalah dalam hidup mu selama ini?"tanya Robert.


Tak ada jawaban apapun yang keluar dari mulut Dewi.


"Jawab aku Dew,jangan hanya diam,aku butuh jawaban mu!!"bentak Robert yang merasa hati nya sakit.


"Ak...aku tidak tau kak"ucap Dewi yang sudah bergetar hebat.


Tanpa kata,Robert pun menarik Dewi dalam dekapan nya.


"Maafkan aku sudah membentak mu,aku sungguh-sungguh mencintaimu Dew"ucap Robert. "Ayo kita menikah!!"ajak nya seraya melepas pelukan nya.


"Tapi kak,apakah keluargamu akan menerima ku"ucap Dewi menunduk.

__ADS_1


Robert tersenyum melihat gadis yang ada di depan nya menunduk karna merasa tak percaya diri.


"Dengarkan Kaka,Yang akan menjalani bidup rumah tangga aku dan kamu,jadi jangan hiraukan omongan orang lain,dan mama ku akan selalu mendukung apapun yang menjadi pilihan ku"ucap Robert memberi pengertian.


"Mau kan kamu menikah dengan ku?"tanya Robert yang entah sudah berapa kali.


"Ya,aku mau kak"jawab Dewi dengan mantap.


"terima kasih Dew"ucap Robert kembali memeluk Dewi.


"Tapi kak..."ucap Dewi.


"Jangan bilang kamu mau mencabut kata-kata mu Dew?"tanya Robert penuh selidik.


"Masalah itu jangan kamu pikirkan,kamu tinggal diam dan menerima jadi semua"ucap Robert.


"He'em...baiklah"ucap Dewi.


"Ayo ikut Kaka"ajak Robert.


"Kemana?

__ADS_1


"Bertemu dengan calon ibu mertuamu"ucap Robert mengembangkan senyuman nya.


"Ap...apa?"ucap Dewi terkejut.


Robert yang sedang bahagia,berbeda dengan Aksa yang sedang di buat pusing oleh kehamilan sang istri.


"Mas,kenapa banyak banget yang kamu pesan,siapa yang mau ngabisin semua nya?"tanya Anin terkejut,melihat hidangan di atas meja.


"Mas nggak tau kamu mau makan apa,jadi mas pesan makanan semua yang ada di kedai ini"ucap Aksa santai.


"masya Allah mas,aku sampai lupa mau bilang ke kamu,kalau aku makan pecel aja.Tapi ini banyak banget mas siapa yang mau makan?"ucap Anin menepuk dahi nya.


"Kalau begitu suruh orang-orang yang baru datang aja suruh gabung kan beres sayang?"ucap Aksa.


"Baiklah kalau begitu"ucap Anin mengiyakan.


"pak..!"panggil Anin pada pemilik kedai itu.


"Iya neng,ada yang bisa saya bantu?"tanya penjual.


"tolong makanan ini di bungkus dan di berikan pada orang-orang yang ada di pinggir trotoar itu ya pak?"pinta Anin.

__ADS_1


"Baik neng"ucap pemilik kedai lantar mengemasi makanan yang akan di berikan pada pengemis.


"Kenapa semua sayang,la kamu nggak jadi makan?"tanya Aksa heran dengan istri nya.


__ADS_2