
"maaf...maaf tuan,saya tidak sengaja,niat nya saya menghindar dari orang tua tadi yang hampir menabrak saya,malah saya nabrak anda!"ucap Indri dan membantu berdiri
"apakah tuan ada yang terluka?"tanya Indri khawatir,"ah seperti nya anda tidak apa-apa,jadi kalau begitu permisi,oh ya maaf atas kejadian barusan"ucap nya lagi tanpa menunggu jawaban dari orang itu pergi begitu saja.
Azam yang yang shock atas sikap wanita yang baru kali ini tidak melihat diri nya sama sekali hingga ia melihat kearah kaca
"Bery apa aku tidak tampan hingga ada wanita yang tak memandangku sama sekali?"tanya Azam pada asisten nya
"Anda sangat tampan tuan hanya perempuan itu aja yang tidak peduli padamu, aku juga heran kenapa gadis itu tidak melihatmu sama sekali?"ucap Bery
"aku melihat gadis itu sepertinya sangat familiar, dan sepertinya aku pernah ketemu dengannya, tapi di mana ya? gumam Azam berfikir
"woi!! ngelamun aja lo? jangan bilang lu naksir lagi sama tu cewek?"ucap Bery
"mana ada gua suka sama cewek bar-bar kayak gitu?"ucap Azam
"menarik!!"gumam Azzam dalam hati dan tersenyum menyeringai tipis, tanpa seorangpun yang melihat kalau dia tersenyum.
"Lo duluan aja deh, gue mau cari tahu tuh cewek,gue pengen bikin perhitungan sama tuh cewek"ucap nya lagi
"awas lho nanti jatuh cinta sama tu cewek?"Bery menggoda Azam
"jangan sampai gue suka sama itu cewek?, apalagi yang bentuk nya begituan"ucap Azzam datar
"hahaha, serius amat lo nanggepin omongan gue??, apa jangan-jangan Lo mulai tertarik ya sama tu cewek?"ucap berry
"udah sana lu pergi, nanti kalau super datang lu kabarin gue"ucap azam menyuruh Bery pergi.
setelah kepergian Bery Azzam pun menunggu gadis itu di depan kamar mandi,
kini Robert mencari Anin ke toilet dan menunggu nya ,sama persis dengan Azam,awal nya mereka tidak paham,setelah Anin keluar dari kamar mandi
"hei,gadis bar-bar"suara Azam membuat Anin yang sedang membenahi bajunya langsung mengangkat wajah dan menengok ke arah Azam.
kemudian"Anindita" suara Robert mengalihkan pandangan Anin yang tadinya menatap Azam sekarang berbalik menatap Robert, merasa tidak mengenali Robert pun sedikit merasa terganggu,
"siapa kamu?"tanya Anin pada Robert.
__ADS_1
"oh astaga!!, apakah kamu melupakanku juga?"tanya Robert yang langsung memeluk Andita begitu saja,
Anin yang merasa orang asing dia pun memberontak melepaskan diri dari pelukan Robert
"lepasin!!"ucap Anin yang sudah melepaskan diri dari pelukan Robert, Azam yang melihat interaksi tersebut langsung menarik Anin ke belakang punggungnya
"siapa Anda tiba-tiba datang terus memeluk wanitaku?"ucap Azzam dengan bangganya,
Robert yang bingung dengan sosok laki-laki yang melindungi Anin dia pun mengerutkan keningnya dan bertanya "wanitamu??"tanya Robert penasaran
"tadi Mama bilang yang anu kamar mandi sendiri kenapa sekarang ada laki-laki?"Robert bermonolog sendiri.
"yang seharusnya nanya aku siapa kamu datang datang langsung memeluk nya?" tanya Azam
"Anin kamu benar-benar lupa dengan kakak?"tanya Robert
Anin yang masih mengingat tetap saja tidak mengingat siapa laki-laki yang ada di depannya,
setelah lama mengingat airnya Indri pun membuka suara "Kak Robert, benarkah ini kakak Robert?"tanya Anin
"ya benar ini kakakmu"ucap Robert,setelah tahu siapa laki-laki yang ada di depannya, Anin pun menghambur ke pelukan Robert
"hei kenapa jadi menangis begini?"tanya Robert "sudah-sudah mama sudah menunggu dari tadi!"ucap Robert lagi
"apakah Anda tuan Robert Sanjaya?"tanya Azam memotong pembicaraan kakak dan adik tersebut.
"iya benar,apakah Anda mengenal saya?"tanya Robert.
"tentu saja, siapa yang tidak mengenal crazy rich kota T"ucap Azzam "perkenalkan nama saya Azam
Irawan"ucapnya lagi
"apakah anda salah satu CEO muda dari kota A, yang memiliki salah satu perusahaan manufacturing di bidang elektronik dan baja.
"wah anda mengenali saya, suatu kehormatan bagi saya bertemu Anda saat ini tuan Robert.
"mari kalau begitu,kita makan siang dulu sekalian di cafe yang dekat dengan bandara, kebetulan saya hari ini libur hanya untuk menjemput ponakan saya?"ucap Robert melirik Anindita yang dari tadi hanya menyimak pembicaraan kedua laki-laki tampan tersebut."iya tadi anda bilang Anin wanita anda?"tanya Robert lagi.
__ADS_1
"eh...itu..anu..tuan,saya kira anda laki-laki yang nengaku-ngaku kenal dengan nona Anin"ucap Azam
"terus memang anda kenal dengan saya?"sarkas Anin mengejek
"aku mau minta pertanggung jawaban kamu atas apa yang kamu lakukan"ucap Azam sekena nya
"pertanggung jawaban?,memang nya aku salah apa?"tanya Anin"oh apa mungkin ada yang terluka,lalu begitu baik lah,"ucap Anin."kak sebaik nya kita kerumah sakit untuk mengobati tuan ini"ucap nya lagi
"mari tuan saya antar ke rumah sakit,biar jelas apa keluhan tuan Azam Irawan,benar begitu kah nama anda?"tanya Anin mengejek Anin
"ah sudah lah kak,sebaik nya,kita pulang kerumah,Anin sudah capek,mungkin juga ayah sudah di rumah sakit?"ucap Anin pada Robert
"maaf tuan seperti nya,laik waktu kita makan bersama,sekarang saya akan mengantar adik dan mama saya pulang ke rumah,kasian keponakan saya ini baru pulang dari rumah sakit"ucap Robert,
"baiklah kalau memang begitu,hei nona kau masih punya hutang dengan ku!!"seru Azam pada Anin
"wlekkk"Anin menjulurkan lidah nya untuk meledek Azam,
"unik,bener-benar unik!!"gumam Azam tersenyum sambil menggelengkan kepala nya.kini Anin dan Robert menghampiri bibi Fida
"bibi/mah "ucap keduanya bersama..
"kamu dari mana saja sayang?, kok lama sekali ke toiletnya nya? makanya bibi nyuruh kakakmu untuk mencarimu"ucap bibi Fida.
"maafkan aku bi"ucap Anin memelas, "tadi Anin sakit perut makanya lama "ucap Anin berbohong, agar sang bibi tidak khawatir.
Anin memberi kode pada sang kakak dengan mengerlingkan matanya, agar sang kakak tidak memberi tahu sang bibi kebenarannya.
"ya sudah, sekarang kita pulang setelah itu jenguk Papa kamu di rumah sakit"ucap bibi Fida
"iya bi"jawab Anin, mereka pun meninggalkan bandara mengendarai mobil yang dikemudikan oleh Robert.
dalam perjalanan pulang Indri pun tertidur dalam mobil hingga mobil terparkir di depan halaman rumah bibi Fida.
"ma biarkan saja Anin tidur,nanti Robert yang gendong,mungkin dia kelelahan habis perjalanan jauh"ucap Robert.
💞🌹🌹hai-hai,maaf ya jarang up,karna masih fokus sama novel yang satu nya,tapi tetep jangan lupa like komen dan vote nya🌹🌹💞
__ADS_1
i love you all
by:Agus indrawati