Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 32


__ADS_3

"Anin sayang,sudah kasian papa,papa baru saja sadar,jangan di suruh mikir dengan keras dulu"ucap mama Fida mengelus punggung Anin dengan sayang.


"Mba,a..apa benar yang di katakan oleh Anin barusan"ucap papa Handoko.


"Maafkan aku Frans,apa yang di katakan putrimu itu benar ada nya"ucap Fida lirih.


"Ak...aku tidak percaya mbak,aku telah membunuh istriku,aku pembunuh"ucap papa Frans Handoko histeris,seolah kecelakaan maut itu adalah kesalahan nya,maka kematian istri nya adalah gara-gara dia,


"Pa,tenang pa,itu bukan salah papa,itu kecelakaan pa,Anin mohon papa jangan seperti ini"ucap Anin yang tadi nya sudah mereda nangis nya kini menjadi semakin terisak.


"Frans tolong ikhlasin Felisa,dia sudah tenang di sana,sekarang tata lah masa depan bersama putrimu,Anin masih membutuhkan mu"ucap Fida memberi semangat pada adik ipar nya tersebut.


"Pa,cepet sehat,Anin ingin hidup berdua sama papa,kita akan bahagia pa"ucap Anin yang terlihat sendu.


'deg'...


"Tidak,ini tidak akan ku biarkan dia pergi lagi dari hidup ku,sampai kapan pun dia harus jadi milik aka"gumam Aksa.

__ADS_1


"Nin..?"panggil Aksa.


Melihat tatapan kesedihan di mata Aksa,Anin pun tersadar akan ucapan nya.


"Maaf..."ucap Anin lirih dan menunduk yang awal nya dia bertatap mata nya.


"Frans,apakah kau masih mengenal ku"ucap Baskoro mendekat.


Lama terdiam dan mengawasi orang yang ada di depan nya,akhir nya Frans pun tersenyum.


"Baskoro,Stevani..!"ucap nya ramah.


"begini Frans,Anin putri mu,dan Aksa putraku,mereka akan segera menikah,karna ada insiden yang memang mengharuskan mereka menikah"ucap Baskoro.


"Maafkan anak Aksa mas"ucap Stevani menimpali.


"Om,ini semua kesalahan Aksa,Aksa minta maaf,Aksa juga akan bertanggung jawab atas perbuatan Aksa"ucap Aksa bersungguh-sungguh.

__ADS_1


"Pa,ini salah Anin yang tak bisa jaga diri,maaf kan Anin yang membuat ayah kecewa"ucap Anin.


"sayang,maafkan papa yang tak bisa menjagamu dengan baik,papa bukan lah papa yang baik untuk mu"ucap Frans sedih.


"Papa adalah laki-laki pertama yang membuat Anin jatuh cinta karna kebaikan dan ketulusan ayah,jadi Anin cuma mau papa sembuh,dan menjalani kehidupan sama- walaupun tanpa mama di samping kita"ucap Anin memberikan semangat untuk sang papa.


"Nak Aksa,tolong jaga Anin buat saya,jangan pernah kau sakiti dia,bahagiakan dia,jika kamu sudah tak mencintai nya,maka kembalikan lah Anin pada saya,jangan sekalipun kau memukul nya,jika dia salah tegur lah,jika dia salah jalan maka tuntun lah dia kembali kejalan yang benar,papa banyak berharap padamu atas kebahagiaan putri papa"ucap Frans menitipkan sang putri pada calon menantu nya.


"Om,jikalau pun nyawa Aksa sebagai perisai buat ngelindungi Anin,Aksa akan ada di hadapan Anin sekalipun,Aksa tidak akan pernah menyakiti nya om,Aksa berjanji akan membahagiakan nya semampu dan sebisa Aksa"ucap Aksa bersungguh-sungguh.


Anin yang mendengarkan calon suami nya mengucap kan janji untuk membahagiakannya,membuat hati nya seolah ada ribuan kupu-kupu sekaligus terharu.


"Terus rencana nya kapan mbak"tanya Frans pada Fida.


"Kalau aku sih terserah mereka yang akan menjalani nya,ya kalau bisa lebih cepat lebih baik"ucap Fida yang di angguk i oleh semua nya.


"Kalau menurut mu gimana Sa?"tanya mama Stevani.

__ADS_1


"kalau..."ucap Aksa melirik Anin sebelum melanjut kan ucapan nya.


__ADS_2