
#Makan malam bersama...
"Angela sejak kapan kamu pacaran sama cecunguk ini?"tanya Aksa terkejut.
"Hehehehe,kami sudah lama menjalin hubungan kak,hanya saja kami sepakat menyembunyikan status kami"ucap angela.
"Dan kamu Farel sejak kapan kamu menyembunyikan sesuatu dari kami semua?"tanya Aksa mengintimidasi Farel.
"Bukan begitu maksud Sa,hanya saja aku ingin professional dalam pekerjaan ku dan mengesampingkan hubungan kami"ucap Farel.
"Apa menurut mu dengan menyembunyikan status kalian,adik ku akan bahagia,jika saja kalian tidak cepat menikah,awas saja!!ancam Aksa pada kedua nya.
"Ah...ini apakah Kaka ipar ku?"tanya angela mengubah topik.
"I..iya,salam kenal aku anin"ucap Anin mengulurkan tangan nya dan di sambut antusias oleh Angela dan memeluk Anin dengan erat.
"Salam kenal kembali kak"ucap Angela masih memeluk Anin dengan erat.
"Hei..hei.lepas pelukan mu,kau akan menyakiti anak-anak ku"ucap Aksa melerai pelukan nya.
"Apa?,jadi di sini ada keponakan ku?"tanya Angela mengelus perut Anin dan di tampil oleh Aksa.
"lepaskan tangan mu dari perut istriku"ucap Aksa posesif.
__ADS_1
"Ish..Kaka jahat banget,aku kan cuma mau pegang calon keponakan ku doang"ucap Angela cemberut.
"Assalamualaikum"ucap kedua sahabat dan pasangan nya.
"Ini apa-apaan kalian semua,memiliki hubungan dengan orang-orang ku, Zahra bagaimana kau bisa bersama Akbar?"tanya Aksa buat Zahra.
"eh...itu pak,anu..itu"ucap Zahra kelimpungan.
"Anu..itu..anu..itu,ngomong yang jelas?"tanya Aksa ketus.
"Heh,jangan di bentak-bentak Aksa,dia di sini sebagai calon istri ku,bukan sekertaris mu ya"ucap Akbar.
"Akhhh....kalian bikin aku kesal"ucap Aksa mengusap wajah nya dengan kasar.
"Malam Bu, bagaimana kabar nya"ucap Zahra.
"Sejak kapan ibu di datang kesini,bukan nya kemarin bapak bilang ini masih di kota A?"tanya Zahra.
"Oh...ya kemarin aku datang ke kantor,tapi tak melihat mu,jadi kami nggak tau aku datang"ucap Anin.
"Iya Bu,soal nya saya ada perwakilan dari pak Aksa buat bertemu klien di luar"ucap Zahra yang di angguk i oleh Anin.
"Sayang kenalkan ini Ziva Anjani,calon istri pak Hendra Tomi"ucap Aksa.
__ADS_1
"Halo salam kenal Anin"ucap Anin meengulurkan tangan nya.
"Halo juga mbak,salam kenal Ziva"ucap Ziva membalas uluran tangan Anin.
Setelah basa-basi setelah lama tak bertemu,mereka melanjutkan makan malam di ruangan VVIP yang sudah di rekomendasikan oleh Farel. Saat sudah melingkar di meja,ada dua bangku yang kosong,dan itu adalah milik Azam.
"Di mana Azam,Bar?"tanya Aksa.
"Tadi sih bilang nya udah jalan,mungkin macet"jelas Akbar.
"Ah...dasar tuh anak,dia yang nyuruh kita on time, tau nya dia yang ngaret"ucap Farel ngrundel.
"Ya sudah,kita pesen makan saja sambil nunggu Azam datang saja"lerai Tomi.
"Ya..ya bener itu tom"ucap Akbar menimpali.
Mereka bercanda tawa,mengenal satu sama lain hingga kini Anin sudah akrab dengan,Zahra,Ziva dan Angela.
"Kak,kok bisa nikah sama kak Aksa,padahal kaya es balok,dan kaku kaya paku bumi"ucap Angela.
"Uhuk...uhuk"Anin tersedak minuman yang di tangan nya.
"Apa maksud mu Angel?"tanya Aksa menatap tajam.
__ADS_1
"Iya kan bener!!,kalau Kaka kaya es balok dan paku bumi yang kaku itu..wleeek"ucap Angel yang di akhiri dengan lewe'an.
"Adik kurang ajar.."seru Aksa hendak berdiri dan menghampiri sang adik,tapi sayang nya ada yang menahan.