
"Kau lakukan,apa yang sudah aku tugaskan,jangan sampai gagal,jika gagal maka kalian semua akan aku bunuh!"ucap Lauren,ya perempuan yang sudah terobsesi dengan Aksa..
"Baik bos,jangan kuatir,anda terima beres"ucap anak buah Lauren.
"Bagus,kerjakan sekarang juga"ucap Lauren.
"Baik bos"ucap anak buah Lauren meninggalkan nya sendiri di ruangan kerja nya..
tring....tring...
Tak lama kemudian handphone Lauren pun berteriak saat ada panggilan masuk.
"Halo,ada apa?"tanya nya
"ayo kita ketemu di club biasa di mana kita bertemu!"ucap orang di sebrang.
"Aku sedang tidak mood, Vero"ucap Lauren malas.
"Oh..ayolah kawan,aku sedang menuju di sana,aku tunggu ya.bye"ucap Vero mematikan telfon.
"Dasar teman gak ada akhlak"ucap Lauren kesal memandangi handphone nya.
Ya,sejak kejadian penjebakan itu,Veronika berteman akrab dengan Lauren.
Pagi menyapa,rembulan berganti matahari,hari ini terlihat cerah,di sebuah kamar, dua sejoli sedang bergelung dengan bantal dan selimut saling memeluk satu sama lain.
__ADS_1
Hingga Aksa mengerjapkan mata nya. Aksa memandangi sang istri dengan bibir melengkung seperti bulan sabit.
"Aku mencintaimu,aku janji akan membahagiakan mu,berjanjilah sayang,apapun yang terjadi jangan tinggalkan aku"ucap Aksa lirih.
"Aku tidak akan meninggalkan mu kak,selagi kau tak pernah menyakiti ku"ucap Anin yang masih memejamkan mata nya.
"Kamu curang sayang,ternyata kamu sudah bangun,berarti kamu mendengarkan semua yang aku ucapkan?"tanya Aksa.
Anin membuka mata nya,dan menatap sang suami nya dengan dalam.
"Aku harap apa yang kamu ucapkan itu,tidak hanya pemanis di bibir saja kak,aku hanya mau bukti dari kamu"ucap nya tegas.
"Bukti seperti apa yang kau ingin kan sayang"ucap Aksa memeluk Anin di dada nya yang setengah polos.
"Itu hanya kamu yang bisa melakukan nya,tanyakan saja hatimu mas"ucap Anin yang masih mendusel-ndusel di dada bidang Aksa.
"Ini masih jam 2 siang sayang"ucap Aksa.
"Apa!!,kenapa gak bangunin aku kak"ucap Anin mrengut.
"Jangan mancing lagi ya,jaga tu mulut nya,kalau nggak mau di cium"ucap Aksa.
"Issh....kak"rengek Anin.
"Ya...ya...baiklah,ayo aku juga lapar banget,kita sudah melewatkan jam makan siang"ucap Aksa.
__ADS_1
"Baiklah,kalau gitu,aku mandi duluan"ucap Anin.
"Kita mandi bersama saja ya?"goda Aksa.
"Tidak...!!"tolak Anin. "sebaik nya Kaka mandi duluan saja sana?"usir Anin mendorong tubuh suami nya.
"Ayolah sayang,apakah mau aku gendong ke kamar mandi"goda nya lagi.
"Kak...jangan menggoda ku terus,nggak enak sama mama,kalau kita tidak kelamaan keluar nya"ucap Anin melempar bantal pada suami nya,supaya cepat membersihkan badan nya lebih dulu.
"baik..baik..,Kaka mandi dulu"ucap Aksa menghilang di balik pintu kamar mandi.
Setelah mereka berdua sudah membersihkan diri dan keluar kamar bersama.
"Siang ma"sapa Anin.
"Siang sayang,kalian baru bangun"ucap mama Fida.
"Iya ma"ucap Anin.
"Ya sudah,kalian makan siang dulu,inikan sudah lewat jam makan siang,tadi mama mau membangunkan kalian,tapi pasti kalian lelah,jadi mama urungkan"ucap mama Fida.
"Mama memang paling pengertian,kalau begitu,aku mau manasin makanan dulu ma"ucap Anin meninggalkan mereka berdua untuk ke dapur.
Setelah kepergian Anin tinggallah mama Fida dan Aksa.
__ADS_1
"Sa ,apakah kalian berdua baik-baik saja?"tanya mama Fida.