
"Sebenar nya ada yang mau aku bicarakan sama mama"ucap Robert.
"Apa yang ingin kau bicarakan Bert,kenapa serius sekali?"tanya mama Fida.
"Ma aku mau menikah dengan Dewi"ucap Robert tegas.
"Apa??,kamu nggak lagi halu kan Bert"ucap mama Fida terkejut.
Dewi mendengar ucapan mama Fida sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa mama Fida tidak setuju.
"Robert serius ma,Robert akan menikahi Dewi secepat nya"ucap Robert tegas.
"Apa kamu nggak mau pikir-pikir dulu,soal menikah itu gampang,tapi mempertahankan pernikahan itu yang sulit Bert"ucap mama Fida.
"Mama bagaimana,katanya aku di suruh menikah,sekarang giliran aku ingin menikah,kenapa mama,aku mencintai Dewi mah"ucap Robert setengah memohon.
"Kalau begitu,biarkan mama bicara dengan Dewi empat mata"pinta mama Fida.
"Tapi ma?"ucapan Robert menggantung.
"Di ijinkan mama bicara dengan Dewi,atau antarkan dia pulang"ucap mama Fida tegas.
"Kak,biarkan aku bicara dengan Tante Fida"ucap Dewi.
__ADS_1
"Baiklah,jika kamu kenapa-napa berteriak lah"ucap Robert membuat sang mama melempar bantal sofa.
"Dasar anak nggak ada akhlak,kamu kira mama akan ngapain Dewi,hah!!"bentak mama Fida.
"Ya siapa tau aja,Robert kan nggak tau"ucap Robert lirih.
Mama Fida tak menghiraukan ucapan Robert,doa mengajak Dewi ke kamar nya.
"Dew,ayo ikut Tante ke kamar,ada yang mau Tante bicarakan"ucap mama Fida lembut.
"Baik Tante"ucap Dewi ikut berdiri mengikuti mama Fida.
"Oh ya Bert,bilang sama pak Mamang,suruh nyiapin makan malam"ucap mama Fida.
Kini mama Fida sudah berada di dalam kamar pribadi nya.
"Kenapa hanya berdiri Dew,duduk lah sebentar,ada yang mau Tante tunjukin ke kamu"ucap mama Fida.
"Iya Tante"ucap Fida.
Dewi duduk di sofa dengan tenang,mama Fida menuju lemari,dia mengambil sesuatu yang akan di berikan kepada Dewi.
"Dew,Tante merestui kamu dwngan anak Tante,Robert"ucap mama Fida tidak basa-basi.
__ADS_1
"Benarkah Tante??"ucap Dewi terkejut.
"Benar sayang,Tante yakin kamu gadis yang baik,Tante titip anak Tante yang keras kepala itu,Tante bersikap seperti tadi bukan karna Tante tak merestui kalian,hanya saja,Tante ingin mengerjai Robert,hihihi"ucap mama Fida di akhiri dengan terkikik.
"Jadi Tante hanya ngerjain kak Robert?"tanya Dewi tak percaya.
"iya sayang,dia memang harus Tante kerjain,kenapa nggak dari dulu aja ajak kamu kesini"ucapan mama Fida membuat Dewi tersipu malu.
"Kapan kalian bersama Dew?"tanya mama Fida.
"Kami saling mengagumi semenjak kak Robert,sering hang out bareng kami Tante"ucap Dewi.
"Tapi Tante bersyukur sayang,karna kamu yang akan jadi menantu Tante"ucap mama Fida memegang tangan Dewi dan mengelus dengan lembut.
"Terima kasih Tante karna mau menerima keadaan Dewi,mungkin Dewi bukan yang terbaik Tante,tau Dewi akan berusaha jadi yang lebih baik buat kak Robert"ucap Dewi bersungguh-sungguh.
"Tante percaya padamu nak,tante yakin kamu adalah pilihan yang terbaik buat anak Tante, Dew?"ucap mama Fida penuh harapan.
"Aamiin,semoga Allah mengijaba semua doa Tante"ucap Dewi mengamininya.
"Oh ya Dew,Tante punya sesuatu,ini adalah pemberian dari nenek nya Robert,Tante harap kamu menjaga nya sampai pada menantu kalian nanti"ucap mama Fida. memberikan sebuah kotak persegi panjang bludru berwarna biru itu.
"Apa ini Tante?"tanya Dewi menerima dengan ragu.
__ADS_1