Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 96


__ADS_3

"Aksa bawa istrimu istirahat ke kamar,dia pasti lelah"pinta mama Fida.


"Iya ma"ucap Aksa membawa Anin ke kamar.


"Ayo sayang"ajak Aksa. "Apa ada yang kamu ingin kan sayang?"tanya Anin.


"Tidak ada mas terima kasih"ucap Anin.


Hari telah berlalu,hari ini adalah hari kepulangan Aksa ke kota A,dengan berat hati meninggalkan sang istri,tapi tuntutan pekerjaan yang mengharuskan Aksa 7ntuk meninggalkan sang istri bersama keluarga nya.


"Sayang,jaga dirimu baik-baik,jangan kemanapun setelah pulang kuliah,aku akan selalu menghubungi mu,jangan membuat aku cemas,ketika aku menghubungi mu,maka segeralah angkat telfon nya,atau kirim pesan, supaya aku tidak terlalu cemas padamu"pesan Aksa panjang lebar.


Membuat Anin tersenyum melihat ke khawatiran sang suami.


"Kenapa malah tersenyum,ngomong dong sayang,jawab apa yang aku omongin,jangan hanya tersenyum"ucap Aksa kesal.


"Iya..iya mas,semua pesan kamu akan aku ingat,dari yang pulang kuliah tak boleh kemanapun,lalu jika kamu menelfon,aku pun harus mengangkat nya,atau memberi tahu lewat chat dan lain-lain,aku masih ingat semua nya mas"ucap Anin memeluk pinggang Aksa dengan manja.


Aksa melepas tangan Anin yang melingkar di pinggang nya,dan Aksa menyusutkan tubuh nya, mensejajarkan dengan perut Anin.


"Sayang, Dady berangkat kerja dulu ya,jangan buat mommy kesusahan,bantu Dady jagain mommy,kalau mommy bandel tegur mommy mu ya, Dady akan cepat pulang buat nengokin kalian"ucap Aksa mencium perut Anin berulang-ulang.

__ADS_1


"Mas,sudah geli"pinta Anin.


"Janji ya sayang,kamu nggak akan kenapa-napa selama aku nggak ada di sini"ucap Aksa.


"Iya mas,aku janji akan baik-baik saja"ucap Anin. "Mas juga harus janji sama aku dan anak-anak,kalau mas nggak akan neko-neko di sana"pesan Anin lagi.


"Insya Allah,amanah sayang"jawab Aksa mantap.


'Tok..tok..tok..'


"Nin,Aksa,ayo kita sarapan dulu, sebentar lagi kamu akan ke bandara"panggil mama Fida.


'Ceklek'....


"Sudah selesai kan?"tanya mama Fida.


"Sudah ma,ayo kita ke bawah"ajak Aksa.


Mereka bertiga turun ke meja makan bersama,di sana sudah lengkap,ada papa Frans dan juga Robert.


"Pagi pa,pagi kak"sapa Anin di ikuti oleh Aksa.

__ADS_1


"Pagi nak"jawab papa Frans.


"Jadi pulang sekarang Sa?"tanya Robert.


"Iya Bert,karna pekerjaan ku terlalu banyak,jadi nggak bisa lama-lama di sini"ucap Aksa.


"Tapi Minggu depan pulang kan,di acara nikahan aku sama Dewi"ucap Robert.


"Insya Allah aku akan pulang bersama papa dan mama Bert"ucap Aksa.


Beberapa menit berlalu sarapan pagi yang di lakukan dengan penuh bahagia dan kesedihan,ya kesedihan buat Anin yang akan di tinggalkan sang suami.


"Pa,ma,Bert, hari ini aku akan kembali ke kota A,aku titip Anin,untuk sementara tinggal dengan kalian sampai Anin wisuda,aku minta maaf merepotkan kalian semua"ucap Aksa.


"Tidak usah khawatir,kamu nggak ngrepotin kok,malah mama seneng kalau Anin di sini,biar mama ada teman ngobrol,iya kan Nin?"ucap mam Fida meminta kepastian dari Anin.


"Iya ma"ucap Anin membenarkan ucapan mam Fida.


"Kalau kemanapun harus kasih tau semua orang sayang"pesan Aksa.


"Iya mas"jawab Anin.

__ADS_1


"Pak jadi berangkat sekarang,mobil sudah siap"ucap Ronald asisten Robert,yang memang di suruh untuk mengantarkan Aksa ke bandara.


"Sayang mas berangkat sekarang ya?"ucap Aksa,membuat Anin berkaca-kaca.


__ADS_2