
"Berangkat lah mas"perintah Anin...
"Apa??"ucap Aksa terkejut.
"Sayang,apakah sebegitu tidak penting nya aku,saat aku meminta ijin pergi kau tanpa ragu mengijinkan nya"ucap Aksa sedikit kecewa.
"mas..."ucap anin terhenti,karna dia bingung ingin menjelaskan bahwa maksud dari ijin nya itu,karna sang suami ijin mengurus perusahaan,Anin tidak ingin menjadi egois,yang mengekang suami nya hanya untuk bekerja.
"Baiklah kalau begitu,tidur lah!!"lintah Aksa mencium kening Anin dengan sayang.
Malam kian larut,suara burung hantu dan jangkrik saling bersahutan satu sama lain,menandakan malam kian semakin larut.
Tak terasa waktu berlalu begitu saja,hingga Agi menyingsing,menandakan orang-orang yang akan memuai aktivitas nya masing-masing.
Anin bangun dan tidak menemukan suami nya di samping nya.
"Di mana mas Aksa,kenapa dia sudah tak ada?"ucap Anin bergumam. "Apa iya di sudah pergi"ucap nya lagi.
Anin beranjak dari tempat tidur nya dan menemukan sepucuk surat di atas nakas tempat nya duduk sekarng.
"Dear istriku😘"
__ADS_1
"Maafkan mas Nin,karna mas terlalu egois,mungkin ketika kamu membaca surat ini,mungkin mas sudah berada di pesawat.
Maaf aku tidak membangunkan mu,walaupun hanya sekedar berpamitan,aku takut mengganggu tidur lelap mu,aku akan kembali,jika urusan ku sudah selesai,entah sampai kapan,terima kasih sudah hadir dalam hidup ku,dengan kepergian ku ini,mungkin bisa membuat mu nyaman,tanpa ada beban yang kamu pikul,karna ke egoisan ku,Aku mencintaimu Anin,sungguh??,jika Allah masih berkehendak menjodohkan kita,tunggu kepulangan ku,tapi jika kau ingin bahagia tanpa aku,aku akan ikhlas. Bahagia lah selalu sayang,doa ku menyertaimu"pesan Aksa.
...💕Aku yang mencintaimu💕...
...SUAMIMU😘😘😘...
Anin meremas kuat surat peninggalan Aksa dengan berderai Air mata nya membasahi pipi mulus nya.
"Tidak...tidak,ini tidak boleh terjadi,aku harus menyusul mas Aksa,aku nggak mau kehilangan dia"gumam Anin yang masih menangis.
Di ruang makan Robert,mama Fida dan papa Frans sedang menunggu kedatangan Anin,tak lama kemudian Anin pun turun ke bawah dengan tergesa-gesa.
"Hai ada apa?,kenapa terburu-buru?"tanya Aksa.
Anin menghentikan gerakan nya.
"Apa Kaka tau di mana alamat kak Aksa yang ada di kota A?"tanya Anin.
"Ada apa dengan Aksa,dia tadi sudah berpamitan,dan titip kamu,apa dia tidak berpamitan dengan mu?"tanya mam Fida.
__ADS_1
"Kaka tidak tau di mana alamat pasti nya Aksa di sana,tapi Kaka tau alamat kantor nya"ucap Robert menimpali.
"Tolong kirimkan alamat kantor suami ku"ucap Anin tanpa menjawab pertanyaan dari mama Fida,dia berlari keluar dan mengendarai mobil nya.
'ting'
Pesan dari Robert masuk ke ponsel milik Anin.
kini Anin memarkirkan mobil nya,dan berlalu menuju resepsionis dan bertanya penerbangan bertujuan ke kota A,sekitar satu setengah jam mendatang.
Anin mencoba duduk dengan tenang,dengan menelfon Aksa berulang kali,tapi selalu di abaikan oleh laki-laki itu.
satu,dua,tiga,hingga kesekian kali nya tetap tak ada jawaban ataupun balasan dari Aksa.
Waktu berlalu,di mana sekarang Anin duduk di ruangan VVIP penerbangan dengan tujuan kota A.
...****************...
Tibalah gadis cantik di bandara kota A,dan sekarang di memesan taksi online menuju perusahaan sang suami.
Tiba di pelataran perusahaan milik suami nya,Anin sempat tertegun,bahwa nya dia sama sekali belum pernah masuk ke perusahaan tersebut.
__ADS_1
Dengan menenteng koper nya,Anin menuju resepsionis dan bertanya.
"Ada yang bisa saya bantu mbak?"tanya resepsionis tersebut.