Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 73


__ADS_3

"please...aku janji setelah wisuda,aku akan meluncur ke sini untuk menemui mu dan menemani mu,oke?"ucap Anin menyakinkan Aksa.


"Baiklah,tapi kamu harus janji,pulang kuliah,tidak akan aku ijinkan ke mana pun,kamu akan di antar jemput supir,jika butuh sesuatu kamu harus bilang ke Robert,mas akan usahakan 1 Minggu sekali akan bertolak ke kota T,demi memastikan istriku dan calon debay dalam keadaan baik-baik saja"ucap Aksa.


"Issh...dasar posesif,gak gitu juga konsep nya mas?"ucap Anin merajuk.


"Tidak ada penolakan,jika kamu menolak,aku tidak akan mengijinkan mu kembali ke kota T dan tidak melanjutkan kuliah lagi,bagaimana?"tanya Aksa memberikan perintah.


Anin mengerucutkan bibir nya,hingga tak terasa mereka kini sudah berada dalam parkiran rumah sakit.


Mereka sedang menunggu,karna dokter yang di rekomendasikan oleh dokter Fitri sedang menangani pasien.


Suster asisten dokter Citra memberi tahu bahwa pak Aksa dan istri nya sudah datang.


"Dok,pak Aksa dan istri sudah datang,apakah setelah ini beliau di suruh masuk?" Suster tersebut.


"Ya"ucap dokter Citra. "Baik ibu,semua nya dalam keadaan baik,jangan terlalu stress dan banyak istirahat ya Bu, sampai ke temu bulan depan ya Bu"ucap dokter Citra.


"Baik,terima kasih Dok?"ucap pasien tersebut.

__ADS_1


"Ini saya kasih resep dan ambil di apotek ya Bu,silahkan"ucap dokter seraya menyodorkan resep yang di tulis nya.


"Terima kasih Dok kalau begitu saya permisi dok"ucap pasien tersebut.


"Ya sama-sama,silahkan"ucap dokter.


Sesaat setelah kepergian pasien tadi nama Anin pun di panggil untuk melakukan pemeriksaan.


"Nyonya Anindita Putri Handoko!"panggil suster.


"Iya saya sus!"ucap Anin seraya mendekat.


"Iya mas maaf"ucap Anin menggandeng lengan suami nya.


"Selamat sore pak Aksa dan Bu Anin,ini pemeriksaan pertama ya,perkenalkan saya dokter Citra, rekomendasi dari dokter Fitri"ucap dokter cita menjabat tangan bergantian.


"Iya dokter,tadi dokter Fitri yang memberi tahu saya,Saya Aksa dan ini istri saya Anin"ucap Aksa memperkenalkan diri nya dan istri nya.


"Baik Bu,kapan terakhir kali Anda datang bulan?"tanya dokter setelah mempersilahkan pasutri tersebut duduk.

__ADS_1


"Bulan kemari saya masih datang bulan dok,hanya saja,bulan ini saya sudah terlambat satu Minggu"ucap Anin.


"Baik mom,kita USG ya biar kita tau berapa usia kandungan nya?"ucap dokter Citra.


"Sus,tolong siapkan peralatan nya,kita akan USG ibu Anindita"pinta dokter Citra.


"Baik dok"ucap suster,sesaat kemudian suster mendekat,dok semua nya sudah siap"ucap nya lagi.


"Silahkan mom,berbaring di ranjang"pinta dokter,Anin pun menuruti perintah dokter Citra.


"Maaf ya mom,bajunya saya buka di bagian perut"ucap dokter Citra lagi.


"Baik Dok"ucap Anin yang sudah berbaring di brangkar.


Setelah pemberian jel diatas permukaan perut Anin yang rata,dokter Citra mengarahkan alat USG untuk mencari kecebong yang ada di dalam perut Anin,di dalam perut Anin terdapat dua kantong janin,yang bertanda anak Aksa dan Anin kembar.


"Lihat pak,kemungkinan nona Anin akan hamil kembar,bisa anda lihat di layar yang saya lingkari terlihat jelas ada dua kantong bayi"ucap dokter.


"Benarkah dok??"tanya Aksa antusias.

__ADS_1


"Iya pak,anda bisa lihat sendiri,bukan?"ucap dokter membenarkan.


__ADS_2