
"Benarkah dok??"tanya Aksa antusias.
"Iya pak,anda bisa lihat sendiri,bukan?"ucap dokter membenarkan.
"Terima kasih sayang,kau memberikan dua nyawa yang hidup di dalam rahimmu"ucap Aksa menciumi Anin bertubi-tubi,tanpa rasa malu sama sekali dengan dokter dan suster.
"Mas...malu oh"ucap Anin memukul lengan suami nya.
Aksa terkikik geli merasa kelakuan nya yang tak punya malu.
"Hihihi...maaf kan aku sayang,aku terlalu bahagia"ucap Aksa mengelus kepala sang istri.
"Kira-kira berapa umur calon bayi ku dok?"tanya Aksa.
"Perkiraan usia ke Jamilan memasuki Minggu ke enam ya mom dad"ucap dokter.
terus bagaimana keadaan nya dok?"tanya Aksa lagi.
"Alhamdulillah keadaan mereka berdua sehat,tolong di jaga ya mom kandungan nya,karna biasa nya trisemester pertama itu,adalah ke hamilan yang rentan akan keguguran,saya harap jangan dulu bekerja berat dan stresss,"ucap dokter.
"Buat calon dadi,selalu buat si momy dalam keadaan happy"pesan dokter buat Aksa.
__ADS_1
"Oh ya dok,apakah berbahaya jika sedang hamil muda berhubungan badan?"tanya Aksa frontal,membuat Anin semburat merah jelas terlihat di pipi.
"Massa!!"panggil Indri melotot.
"Tidak apa-apa mom,itu sering terjadi pada calon dadi,karna terkadang calon ayah banyak yang tidak tahan ketika di suruh puasa hihihi"ucap dokter terkekeh.
"Jadi kini dad,boleh berhubungan badan satu atau dua kali dalam seminggu,tak harus di ingatkan ya mom,ketika berhubungan harus dalam ritme yang pelan"ucap dokter. "Saya rasa dedek nya sehat,memang terkadang ada yang kehamilan nya harus badrees total,itu memang di larang untuk berhubungan karna takut terjadi keguguran"ucap dokter (itu halu author ya,jika ada yang salah maafkan authorπππππ)
Aksa dan Anin hanya mengangguk paham,
"Apakah ada yang ingin di tanyakan lagi dad,mom?"tanya dokter Citra.
"kalau bisa di hindari pak,apalagi memakan waktu yang cukup lama,takut nya momy ke capean"ucap dokter Citra.
"Jika naik pesawat selama kurang lebih 2 jam bagaimana dok?"tanya Aksa.
"Tidak apa-apa dad,tapi sebelum melakukan perjalanan sebaik nya konsultasi dengan dokter yang bersangkutan"ucap dokter Citra.
"Baik dok terima kasih"ucap Aksa.
Setelah selesai dengan konsultasi dengan dokter kandungan,mereka berdua melanjutkan pulang kerumah.
__ADS_1
"Mas,aku mau makan itu"tunjuk anin pada kedai pinggir jalan.
"Sayang jangan makan sembarangan ya,kasihan Dede nya,lebih baik minta bikinin koki di rumah saja ya?"bujuk Aksa.
"Nggak mau,aku mau makan yang itu,ayo dong mas,aku mau itu"kekeh Anin.
"Itu tempat nya nggak nyaman sayang,kita nyari di restoran aja ya?"bujuk Aksa.
"Ya sudah kalau kamu nggak mau,biar aku beli sendiri"ucap Anin beranjak turun di susul Aksa.
"Eh...eh..sayang, tunggu!!,jangan kaya gini dong, baik-baik mas turutin,ayok mas antar kesana"ucap Aksa yang akhir nya mengalah.
"Nah gitu dong kan Dede nya jadi seneng"ucap Anin tersenyum.
"kita bungkus bawa pulang aja ya sayang,tempat nya sempit,banyak debu"bisik Aksa.
"Nggak mau aku mau makan nya di sini,boleh ya mas,ayolah boleh??"ucap Anin menggoyang-goyangkan lengan suami nya.
"Ok..ok ayo nyari tempat duduk dulu"ucap Aksa tengak-tengok nyari tempat kosong,dan di situ pas ada 1 tempat yang kosong. "itu di sana ayo duduk"ajak Aksa menarik tangan Anin,tapi Anin tetap berdiam diri.
"Ada apa??"tanya Aksa heran.
__ADS_1