
"Ada apa??"tanya Aksa heran.
"Mas pesan makanan dulu baru duduk,di sini kan bukan restoran"ucap Anin membuat Aksa menepuk dahi nya.
"Masya Allah sayang mas lupa,ya sudah kamu duduk dulu,mas yang pesan,ok?"pinta Aksa.
"Hmmm ..baiklah,jangan lama-lama ya"ucap Anin.
"Iya sayang, pelan-pelan aja"pesan Aksa.
"Ok(👌)"ucap Anin menyatukan jari telunjuk dan jempol pertanda mengiyakan.
"Ada yang bisa saya bantu nak"tanya penjual.
"Anu..em..anu"ucap Aksa.
"Ada apa nak,kok ona..anu aja dari tadi?"tanya penjual.
"Saya mau pesan semua menu yang ada di sini ya pak"ucap Aksa bingung mau peaen yang mana,lantaran anin tak berkata di ingin makanan apa?.
Pedagang kaki lima terlihat syok dengan pesanan yang jarang di lakukan pembeli dengan jumlah yang banyak,apa lagi biasa nya pelanggan datang akan membeli satu atau dua porsi itu satu menu makanan.
__ADS_1
"Bapak serius mau semua menu?"tanya penjual tidak percaya.
"Iya pak,karna permintaan istri saya,dia sedang hamil,tolong jangan ada makan yang pedas ya pak"pinta Aksa.
"Baik pak,bisa di tunggu nanti kami antarkan di meja bapak"ucap pedagang kaki lima.
"Baik pak,nanti tolong antarkan di meja ujung sana ya pak"ucap Aksa mendapat anggukan kepala dari pedagang kaki lima.
Aksa berjalan menuju sang istri,di lain tempat seorang wanita sedang bertengkar hebat di depan Gramedia yang sering ia kunjungi ketika sedang hari pekan.
"Kenapa kamu nggak pulang kerumah?"ucap pria itu.
"Itu bukan rumah ku,lagian buat apa kalian mencari ku lagi?"tanya wanita itu balik.
Merasa terkejut dengan bentakan itu,Dewi terlonjak.
"Hahaha...kau mau mengungkit semua yang keluargamu berikan padaku?,mereka membiayai kebutuhan aku,karna itu adalah hak ku!!"Dewi tertawa dan tak kalah tegas dengan ucapan mu.
Ya,wanita itu adalah Dewi Sartika sahabat Anindita yang di khianati keluarga nya sendiri.karna setelah orang tua nya meninggal karna kecelakaan beberapa tahun yang lalu,Dewi hidup dengan paman dan bibi nya,yang serakah akan harta yang di tinggalkan oleh orang tua nya.
"Tutup mulutmu"ucap Bandi(saudara Dewi).
__ADS_1
"Kenapa aku harus menutup mulutku,kenapa?,apa kamu malu jika semua orang-orang tau,bahwa kamu fan keluargamu itu lintah darat!!"ucap Dewi tegas.
Mendengar ucapan Dewi, Bandi mengangkat tangan nya hendak menampar nya,tapi sebelum sampai pada pipi Dewi,sebuah tangan kekar menahan nya dan mengibaskan tangan Bandi dengan kasar.
"Apa kamu perempuan?,berani sekali mau menampar nya"ucap lelaki itu.
'deg'.....
Dewi membuka perlahan mata nya untuk memastikan suara laki-laki yang menolong nya.
Melihat Robert,Dewi terkejut bukan main.
"Kak Robert!!"pekik Dewi.
Ya laki-laki itu adalah Robert yang tadi nya ingin mencari makan dengan berkeliling kota itu,hingga dia melihat seorang wanita yang hendak mendapat kekerasan.
"Siapa kamu?,berani nya ikut campur dengan urusan ku"ucap Bandi.
"Siapa aku itu tidak penting,yang paling penting itu kenapa ada laki-laki sepertimu,yang suka main kekerasan pada wanita."ucap Robert. "kalau sedang bertengkar dengan kekasih nya,tolong jangan di jalan kaya gini,nggak malu di lihat orang"ucap nya lagi kesal.
"haaaa"ucap Dewi melongo,"siapa yang pasangan?,jangan ngadi-ngadi ya kak, dia itu sepupu aku"tanya Dewi kesal.
__ADS_1
"Siapa dia Dew?,apa dia pacarmu,atau hanya sebagai sugar Daddy mu?"tanya Bandi sinis.