Terpaksa Menikah Karena Di Jebak

Terpaksa Menikah Karena Di Jebak
bab 79


__ADS_3

"Tadi kan kamu nyetir sendiri,bagai mana cerita nya, tiba-tiba ada sopir?"tanya Anin.


"Karna mad pingin bermesraan sama kamu"bisik Aksa,mendapat pelototan dari Anin.


"Jangan Ngadi-ngadi ya mas,di depan ada pak Yanto"ucap Anin menakan suara nya.


"Ya..ya"jawab Aksa sedikit cemberut.


"Pak,tolong cari pedagang es Doger ya?"pinta Aksa.


"Baik pak"jawab pak Yanto.


"Mas,besok aku kembali ke kota T,aku ingin cepat-cepat nyelesaiin skripsi aku,dan fokus sama kehamilan ku"ucap Anin menatap Aksa.


"Apa?,besok?,apa nggak sebaik nya agak lama di sini,sambil temenin mas"ucap Aksa terkejut,dengan permintaan sang istri.


"Mana bisa begitu mas,aku mau kuliah ku selesai,setelah itu nemenin kamu di sini"ucap Anin menyenderkan kepalanya di bahu sang suami.


"Aku takut kamu kenapa-napa sayang,apa lagi sekarang di sini ada dua nyawa yang harus aku jaga"ucap Aksa mengelus perut rata Anin.


"Di sana ada kak Robert,mama Fida,dan ada papa,aku pasti baik-baik saja,kamu jangan khawatir,mereka juga pasti menjaga mommy nya"ucap Anin,menimpa tangan Aksa yang ada di perut nya.


"Baiklah,kalau begitu hari ini dan malam nanti kamu milik ku"bisik Aksa.


"Mas..!!"rengek Anin manja,karna tangan suami yang mulai meraja Lela.

__ADS_1


"Heheh..habis nya kamu ngegemesin"ucap Aksa cengengesan.


"Pak sudah sampai,apa saya yang belikan saja"tawar pak Yanto.


"Tidak usah pak,biar aku aja yang beli"ucap Aksa hendak membuka pintu.


"Mas..!!"panggil Anin yang mencekal tangan nya.


"Ada apa sayang?"tanya Aksa.


"Aku ikut ya,aku mau makan di tempat"ucap Anin memelas.


"Ok..baiklah ayo!!"ajak Aksa.


mereka sampai di gerobak 3s Doger itu,Anin duduk diantara orang-orang yang sedang menyantap es Doger itu,sedangkan Aksa memesan nya.


"Baik tuan,tapi ini masih ngantri tuan"ucap penjuas es Doger.


"Tidak masalah pak"ucap Aksa sopan.


"Sendirian aja mbak,boleh saya temenin"seorang laki-laki muda mendekati Anin.


"Oh...maaf mas,saya bersama suami saya"ucap Anin.


"Masak sih udah nikah,padahal masih muda banget loh?"tanya pemuda itu.

__ADS_1


"Apa ada yang salah kalau saya sudah menikah?"ucap Anin mulai kesal.


"Kayak nya sih nggak percaya deh?"ucap pemuda itu.


"Terserah situ,mau percaya atau nggak,aku nggak peduli,udah sana pergi"usir Anin.


"Sombong banget sih mbak?"ucap pemuda itu mulai kesal.


"Ayo ikut aku sekarang?"ajak pemuda itu menggenggam tangan Anin hendak menarik nya.


"Hai,ada apa ini,kenapa kamu menarik istri ku dengan kasar?"tanya Aksa menarik Anin ke belakang punggung nya.


"Mas...aku takut"ucap Anin di belakang tubuh Aksa.


"Tenang sayang ada aku,sudah jangan takut lagi"ucap Aksa menarik Anin untuk di peluk nya.


"Ayo mas,kita pulang aja"ajak Anin.


"Heh...enak saja kalian mau pergi begitu saja,serahin wanita itu"bentak pemuda itu.


"punya nyali juga kamu"ucap Aksa,tanpa aba-aba Aksa langsung saja memukul pemuda itu hingga tersungkur.


'bug'...


"Brak"tubuh pemuda itu membentur meja.

__ADS_1


"Hentikan,ini ada apa tuan?,kenapa anda memukul keponakan saya"ucap pedang es Doger itu.


__ADS_2