Terpaksa Menikahi Dosen

Terpaksa Menikahi Dosen
Bab 54


__ADS_3

🥰🥰Happy Reading🥰🥰


Undangan pernikahan Andi dan Mutiara sudah disebar. Andi mengundang banyak teman-temannya semasa dikampus dulu dan teman sesama Dosen, tidak lupa juga anak didiknya Mahasiswa yang menjadi muridnya.


Papi Dahlanpun tidak ketinggalan, banyak mengundang kolega bisnisnya dan juga para karyawannya di kantor.


Andi dan Mutiarapun semakin sibuk mondar-mandir, untuk fitting baju pengantin, lalu melihat dan mencoba sample makanan catering yang akan melengkapi acara resepsi mereka nantinya.


Acara resepsi pernikahan mereka akan digelar cukup mewah, mengingat Andi adalah anak pertama yang terlahir dari kedua pasangan romantis Papi Dahlan dan Mami Safira.


Resepsi pernikahan merekapun akan dilakukan di Hotel mewah bintang lima, yang berada dipusat jantungnya kota Jakarta.


*******


Seminggu sudah berlalu, acara resepsi pernikahan Andi dan Mutiara begitu megah dan mewahnya.


Banyak tamu undangan yang sudah memenuhi ballroom, untuk menghadiri acara resepsi tersebut.


Andi dan Mutiara layaknya seperti pasangan putri dan pangeran yang sedang bersanding diatas panggung megah dengan bertabur bunga disekitarnya.


Tamu yang hadir banyak yang memberikan selamat menempuh hidup baru untuk mereka, terlebih lagi sahabat Andi semasa kuliah dulu.


Terlihat Asyafa dan Reyhan bersama dua anak kembarnya yang sudah berusia empat tahunan, sangat kompak dengan pakaian yang berwarna senada.


Sungguh pasangan yang membuat iri pasangan lain yang melihatnya, begitu cantik dan tampan disetiap penampilannya.


Asyafa dan Rayhan juga kedua anak kembarnya memberikan ucapan selamat kepada Andi dan Mutiara dengan wajah berbinar.


"Hai.. teman, selamat ya akhirnya menikah juga. Semoga langgeng sampai punya cucu dan selamanya SAMAWA pokoknya." Ucap Asyafa kepada Andi dan Mutiara bergantian, lalu diikuti oleh Rayhan suaminya seraya cipika-cipiki dengan penuh haru.


"Aamiin.. terima kasih Sya, Ray... sudah datang jauh-jauh, keacara resepsi pernikahan kami." Ucap Andi begitu senang dan diikuti oleh Mutiara yang ikut kagum, dengan kecantikan wanita yang merupakan sahabat suaminya.


"Celamat menyikah ya Om dan ante.. " Ucap kedua bocah laki-laki kembar itu dengan sedikit cadel, yang menjulurkan tangannya kepada Andi dan Mutiara dengan begitu lucunya.


Andi dan Mutiarapun spontan sedikit berjongkok, untuk mensejajarkan tubuhnya dengan sikembar nice anak Asyafa dan Rayhan.

__ADS_1


"Terima kasih keponakan Om, yang ganteng-ganteng. Kalian siapa namanya, heum..?"


"Aku Raka Putra Rayhan Dorman, si sulung."


"Kalau aku Riko Putra Rayhan Dorman, adiknya kak Raka."


Mereka menjawab dengan ekspresi percaya diri saat menyebutkan namanya dengan lantang dan jelas. Sungguh anak-anak yang begitu tampan dan penuh pesona. Dengan bergaya khas anak kecil yang menggemaskan. [Yang kepo kisah Asyafa dan Rayhan cus ke novel otor yang satunya yah guys Teman atau Suami]


"Ha.. ha.. ha.. bagus sekali nama kalian, mencantumkan nama kedua orang tua kalian dibelakangnya." Ujar Andi memuji nama mereka.


"Telima kacih, Om." Ucap Raka dan Riko bersamaan dengan ucapan cadelnya.


"Sama-sama, sayang." Ucap Andi, lalu mengecup puncak kepala kedua anak kembar itu yang menggemaskan dan lucu, kemudian mengusap rambut mereka dengan gemas.


Kedua anak kembar itu, langsung tersenyum dan memeluk Andi bergantian. Begitupun dengan Mutiara, mengucapkan terima kasih kepada mereka dan melakukan hal yang sama seperti suaminya kepada kedua anak kembar tersebut.


"Kita berphoto dulu, Sya.. Ray.." Ajak Andi setelahnya.


"Okey.." Ucap Asyafa dan diangguki oleh Rayhan suaminya.


Merekapun berswafoto ria bersama, dengan Asyafa berdiri disamping Andi dan Rayhan berdiri disamping Mutiara. Sedangkan kedua anak kembarnya Raka dan Riko berdiri di depan kedua pengantin.


Usai keluarga kecil Asyafa turun meninggalkan pelaminan, kini keluarga kecil Alya Mentari dan Damar Prayoga.


Alya Mentari yang pernah jadi sahabatnya dan tambatan hati yang datangnya terlambat, kini sudah berada dihadapannya memberikan ucapan selamat kepada Andi dan Mutiara.


"Hai shobatku.. selamat ya, akhirnya kamu mendapatkan jodoh yang sangat cantik. Beruntungnya kamu Ndi, bisa dapat istri cantik kayak gini. Semoga selalu langgeng, bahagia dan SAMAWA ya." Ujar Alya yang memberikan selamat kepada sahabatnya yang dulu pernah dia sangat cintai.


"Terima kasih Al, doanya. Ini anak kamu cantik sekali, mirip kamu banget. Namanya siapa, Al? Usianya berapa bulan?" Ucap Andi dengan bahagia, lalu bertanya usia umur anak Alya yang ada dalam gendongannya.


"Iya dong cantik, namanya juga cewek Om, nama aku Almaira Mentari Prayoga Om Andi, ucia aku Enam buyan, celamat menempuh hidup bayu ya, Om andi." Ucap Alya menirukan ucapan khas anak kecil yang imut dan menggemaskan, karena anak cantiknya yang belum bisa bicara.


"Waah namanya cantik sekali seperti wajahnya, ha.. ha.. ha.. Alya.. Alya, dari dulu kelakuan kamu engga berubah sih. Lucunya engga hilang-hilang, beruntungnya kamu Damar mendapatkan istri kayak Alya. Tapi, aku juga beruntung sudah dapat istri kayak Mutiara saat ini." Tutur Andi tertawa karena cara bicara Alya yang lucu dan menggemaskan pikirnya.


Bagaimanapun, Alya adalah wanita yang pernah ada dalam hati Andi dulu. Wanita yang begitu special namun terlambat untuk digenggam, karena dirinya yang kurang begitu peka dan memahami rasa cinta yang begitu besar. [Kepo sama kisah mereka? Baca dinovel otor yang satunya ya, Teman atau Suami.]

__ADS_1


Kemudian Damarpun mengikuti Alya istrinya, memberikan ucapan selamat kepada Andi dengan bertos ria dan saling merangkul bahagia, dihari pernikahan mantan rivalnya tersebut. "Selamat ya Bro.. langeng terus sampai kakek nenek." Ucapnya tulus.


"Terima kasih Damar, kalian juga bahagia terus ya untuk selamanya." Ucap Andi bahagia dan tulus. Kemudian dianggukkan oleh Damar dengan senyuman.


Alya bersama anak cantiknya mengucapkan hal yang sama kepada istrinya Andi yaitu Mutiara Pandini. "Selamat ya sayang, semoga langgeng dan SAMAWA. Kamu beruntung dapat suami sebaik Andi, tolong jaga Andi ya, cantik." Ucapnya tulus, lalu mereka saling cipika cipiki.


"Iya kak.. terima kasih doanya. Aku pasti akan jaga Mas Andi dengan baik, kak." Sahut Mutiara yakin dengan tersenyum merekah. Terlihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah pengantin tersebut. Mutiarapun mengecup sayang pipi Almaira anak cantiknya Alya dan Damar yang berada dalam gendongannya.


Alya tersenyum, lalu berbisik kepada Mutiara, "Andi juga berutung dapat istri yang masih muda banget kayak kamu dan sangat cantik lagi."


"Hi.. hi.. hi.. kakak bisa saja." Ucap Mutiara tertawa kecil.


Kemudian Damarpun mengikuti Alya memberikan selamat juga kepada Mutiara dengan bersalaman dan senyuman.


Setelah itu Andipun melakukan swafoto bersama Alya dan Damar beserta Almaira anaknya. Sama dengan yang dilakukan oleh Asyafa dan Rayhan sebelumnya.


Selesai berswafoto, Alya dan keluarga kecilnyapun turun dari atas pelaminan dan bergabung dengan Asyafa sahabatnya yang juga jarang bertemu. Hari resepsi pernikahan Andi dan Mutiara, menjadi ajang reonian mantan mahasiswa dan mahasiswi tersebut. Semua teman-teman kuliah mereka, terutama Club PALAGRI [Pecinta Alam Negri] sekarang berkumpul diacara tersebut.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


Autor : Waah.. akhirnya Mas Andi dan Mutiara menikah resmi juga dengan mewah dan megah.🤭💃


Andi : Iya dong Tor.. terima kasih sudah datang Tor.🤣💃


Autor : Ada yang baper engga tuh, ketemu mantan gebetan yang diserobot orang terus.🤭🙈


Andi : Engga lah Tor.. dulu 'kan Otor jahat sama aku. Semua gadis yang aku cintai ninggalin aku.🤧😡


Autor : Tapi 'kan sekarang sudah baik, Mas. Kamu sudah dapat jodoh bocil yang bikin gemes-gemes gimana gitu.🤭🙈🤣


Andi : Ha.. ha.. ha.. Otor paling jago bikin orang traveling.🙈🤣


Autor : Ahay.. wkwkwk..🤭💃


...♥️♥️♥️🌹🌹🍒🍒♥️♥️♥️...

__ADS_1


Jangan lupa kasih like dan komentarnya yah, biar Autor semangat up date lagi. Apa lagi bunga dan kopinya mau banget! Terima kasih yah Readers yang baik hati.


--BERSAMBUNG--


__ADS_2