Terpaksa Menikahi Dosen

Terpaksa Menikahi Dosen
Bab 64


__ADS_3

🥰🥰Happy Reading🥰🥰


Hari pertama di kampus.


Amara dan Angga baru saja sampai di area kampus, mereka bertemu dengan Mutiara dan juga Andi yang sudah menunggunya di area taman sekitaran kampus.


Semua calon mahasiswa baru sudah berkumpul dihalaman kampus, menunggu waktu pembagiam kelas sesuai jurusan yang diambilnya.


Amara dan Mutiarapun bergabung dengan calon mahasiswa baru lainnya, seusai berpamitan kepada Angga dan Andi.


Para mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok, mahasiswa laki-laki disebelah kiri dan mahasiswa perempuan disebelah kanan.


Para mahasiswa baru hari ini akan melakukan kegiatan Ospek selama satu minggu, yang akan dibimbing oleh beberapa kakak senior setiap jurusan dan kelasnya, juga diawasi oleh beberapa Dosen Pembina Ospek itu sendiri.


Dosen Pembina mengabsen satu persatu calon mahasiswa yang akan melakukan kegiatan Ospek sesuai nomor urut dan nama abjad diawal.


Para calon mahasiswa laki-laki cukup simple, layaknya atribut perempuan. Hanya perbedaannya, tidak ada kunciran dirambut sebagaimana para perempuan.


Selesai mengabsen semua calon mahasiswa baru peserta Ospek tahun ini, terbentuklah beberapa kelas sesuai jurusan.


Amara dan Mutiara kebetulan masuk dalam satu kelas yang sama, karena jurusan kedokteran yang mereka ambil hanya ada dua kelas.


Amara dan Mutiara begitu senang, karena mereka bisa satu kelas yang sama. Hubungan keduanya terjalin baik semenjak satu bulan terakhir, saat Angga mengenalkan Amara kepada keluarganya sebagai sang kekasih.


Setelah para calon Mahasiswa kampus mendapatkan kelas sesuai jurusannya, merekapun mendapatkan dua kakak senior yang akan membimbing jalannya kegiatan Ospek dikelasnya masing-masing.


Amara duduk di kursi yang berdekatan dengan Mutiara, tepat baris kedua dari depan. Kelas mereka terdiri dari 30 orang, yang sudah duduk rapi ditempatnya masing-masing.


"Assalamu'alaikum.. perkenalkan nama saya Aldi Trisakti, jurusan Kedokteran semester enam. Salam kenal dan semoga kita bisa saling mendukung dan bekerja sama, demi kelancaran pelaksanaan kegiatan Ospek ini." Sapa Aldi selaku kakak senior yang akan melatih kelas mereka.


"Wa'alaikumussalam.. kak Aldi Trisakti, salam kenal kembali." Ucap riuh calon Mahasiswa peserta Ospek semuanya.


"Terima kasih.. adik-adik junior, sebentar lagi kakak senior yang satunya masih ada urusan di ruang Dekan, seusai itu akan datang untuk memperkenalkan diri." Jelas Aldi ramah.


"Sama-sama, kak Aldi." Ucap riuh para calon mahasiswa peserta Ospek.


"Baiklah, untuk mempersingkat waktu, sekarang satu persatu boleh memperkenalkan diri kalian masing-masing kedepan kelas. Dimulai dari barisan paling belakang sebelah kanan saya, lalu kedepan dan mengikuti seterusnya berakhir sampai barisan depan sebelah kiri saya, apakah kalian sudah mengerti?" Ujar Aldi dengan gamblang.

__ADS_1


"Sudah mengerti, kak Aldi." Jawab semua peserta Ospek dengan keras.


"Okey.. kalau begitu, silahkan maju dimulai dari sekarang." Perintah Aldi mempersilahkan adik kelasnya kedepan kelas.


Setelah dipersilahkan untuk maju, akhirnya satu-persatu peserta Ospek mulai memperkenalkan diri dan asal sekolah yang lama. Kemudian, tidak lupa mereka diminta kakak seniornya, untuk unjuk bakat yang dimiliki oleh masing-masing orang.


Sekarang tiba giliran Amara yang sedang mengenalkan diri didepan kelas, baru saja dia menyebutkan namanya, dibelakang tiba-tiba saja ada yang berdehem "Eeheemm.."


Sontak saja Amara bergeming, merasa kenal dengan suara yang didengarnya dari balik punggungnya.


Mutiara sudah senyum-senyum sedari tadi, melihat kearah pria yang berada dibelakang Amara. Para calon Mahasiswa yang lain khususnya para wanita, begitu terpesona dan kagum melihat wajah tampan yang tersaji didepan mata mereka, yang tidak kalah tampan dengan kak Aldi pikirnya.


"Waah.. yang ini kakak seniornya lebih tampan!"


"Woow.. tampannya! Sebelas-dua belas dengan kak Aldi."


"Waduh.. ganteng banget, sudah punya pacar atau belum ya?"


"Iih.. kenapa sih, kakak-kakak senior disini bikin meleleh hatiku?"


Bagitulah, isi hati sebagian para wanita saat melihat sosok pria tersebut.


Aldi yang merasa kawan satu angkatannya sudah datang, diapun kemudian menyambutnya dengan pujian.


"Nah.. ini dia, kakak senior yang sangat tampan, yang akan membantu kalian melaksanakan kegiatan Ospek, sudah ada didepan kalian semua." Ujar Aldi ramah.


"Hallo.. Assalamu"alaikum.. nama saya Angga Permana, kakak senior kalian yang akan membimbing kalian dalam kegiatan Ospek, selamat bergabung di Universitas tercinta ini, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik." Ujar Angga memperkenalkan dirinya.


"Wa'alaikumussalam.. kak Angga Permana, baik, terima kasih." Sahut peserta Ospek dengan lantang dan riuh bersamaan, terutama para kaum hawa.


Amarapun tersenyum bangga, saat melihat sang kekasih begitu tegas saat berbicara didepan semua adik juniornya dikelas.


Angga kemudian berjalan dan tersenyum kepada Amara, dengan begitu manisnya.


"Lanjutkan sayang, perkenalannya." Ucap Angga berbisik lalu menghampiri Aldi sesama rekan seniornya.


Amarapun hanya tersenyum canggung, saat tatapan Angga yang begitu hangat.

__ADS_1


"Silahkan dilanjut, adik cantik untuk memperkenalkan dirinya." Ucap Aldi yang begitu ramah dan memuji Amara.


"Heumm.. Assalamu'alaikum.. perkenalkan nama saya Amara Anastasya, nama panggilan saya Amara. Asal sekolah saya adalah SMA Hwa chong Institution, Singapore. Untuk kedepannya, saya ingin mendalami lebih banyak ilmu yang akan saya pelajari, mohon kerjasamanya sesama calon Mahasiswa baru. Terima kasih." Ungkap Amara dengan gamblang.


Baru saja Amara akan melangkah kembali ketempat duduknya, Aldi memanggilnya dengan begitu lembut. "Adik Amara Anastasya!"


Sontak saja Amara langsung menengok, asal suara yang memanggil namanya.


"Iya.. kak!" Sahut Amara lirih.


"Kamu belum menunjukkan bakat apa yang kamu punya, tolong tunjukkan kepada kami kakak senior dan teman-teman sesama Ospek."


"Eeh.. iya, aku lupa kak!" Seru Amara menyengir kuda, lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Silahkan!" Ucap Aldi tidak sabar, dia begitu tertarik dengan wajah cantik Amara dan yang ternyata berasal dari Singapore.


Amarapun mengatakan, kalau dia mempunyai bakat sing and dance. Kemudian Amarapun menyanyikan lagu dari Agnes Mo yang berjudul, Patience.


"Hmmmm... hmmmm... hmmmm"


…………***…………


Dengan penuh penghayatan Amara menyanyikan lagu Agnes Mo, lalu diapun menari dengan lincahnya mengikuti lagu yang dia nyanyikan sendiri.


"Prok.. prok.. prok.." Suara tepukan tangan dari peserta Ospek dan kakak seniornya Angga dan Aldi.


Amara seusai bernyayi, langsung kembali ketempat duduknya, untuk memberi kesempatan calon Mahasiswa yang lain memeperkenalkan diri dan bakatnya.


Banyak kaum Hawa, bahkan kaum Adam yang begitu kagum dan senang saat mendengarkan suara merdu Amara, sambil dance menirukan gaya khas Agnes Mo yang begitu terkenal di Indonesia, bahkan di Mancanegara.


"Assalamu'alaikum.. selamat pagi semua." Ucap seorang Ibu Dosen, bersama dengan seorang pria berpakaian seragam SMA, yang sama dengan seragam yang dikenakan oleh Mutiara.


...♥️♥️♥️🌹🌹🍒🍒♥️♥️♥️...


Jangan lupa kasih like dan komentarnya yah, biar Autor semangat up date lagi. Apa lagi bunga dan kopinya mau banget! Terima kasih yah Readers yang baik hati.


--BERSAMBUNG--

__ADS_1


__ADS_2