Terpaksa Menikahi Mr. Billoners

Terpaksa Menikahi Mr. Billoners
Pedang Katana


__ADS_3

“Banyak musuh yang mengincar kekayaanku, apalagi kau orang asing yang aku bawa ke dalam hidupku.” Banyak ancaman yang akan datang dari luar jika Jerricco tidak hati-hati, musuh bisa saja masuk untuk merebut semua kekayaan yang ada di tangannya.


“Apa musuh-musuh tuan akan mengincar aku juga?” Damara sedikit takut mendengar Jerricco memiliki musuh, dia takut seperti di film-film yang menggunakan segala cara untuk meringkus tawanannya.


“Jika mereka tahu, mungkin kau yang akan jadi target utama mereka.” Inilah alasan Jerricco tidak mempublikasikan pernikahannya dengan Damara. Apalagi belum ada cinta di antara mereka, bisa saja musuh yang mengincarnya sengaja memanfaatkan Damara.


Tubuh Damara lemas seketika mendengar ucapan Jerricco, ternyata bukan hanya masa lalu Jerricco yang mengancam kebahagiaannya tapi juga orang-orang di luar sana.


Jerricco membawa Damara ke dalam pelukannya, “Kau akan aman bersamaku.”


Damara mendongak menatap wajah Jerricco yang tampak sedih. “Tuan mengigau saat itu, aku mendengar tuan meminta dia untuk bertahan apa dia celaka karena musuh tuan?”


Jerricco mendekap tubuh Damara semakin erat, “Apa kau ingin mendengarnya?”


“Aku ingin mendengarnya tuan.” Jawab Damara penuh Keyakinan, dia ingin tahu yang sebenarnya terjadi pada Jerricco dan Mira.


Jerricco menarik nafas, ia meyakinkan dirinya untuk menceritakan kisah kelam yang merenggut nyawa Mira.


_-Flashback-_


Malam yang sunyi dan sepi, sebuah mobil memasuki rumah mewah salah satu orang kaya ke enam di Dunia. Sopir mobil tersebut membukakan pintu untuk majikannya.

__ADS_1


Jerricco keluar dari mobil bersama Mira, dia melihat wajah Mira yang terlihat pucat. Ia menggenggam erat tangan Mira, tidak lupa senyum manis ia tampilkan agar Mira merasa tenang.


Mira sedikit merasa lega, dia mencoba menangkan hatinya yang berdebar. Perasaan waswas, serta rasa takut terus menyelimutinya.


Pria bertubuh kekar berpakaian serba hitam berjejer rapi di bagian pintu utama.


“Aku ingin bertemu Papa,” ucap Mira pada kepala penjaga yang kini menatapnya.


Kepala penjaga itu berjalan masuk di ikuti Mira serta Jerricco. Mereka di bawa ke sebuah ruangan khusu milik tuan Fernandez.


Jerricco merasakan tangan Mira yang semakin erat memegang tangannya, ia tahu betul kini mereka sedang berada di kandang harimau.


“Untuk apa kau datang kemari, nona Amira Rodrigze?” Fernandez menyeringai melihat kegugupan putrinya.


Tatapan tajam Fernandez ia berikan kepada pria di samping putrinya. Sementara Jerricco hanya memberikan wajah datarnya, ada kebencian di dalam hatinya jika melihat wajah Fernandez.


Fernandez bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri Jerricco dan Mira. Fernandez berdiri tepat di hadapan Jerricco, “Kau menantang maut rupanya.”


“Saya datang ke sini untuk meminta restu anda tuan Fernandez.” Suara tegas  terdengar jelas di telinganya Fernandez.


“Keluarkan semua senjatamu!”

__ADS_1


Mira langsung menoleh ke arah Jerricco dan menggelengkan kepalanya, ia tahu betul siapa Papanya.


Senjata api yang ada di balik tuksedonya, Jerricco keluarkan. Fernandez tersenyum puas dengan senjata api milik Jerricco yang ia pegang.


Fernandez berjalan menuju barisan koleksi pedang yang tertata rapi di dinding ruangan berlatihnya.


“Papa jangan macam-macam,” bentak Mira. Dia hafal betul Jerricco tidak teralu mahir dalam menggunakan pedang.


Fernandez tidak memedulikan ucapan putrinya, ia melemparkan pedang katana ke arah Jerricco. Senyum menyeringai tercetak jelas saat ia melihat Jerricco yang sigap menangkap pedang pemberiannya yang ia lemparkan.


Pedang Katana adalah pedang yang sering di pakai oleh para Samurai di Jepang sekitar abad pertengahan.


Mira menelan salivanya, kakinya gemetar, tubuhnya terasa lemas. Dia menarik lengan Jerricco, “Jangan,” mohon Mira sambil menggelengkan kepalanya.


Jerricco memberikan senyuman untuk kekasihnya, “Tenanglah, aku akan baik-baik saja.”


***


Sengaja di skip, kita main pedangnya besok ya. soalnya aku mau latihan main pedang dulu 🤭


Jangan lupa like, komentar dan hadiahnya ya.

__ADS_1


Sampai jumpa besok, love u 💞


__ADS_2