Terpaksa Menikahi Mr. Billoners

Terpaksa Menikahi Mr. Billoners
Extra Part -> Damara Makaleka


__ADS_3

Seorang wanita tengah hamil pada trimester ketiga tengah duduk di sebuah meja, ia tengah menulis sebuah surat. Butiran bening yang turun dari kelopak matanya tidak berhenti sejak ia mulai menulis huruf pertama di atas kertas.


Sesekali ia menjeda kegiatannya saat perutnya merasakan kontraksi, tangannya terulur untuk membelai perutnya yang mengeras. Senyumnya mengembang di tengah derai air mata yang masih membasahi pipinya.


Perempuan tersebut telah menyelesaikan surat yang ia tulis untuk suaminya, ia menekan sebuah tombol untuk meminta bantuan. Tidak lama dua orang membantu perempuan tersebut naik ke atas brankar, lalu membawanya ke ruang operasi.


Perjuangan wanita tersebut untuk melahirkan anaknya sangat luar biasa, tidak ada yang menemaninya selain para asisten dokter yang berada di ruangan tersebut.


Suara tangis bayi yang berhasil lahir ke dunia, membuat wanita yang penuh dengan keringat tersenyum di tengah wajah lelahnya. Perempuan tersebut merasa berhasil melahirkan buah hatinya dengan selamat.


Dokter tersebut memberikan obat bius pada selang infus, setelah memastikan obat biusnya bekerja wanita tersebut mulai melakukan pekerjaannya. Ia membedah tubuh wanita itu untuk mengambil sebuah chip yang tertanam di tubuh pasiennya.


Setelah chip berhasil ia dapat, ia menuntaskan pekerjaannya dengan menjahit kembali tubuh pasiennya. Dokter tersebut kembali menyuntikan cairan ke dalam infus pasiennya, ia membawa chips tersebut pada majikannya.


“Tugas saya sudah selesai Nyonya, ini chipnya.”


“Keluar!” Dokter tersebut menunduk hormat.


Perempuan tersebut mengambil chips tersebut, wajahnya yang memiliki luka bakar itu tampak gembira bahkan bibirnya mengembang sempurna semuanya sesuai rencana.


-Sembilan Tahun Kemudian-

__ADS_1


Jerricco tengah duduk di meja kerjanya, tangannya memegang sebuah surat.


My Lord,


Jika boleh meminta pada Tuhan, aku tidak ingin di lahirkan hanya untuk di manfaatkan oleh orang-orang yang tidak memiliki hati.


Aku tidak ingin di lahirkan hanya untuk menambah kekayaan Mark.


Mark yang menginginkan hartamu tapi kenapa aku yang harus menderita?


Aku tidak ingin di jadikan boneka untuk Fernandes agar dapat balas dendam padamu atas kematian Mira.


Fernandes yang membunuh anaknya, tapi aku yang di cari.


Dada Jerricco selalu terasa sesak jika ia membaca surat tersebut, padahal ini ke sekian ratus kali ia membaca surat yang di tulis istrinya.


My Lord ….


Aku hanya ingin cinta dan rasa bahagia, bukan sebuah penderitaan yang sekarang aku alami. Aku terkurung di ruang kotak ini sendirian, dingin dan sunyi.


My Lord apakah tidak ada gubuk kecil yang nyaman dan terhindar dari musuh-musuhmu?

__ADS_1


Aku ingin hidup bersamamu, bersama anak-anak kita dengan kebahagiaan tanpa batas. Sepertinya keinginanku tidak akan pernah terwujud. Bahkan aku masih ingat tatapan kebencianmu saat kau menodongkan pistol di keningku.


My Lord apa rasa cintaku tidak berarti bagimu?


Apa selama ini kau tidak benar-benar mencintaiku?


Apa ungkapan cintamu selama ini hanya sandiwara?


Persetan dengan fakta itu. Aku tidak peduli jika kau membenciku.


my Lord, aku tidak peduli jika selama ini kau hanya bersandiwara.


Hati ini hanya untukmu …


Saat aku merasakan pukulanmu di tengkuk ku, dan aku terbangun di ruangan ini.


Setiap detik aku selalu menunggumu menghampiriku dan membawaku kembali dalam kehidupanmu. Tapi hingga saat ini aku masih di sini terpenjara di dalam ruangan ini tanpa kehadiranmu.


Aku selalu mengharapkan kau datang sekedar memberikan pelukan hangat di saat malam yang dingin, serta kecupan di kening yang selalu berhasil membuat dadaku berdebar tidak karuan.


Hati ini hanya untukmu, selamanya untukmu My Lord.

__ADS_1


Aku mencintaimu Jerricco Alessandro.


-Damara Makaleka-


__ADS_2